Satu Kali Lagi, Mas
"Kalau besar dan berat, punya Masnya yang menang. Tapi kalau tingkat kematangan dan kemerahan, punya Mbaknya juara satu."
"Tuh, denger, kan! Berarti seri!" seru Shanum tak mau kalah.
"Mana bisa seri. Kesepakatan awalnya kan yang paling besar dan paling merah. Punya aku paling besar, punya kamu paling merah. Berarti kita sama-sama kalah, atau sama-sama menang," kelit Prana dengan senyum jahilnya.
Sebelum Shanum sempat protes, Prana mengambil satu stroberi merah miliknya, menyuapkannya langsung ke mulut Shanum. "Nih, biar gak cemberut lagi."
Hot Chapters