Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Persona

Persona

Good night. Safira tak bisa berhenti tersenyum meski layar ponselnya tak bercahaya lagi. Dia benar-benar senang malam ini. Ini pertama kalinya dia merasa seperti ini. Safira membekap ponselnya di dada. Beginikah rasanya pacaran? Inikah yang dinamakan bahagia karena cinta? "Rasa bahagia dan indah itu bisa berubah menjadi rasa sakit ketika kita dikecewakan. Sakit ... banget."
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
CINTA

CINTA

Qanita memperlihatkan rekaman video kepada Aswindra. " itu benar Veno maa ? " tanya Aswindra tidak percaya dengan apa yang di lihat nya yang di jawab anggukan oleh Qanita. " papa senang , akhirnya Veno bisa kembali tersenyum maa " ujar Aswindra pada Qanita. " iya paa , semenjak kepergian Casandra , mama baru lihat Veno tertawa riang , semoga Leysa membawa kebaikan bagi Veno " Ucap Qanita di jawab anggukan oleh Aswindra.
103.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
AMBISI BISAWARNA

AMBISI BISAWARNA

Resi Sabda Jati mengangkat tujuh asisten untuk melatih masing-masing murid sesuai peminatannya. Para murid dapat memilih salah satu dari tujuh peminatan yang ada. Tujuh peminatan itu didasarkan pada tujuh senjata yang maklum ada di dunia persilatan, yaitu pedang, tombak, gada, keris, tongkat, kapak, dan panah.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
TITISAN

TITISAN

Masih belum paham dengan semua yang terjadi. Ibunya bilang Faisal tidak sadarkan diri selama dua hari. Dan Abah Salim mengatakan bahwa dirinya melakukan proyeksi astral ke dunia lain, yang berarti jiwanya masuk ke alam gaib sedangkan raganya masih di dunia manusia.
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 52 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

--------------------- Bersambung. ---------------------
3.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
Langkah Terakhir Grand Duchess

Langkah Terakhir Grand Duchess

"Apa itu The Sentinels, Elian? Ayahku tidak pernah menyebut mereka dalam laporannya." Elian menatap tangannya yang pucat. "Karena mereka tidak ada saat ayahmu mengirimkan proyek Seed. The Sentinels adalah evolusi dari sisa-sisa program pembersihan otomatis yang ditinggalkan oleh korporasi-korporasi Bumi yang telah punah. Mereka adalah kecerdasan tanpa emosi yang percaya bahwa satu-satunya cara untuk menyelamatkan alam semesta adalah dengan menghapus 'variabel' yang paling tidak terduga: manusia."
104.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
SENDIAKALA

SENDIAKALA

Keheningan mendalam menyelimuti kami selama beberapa detik yang terasa seperti berjam-jam. Setelah beberapa saat, Satya menarik napas dalam dan kembali menatapku dengan tatapan yang sudah lebih terkendali. “Selamat ya, Pak Abrisam dan Azahra. Saya benar-benar ikut bahagia mendengarnya. Saya akan menyempatkan diri untuk datang ke hari bahagia kalian berdua.” Tanpa menunggu tanggapan lebih lanjut, ia mengucapkan pamit dengan sopan dan mulai berjalan menjauh dari makam.
463 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Terpaksa Jadi Istri CEO Dingin

Reputasinya bersih. “Nama vendornya?” tanya Laras. “Sentinel Metrics.” Beberapa anggota mengangguk. Perusahaan itu dikenal luas di Asia Tenggara. Tapi reputasi tidak berarti kebal konflik kepentingan. “Kita audit juga mereka,” kata Laras tegas. *** Di sisi lain kota, sebuah kantor dengan kaca gelap memantulkan langit sore. Di dalamnya, seorang pria menatap grafik yang sama. Harga saham naik perlahan.
1.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 32 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
SESAL SANG MANTAN

SESAL SANG MANTAN

sentaknya mengamuk tak terkontrol. “Loh? Kenapa sih, Gin? Kmau diapain?” tanya Gina terheran di seberang sambungan. Ia tak mengerti kenapa Mona begitu marah padanya padahal ia sudah berbaik hati menolong mencarikannya pekerjaan.
8.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 306 kali sebagai sentiasa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status