Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Tamu yang Tak Diundang

Tamu yang Tak Diundang

"Hai." Seorang wanita cantik menyapaku ramah dengan melempar senyum manis saat pintu kubuka. Aku hanya membalasnya dengan senyuman tipis yang dipaksa. Wanita itu masih memandangku ramah dengan sesekali mencari celah ke arah belakangku seperti sedang mencari seseorang. "Boleh masuk?" tanyanya kemudian karena aku masih berdiri di depannya. Belum mempersilakannya masuk. Sengaja. Aku juga masih memegang erat sisi tepi daun pintu agar tidak terbuka lebar. Inginku pintu ini segera menutup dan mencegah wanita ini masuk ke dalam rumah. "Bisakah tidak datang hari ini? Kami ada acara keluarga," ujarku tanpa basa-basi melontarkan pertanyaan itu padanya. Berharap wanita di depanku ini mengerti dan memutuskan pergi. Ini untuk pertama kalinya aku memberanikan diri menolak kedatangannya. "Oh ya, hm … ada acara keluarga? Surya tidak bilang. Acara apa? Boleh ikut?" Mataku terbelalak kaget tak percaya mendengar wanita yang tidak kuinginkan kehadirannya ini bertanya demikian? Ikut katanya? Mataku awas menengok ke arah belakangku, memastikan seseorang yang berada di dalam sana tidak mengetahui siapa yang bertamu saat ini. Aku baru tahu ada makhluk yang tanpa malu seperti dia hidup di muka bumi ini. bukankah memintanya tidak datang ke rumahku saat ini adalah sebuah pengusiran? kenapa dia tidak peka?
1028.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 635 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
My Boss Is My Obsessed

My Boss Is My Obsessed

Queen Natha
“Apa!!!” Deva setengah teriak setelah mendengarkan apa yang dikatakan wanita di depannya yang selalu dipanggil Boss oleh orang-orang di kantornya. Wanita yang duduk santai sambil menatap wajah Deva yang pucat pasi setelah mendengarkan apa yang dikatakannya tanpa wajah bersalah yang bernama Adelia Cantara Hermawan, nama itu terpampang jelas di papan nama di meja kerja wanita itu “Apa kau tuli?” tanya wanita itu. Deva terbelalak, sikapnya langsung salah tingkah di depan wanita itu, dia tidak percaya hari ini dia di lamar oleh bosnya sendiri. “Anda bercandakan,” kata Deva mencoba tertawa dan berharap ini hanya prank belaka, tapi wajah dingin bosnya membuat senyum di bibir Deva langsung hilang begitu saja. “Kau sudah berapa lama bekerja denganku, apakah aku tipe orang yang mempunyai waktu untuk bercanda?” jawab Adelia. Deva berdiri lalu berkacak pinggang, “Ini bukanlah hal yang dapat anda putuskan sendiri, bagaimana anda bisa memanggil saya lalu meminta saya untuk menikah dengan anda, bagi saya menikah harus dengan orang yang kita cintai,” kata Deva panjang lebar. Adelia menyenderkan badannya di kursi sambil melipat tangannya, “Kau kira aku benar-benar ingin menikahimu?” kata Adelia lagi sambil membuka laci mejanya dan mengeluarkan sebuah map hijau ke atas mejanya.
1.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 31 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
Balada Cinta Sang Presdir

