Bukan Mantan
“Ngelamun aja.”
“Gak Tut, cuma gak nyangka aja kita jadi saudara ya.”
“Iya, hidup memang penuh kejutan ya Mbar.”
“Iya.”
Hening. Aku dan Tuti sedang mengamati segerombolan anak yang sedang bermain bersama. Ada Satria, Chika, Adam, Yusuf, Ibrahim dan keponakanku yang lain. Di tengah mereka ada sepasang anak kecil. Anak lelaki berusia dua tahun dan anak perempuan berusia satu tahun yang baru belajar jalan. Ammar dan Ameera. Buah cintaku dan Mas Syafiq.