Luka Tak Terlihat
Aris ingin bertanya lebih banyak, tetapi pria itu buru-buru pergi tanpa memberikan penjelasan lebih lanjut.
Dengan tangan gemetar, Aris membuka amplop itu di bangku taman. Isinya adalah dokumen-dokumen tua, foto, dan sebuah surat tulisan tangan.
Surat itu berbunyi:
"Aris, jika kamu membaca ini, maka waktunya telah tiba untukmu mengetahui kebenaran. Keluargamu menyimpan rahasia besar yang selama ini disembunyikan darimu. Segala penjelasannya ada di dokumen ini. Tapi berhati-hatilah, karena tidak semua orang ingin kebenaran ini terungkap."
Hot Chapters