Balada Cinta Sang Presdir

Andreas Wirawan, seorang presiden direktur berusia 38 tahun, hidup dalam bayang-bayang duka setelah lima tahun merawat istrinya, Maya, yang koma akibat kecelakaan. Di tengah tekanan pekerjaan dan rasa bersalah yang tak kunjung usai, Maya meninggal dunia, meninggalkan Andreas dalam kehampaan. Suatu sore di sebuah kafe di Thamrin, ia bertemu Lara, desainer freelance berusia 29 tahun yang ceria dan penuh percaya diri. Pertemuan tak sengaja itu membawa sedikit kehangatan dalam hidup Andreas yang dingin. Ketika Lara ternyata menjadi bagian dari proyek besar perusahaannya, SmartGrid, interaksi mereka semakin intens. Andreas, yang awalnya hanya ingin fokus pada pekerjaan, mulai merasakan perubahan—senyum kecil dan obrolan ringan bersama Lara membuatnya melupakan beban, meski hati masih bergulat dengan kenangan Maya. Di sisi lain, Lara, yang menikmati kebebasan hidupnya bersama kucing oren bernama Milo, mulai penasaran dengan sosok Andreas yang misterius namun hangat. Ketika proyek sukses diluncurkan, Andreas mengajak Lara ngopi—langkah kecil yang membukanya pada dua sisi: kesetiaan pada masa lalu dan kemungkinan baru di depan mata. Akankah Andreas menemukan cara untuk melangkah maju tanpa kehilangan jejak cintanya pada Maya? Dan apakah Lara, yang menghindari ikatan, bersedia membuka hati untuk pria yang membawa luka mendalam?
757 viewsOngoingIdinagdag sa Library 28 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
Hamil Muda

Hamil Muda

Choco Almond
"Mau kemana ?" tanya seorang laki-laki yang melihat Sevim sudah berpakaian rapi. Sevim tersenyum manis saat tahu siapa yang menyapannya, "Mau ke pantai mas, bosen di rumah terus." jawabnya tanpa menghilangkan semburat senyum dari bibirnya. "Mau mas temenin ?" "Sev mau sendiri mas." "Jangan pulang malam-malam." Alia mengangguk semangat saat mendapatkan izin dari laki-laki itu untuk pergi sendiri. Sevim Azalia Risqy, gadis yang baru berusia 18 tahun ini harus pergi dari rumahnya karena kesalahan satu malam. Kesalahan yang dia buat mendatangkan kehidupan di dalam perutnya. Beruntung saat dia tidak memiliki apa-apa dan siapa-siapa dia di pertemukan dengan keluarga yang begitu baik kepadanya dan mau menampunya dan anaknya. **** Di tempat lain, saat Alia memulai kehidupan baru dengan bahagia, ada seseorang yang begitu sangat menderita. kepergian gadis itu mampu membuat seorang laki-laki behati dingin semakin menjadi dingin. "BRENGSEK ! JANGAN PERNAH KEMBALI SEBELUM MEMBAWA DIA KE HADAPAN SAYA !" suaranya menggema di seluruh ruangan, bahkan sampai terdengar di luar ruangan itu. 3 orang pengawal yang berada di sana langsung kabur saat mendengar bentakan dari bosnya. mereka tidak ingin mendapat cacian atau pun makian dari bosnya lagi. dengan tergopoh-gopoh mereka keluar dari ruangan itu
1016.4K viewsOngoingIdinagdag sa Library 592 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
G.A.L.E

G.A.L.E

Nadca
Ditempah dalam kehidupan yang keras membuat Gale tumbuh jadi pemuda baja. Tidak ada sesuatu yang lebih berharga di dunia ini selain kebahagiaan sang ayah. Akan tetapi, rupanya semesta masih berbaik hati padanya. Karena ternyata hati sekeras baja itu tetap bisa luluh oleh seorang perempuan biasa seperti Sea. Seperti namanya, Sea datang dengan keindahan dan ketenangan yang biasa disuguhkan oleh sebuah lautan. Keduanya merencanakan pesta pernikahan yang luar biasa indah. Namun, kado pernikahan yang didapat juga tak kalah luar biasa, kematian ayahnya. Darah Gale langsung mendidih sampai ke ubun-ubun ketika tahu kalau ia sudah dikhianati. Orang yang paling ia percaya ternyata bisa menusuknya dari belakang. Dengan dendam tak berkesudahan, ia berikrar akan menukar nyawa dengan nyawa. Pertumpahan darah harus dibayar dengan darah. Tidak ada sedikitpun maaf yang akan ia berikan. Akankah dendam tersebut akan sampai pada alamat yang tepat? Siapa yang sudah berkhianat sebenarnya? Apakah lautan yang selama ini dipercaya sebagai sesuatu yang indah, benar seperti itu adanya? Atau malah menyimpan misteri jauh di kedalaman sana? Temukan jawabannya sampai baris terakhir cerita ini!
3.2K viewsOngoingIdinagdag sa Library 104 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
Akulah Perancang Pernikahan Suamiku

