Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

Kaget Luna karena setahunya semua barang lamanya masih ada di rumah Vania sementara yang di apartemen ini adalah barang baru semuanya dan tidak begitu banyak. “Ya, istirahatlah malam ini, aku tidak akan mengganggumu.” Jeremy dengan santai mengecup kening Luna sekali lagi sebelum dia pergi ke kamar lain. Begitu pintu tertutup, Luna menghela nafas lega dan tidur di samping Xander. *** Setelah hampir 16 jam melakukan perjalanan dari Jakarta ke Milan, Sean akhirnya tiba di mansion mewah milik Chevra, penyanyi sekaligus aktor yang merupakan adik dari Jeremy, juga masih kakak sambung Sean.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 170 Times as sekeras batu
Read
+Library
Kekasihku Berengsek

Kekasihku Berengsek

di dekat air terjun bidadari. Dan juga sambil berat hati orang pintar itu mengatakan kalau Sitas dan Siwas dalam keadaan bahaya. Setelah mendengar Panjang lebar penjelasan dari orang pintar tersebut. Keesokan pagi Orang tua SItas dan Siwas dibantu warga desa segera memasuki hutan terlarang. sesampainya di mulut gua dekat air terjun bidadari orang tua Sitas dan Siwas dibantu warga desa segera berteriak memanggil-manggil Sitas maupun Siwas. Setelah memasuki gua orang tua Sitas dan Siwas menemukan kerangka mayat yang dibalut pakaian. Dari bentuk strukturnya jelas itu adalah kerangka mayat pria muda. Setelah mengidentifikasi dari pakaian yang biasa digunakan oleh Sitas dan Siwas. Itu adalah pa
4.3K viewsOngoingAdded to Library 147 Times as sekeras batu
Read
+Library
Mas Sena

Mas Sena

“Zelina,” “Ya?” “Bica bicara sebentar?” “Gakbisa, saya masih ada kegiatan. Harus kembali, permisi,” “Kamu bisa kembali dengan saya, bukankah kamu tinggal di rumah saya?” Zelina skakmat dibuat oleh Sena. Demi harga dirinya. dia pun lalu menyetujui Sena. “Gue ikut lo,”
102.8K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as sekeras batu
Read
+Library
Sepaket Luka & Penawarnya

Sepaket Luka & Penawarnya

Seringai terbit pada bibir kehitaman pria itu, ia mengambil ponsel, lulu menyerahkannya pada Jihan. “Apa ini, Mas. Kenapa ada foto Binar?” tanya perempuan itu bingung. Rio tersenyum lebar sembari menjawab, “Teman saya salah satu orang yang bekerja di pertambangan, dia sudah mempunyai satu orang cucu. Kebetulan waktu itu dia pernah ke sini dan melihat Binar, lalu menaruh rasa suka detik itu juga. Menurutmu bagaimana, apa kita terima saja dia sebagai pendamping hidupnya? Toh, uang akan selalu mengalir, Binar juga tak perlu repot-repot bekerja lagi.”
101.5K viewsOngoingAdded to Library 35 Times as sekeras batu
Read
+Library
PETAKA SEKOTAK KURMA

PETAKA SEKOTAK KURMA

* Sore itu aku kembali dari sekolah, tugas yang menumpuk di mana aku harus mengisi laporan nilai dan kegiatan siswa membuat waktuku tersita hingga, sehingga aku baru meninggalkan tempat itu menjelang ashar. Anakku sudah pulang dengan jemputan langganannya, kupikir sekarang dia sedang mengaji di TPQ, jadi sebelum benar-benar kembali ke rumah, kuputuskan untuk mampir di swalayan membeli beberapa ekor kepiting dan cumi-cumi. Rencananya aku akan membuat kepiting saus padang dan membuat capcay kesukaan elina. Saat ku dorong troli dan sibuk memilih sayuran segar, troliku tak sengaja terantuk dengan troli pelanggan lain, aku terkejut dan segera minta maaf.
1027.3K viewsCompletedAdded to Library 545 Times as sekeras batu
Read
+Library
Karena Bau Terasi

