Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

Tersimpul sebuah senyuman sinis di bibirnya. Tak berselang lama, Siska dan Nindi tiba di kampus. Lantas mereka menuju kantin yang kebetulan telah buka dan mendapati Nana duduk di sana dengan wajah sendu. "Eh kenapa lo?" tanya Nindi tiba-tiba yang hampir membuat Nana terkejut. "Ish.. kalian ngagetin aku aja deh!" kata Nana kesal. "Sorey. Lagian lo sih.. pagi-pagu uda melamun. Mikirin apaan?" tanya Nindi lagi.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 68 Times as senafas rindu
Read
+Library
Senandika

Senandika

Haikal : Cabut aja lah kalau emang gak ada Jevano : Iya nggak ada, udah empat hari katanya rumahnya kosong Hayden : Pindah apa gimana lo Ra @Shera Jevano : Liat aja hari Senin gimana Regar : Kita udah mau lulus, yakali pindah Mahesa : Liburan kali Haikal : Liburan mah harusnya izin Felix : Van sini nyusul lah, warkopnya Hasung Felix : Mabar kita Jevano : Otw
2.5K viewsOngoingAdded to Library 91 Times as senafas rindu
Read
+Library
Sekuntum Rindu

Sekuntum Rindu

Air mata Nayla hampir saja menetes. "Malu kenapa Nay?" "Malu lah, dilihatin banyak orang" "Malu? Kenapa makan pun harus malu, kan ini bukan bulan Ramadhan." Hah..makan? Nayla baru tersadar dari lamunannya. Bayangan Zaid dan Nando hilang entah kemana. Muncul wajah Anita, Rena dan Fifi yang tersenyum manis. Wajah Fifi nampak bulat berseri. 'Jauhnya aku melamun', bisik hati Nayla. "Eh, kapan kamu sampai?" tegur Nayla dengan lembut. Fifi yang mudah tertawa itu pun langsung terpingkal sembari membetulkan kerudung yang ia pakai. Dalam pertemanan empat sekawan tersebut, hanya Fifi yang sudah menikah mendahului ketiga sahabatnya. Dan sekarang tengah mengandung anak pertamanya. "Ya Tuhan, mamah muda
102.4K viewsOngoingAdded to Library 93 Times as senafas rindu
Read
+Library
Rindu Tak Berujung

Rindu Tak Berujung

Tubuhku makin lemah dan sudah nyaris tidak mampu bertahan sampai tiga hari. Aku menerima pesan dari Collin. [ Tiga hari lagi, aku akan menikah. Saskia, aku mau kamu saksikan kebahagiaanku dengan mata kepalamu sendiri. ] Aku menatap undangan pernikahan yang dihias dengan bordir emas itu dan tanpa sadar berlinang air mata. Aku benar-benar ingin melihat tampang bahagianya. Sayangnya, aku sudah tidak memiliki kesempatan itu.
30.0K viewsCompletedAdded to Library 1.2K Times as senafas rindu
Read
+Library
Kenangan Rindu

Kenangan Rindu

Kenapa tiba-tiba perasaanku jadi gak enak begini ya? ******* Kemesraan ini Janganlah cepat berlalu Kemesraan ini Ingin kukenang selalu Hatiku damai Jiwaku tentram disampingmu Hatiku damai Jiwaku tentram bersamamu… Terdengar lantunan lagu merdu yang di nyanyikan oleh penyanyi Indonesia Iwan fals dan Vina panduwinata. Sepasang anak manusia yang sedang memadu kasih di tepi sungai begitu menikmati lirik lagu tersebut yang berasal dari radio usang milik si lelaki.
104.1K viewsOngoingAdded to Library 148 Times as senafas rindu
Read
+Library
Rindu yang Lupa

Rindu yang Lupa

Menumpang! Begitulah kehidupan sehari-harinya, malam berjalan kaki, jika senja naik mobil orang. *** Gadis itu telah lama menunggu. Ia mengusap bening di mata. Merajuk di pelukannya yang baru saja tiba di depan rumah. Khawatir jika orang yang dicintainya tidak pulang. Setiap hari ia dibunuh rasa takut sendirian. Bosan berkawan dengan presenter TV di dalam ruangan. Kepulangannya mengusir cemas. Mendadak menghilangkan bulir. Haru dibasuh rindu yang berkesumat sendu. Syaraf di otaknya mengingat sesuatu.
105.1K viewsOn holdAdded to Library 107 Times as senafas rindu
Read
+Library
RINDU MENJANDA

RINDU MENJANDA

Senyum manis ia lontarkan padaku. Senyum yang kini tengah membuat suamiku mabuk kepayang dibuat olehnya. Senyum yang akan memporak porandakan rumah tangga kami. Aku menyunggingkan bibir, membalas senyum itu. "Ada apa ya? Tumben malam-malam Bu Rindu ke sini." Kami telah berada di sofa empuk ruang tamunya. Pandanganku beredar ke penjuru ruang besar itu. Nampak barang-barang mewah ada di dalamnya.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 87 Times as senafas rindu
Read
+Library
Jarak Rindu

Jarak Rindu

“Bukan cuma fisik. Tapi juga Hati.” Naya menelan ludah. “Aku nggak kenapa-kenapa.” “Nggak kenapa-kenapa nya kamu basi, Nay.” Ardan mengangkat alis. “Kamu selalu bilang kamu nggak apa-apa, the next thing I know, kamu kabur ke belahan dunia lain.” Ia mengalihkan pandang. “Dia Cuma rekan kerja.” “Rekan kerja yang nganterin pulang. Bikin baper, gataunya Cuma ngasih harapan palsu,” balas Ardan cepat.
10782 viewsOngoingAdded to Library 27 Times as senafas rindu
Read
+Library
Setelah 17 Tahun

Setelah 17 Tahun

Senyuman tipis mengambang di wajahnya. ✉️Hai sayang Pesan terkirim. Raymond berharap dia membalas pesannya. ✉️Maaf siapa? Raymond langsung senang akhirnya dia membalas chat nya. ✉️Hai rindu Kau yang selalu hadir dalam kalbu Saat langit menjadi kelabu Aku tak ingin dirundung pilu Rindu yang selalu ku panggil sendu Kian hari kian menggebu
107.7K viewsCompletedAdded to Library 200 Times as senafas rindu
Read
+Library
Mengandung Bayi Presdir Dingin

Mengandung Bayi Presdir Dingin

Perasaan rindu yang mendalam ini membuatnya gelisah, dan dia merasa kebingungan bagaimana harus mengatasinya. Senja duduk di ruang tamu, menatap ponselnya dengan cemas. Dia telah mengirim beberapa pesan kepada Langit, tetapi balasannya selalu singkat dan terburu-buru, menandakan betapa sibuknya dia. "Aku sangat merindukanmu," bisik Senja pada dirinya sendiri, sambil memegang perutnya yang semakin membesar. "Aku butuh kamu di sini."
3.2K viewsCompletedAdded to Library 101 Times as senafas rindu
Read
+Library
PREV
1
...
456789
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status