Karena Bau Terasi

tannya Meysila bingung. "Di laut mana ada buaya, Mey? Yang ada hiu atau paus. Buaya itu di sungai," ujar Almira. Sahabatnya itu bisa saja membuat dirinya tersenyum. "Kalau Zidan dibuang ke laut, ya pasti ada buaya. Pan dia keturunan buaya darat. Kuat kamu hidup sama laki model buaya gitu. Mending kalau buayanya jenis roti khas betawi. Nah ini, spesifikasinya lebih ke buaya buntung bin biawak kali."
1014.1K viewsCompletedAdded to Library 380 Times as sekeras batu
Read
+Library
ES BATU

ES BATU

katanya menjadi sewot. "Kalo batu butuh apa?" tanya Darrel. Lagi. "Air. Kan misalnya kalo batu terus-terusan ditetesi oleh air bakalan berlubang. Intinya buat ancurin lah," kata Kevan. "Sekarang, intinya gimana, Rel?" lanjut Kevan.
107.1K viewsCompletedAdded to Library 284 Times as sekeras batu
Read
+Library
Selir Medis Penguasa Langit

Selir Medis Penguasa Langit

Kasim Chang berjalan keluar dengan kotak kayu cendana di tangannya dan membukanya di depan Sera. Sera sangat terkejut dan membuka mulutnya lebar-lebar. Di dalam kotak, ada tiga batu giok seukuran bola ping-pong, semuanya bulat dan transparan. Ketika Sera masih hidup, dia tidak menyukai perhiasan, kecuali batu giok. Pada jamannya, batu giok yang sempurna ini setidaknya akan bernilai lebih dari sepuluh juta.
9.85.3M viewsCompletedAdded to Library 211.2K Times as sekeras batu
Show Reviews (2060)
Read
+Library
ماوار سياع افيف
gimana cerita ny kok sudah tamat ...pdahal petasan kecil belum lahir ...mana danau cermin belum ada jalan pulang ny ...huhuhu...... lanjutin LG thooorr cerita nya ... gak bisa bobok KLO kaya gini gantung ...pdahal di setiap cerita tak tunggu in lhooo ... penasaran sama petasan kecil apakah laki2 atau
Devi Zulfia
terasa seperti mimpi cerita selir medis sudah tamat tapi ternyata betul betul tamat dan dengan berat hati aku harus hapus ini aplikasi karena aku udah malas baca novel yang lain yang aku suka cuma novel ini aja ...
Read All Reviews
KSATRIA TIGA JAMAN

KSATRIA TIGA JAMAN

Kedua pendekar itu terkejut lalu bertanya “Apa…hanya sebuah batu? Tetapi pasti batu itu sangat istimewa, jika tidak mengapa tempatnya berada disembunyikan?” Brahmana itu langsung menukas “Bukan disembunyikan, tetapi memang dari situlah asalnya, batu itu berasal dari kota Kumari Kandam yang tenggeleam karena banjir besar. Kejadiannya sudah sangat lama jauh sebelum kerajaan Salakanegara berdiri. Jika batu itu dibuat sebagai senjata, maka senjata itu akan menjadi senjata yang maha hebat dan mampu menghancurkan apapun tanpa harus menyentuh sasarannya.”
1023.9K viewsCompletedAdded to Library 715 Times as sekeras batu
Read
+Library
Hidup Kembali di Zaman Kuno

Hidup Kembali di Zaman Kuno

Mereka tahu, perhiasan ini bukan sekadar barang mewah, tetapi juga bukti bahwa suami mereka memiliki keahlian yang luar biasa. Beberapa hari setelah itu, Raka kembali berkelana ke Bukit Turi, tempat yang selama ini menjadi sumber tanah terbaik untuk bata merah. Namun, saat ia menggali lebih dalam, ia menemukan sesuatu yang berbeda—bongkahan batu yang aneh, keras, dan tampak mengandung sesuatu yang lebih dari sekadar tanah biasa. Dengan penuh rasa ingin tahu, ia membawa beberapa bongkahan ke halaman rumahnya. Ia mulai melakukan percobaan, menumbuk batu itu hingga menjadi serbuk, lalu mencampurkannya dengan udara.
1012.4K viewsCompletedAdded to Library 385 Times as sekeras batu
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status