Akulah Perancang Pernikahan Suamiku

Sebagai perencana pernikahan, aku sendiri yang merancang pernikahan suamiku dan selingkuhannya. Bersama Julian selama lima tahun: tiga tahun pandemi, dua tahun menikah dan punya anak. Pernikahan yang kuimpikan, di mulutnya selalu saja menjadi "lain kali". Sampai suatu hari, aku menerima proyek pernikahan baru. Pemberi tugasnya seorang gadis muda dengan alis dan mata yang melengkung indah, senyumnya merekah. "Ini lokasi yang khusus dipilih pacarku, katanya pernikahan harus diadakan di sini." Aku menerima berkas itu, pandanganku tertahan pada nama lokasinya: sebuah gereja di Negara Faricia yang sudah berkali-kali kusebut pada suamiku, tempat impianku. Aku baru saja hendak tersenyum sambil mengagumi, ternyata ada orang di dunia ini yang seleranya begitu sejalan denganku. Detik berikutnya, nama mempelai pria masuk ke pandanganku. Julian. Ujung jariku terhenti tanpa suara di atas lembaran kertas. Gadis di seberang masih tenggelam dalam kebahagiaan, lalu menambahkan dengan lembut, "Katanya, meski kami baru bersama dua bulan, dia ingin memberiku pernikahan terbaik." Aku melengkungkan bibir, menatap wajah yang selama lima tahun ini bersamaku dari pagi hingga malam. Setelah menunggu bertahun-tahun, akhirnya tiba juga hari di mana aku merancang pernikahannya. Sayangnya ... pengantinnya bukan aku.
2.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 100 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
Istri Ku Sang Ratu Bumi

Istri Ku Sang Ratu Bumi

Bagaimana jika kau yang hanya seorang wanita yang menjalani kehidupan biasa tiba-tiba mengalami perubahan aneh pada hidupmu? Kisah tentang kesetiaan, cinta yang indah, kekuatan dan Sang Penolong, yang kemudian bagaikan separuh jiwa bagi diri sang wanita. Sebuah romansa yang dibalut cerita fantasi. Aliya Saifanah, seorang wanita normal dan memiliki pekerjaan normal, seketika hidupnya berubah karena keistimewaan dan aroma unik tubuhnya yang mengundang pria dengan kekuatan spesial datang mencarinya. Ia kemudian bertemu pria yang menjadi seorang Pelindung dan Penjaga bagi dirinya. Bukan saja pria itu menyelamatkan nyawanya, namun juga hati dan harga dirinya, dari keterpurukan dirinya atas masa suram rumah tangganya. Kisah cinta Aliya tak terhenti pada Pria Tampan bernama Einhard itu, yang merupakan putra tunggal multi-miliarder dunia. Masalah pelik mulai bermunculan ketika dua pria berwajah tampan lainnya masuk dan hendak merebut hati Aliya juga. Bagaimana Einhard yang Aliya panggil sebagai Elang itu kemudian melindungi Aliya dari berbagai ancaman? Bagaimana Aliya menerima takdir dirinya sebagai wanita berkemampuan spesial yang paling di cari di muka bumi ini? Temani Aliya dan temukan lika-liku yang ia hadapi dalam melakukan perjalanan ini! Happy Reading, semuanya… ^,^
9.918.6K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 595 Beses bilang senyum indah
Ipakita ang mga Review (34)
Read
+Library
Difa Farhanah
ceritanya seru banget! baru baca aja dah ketagihan.. ga berasa baca dari bab 1 langsung abisin ampe last chapter107 Bikin penasaran & nagih asli! Isi cerita juga unik & pemaparan alurnya enak dibaca. Semangat thoorr! Keluarin semua episodenya, siyap mborong .. can't wait baca lagi kelanjutannya...
Bintang
Dear GoodReaders pembaca setia Aliya, Season 2-nya sudah ada yaa. judulnya : Ratu Bumi : Kebangkitan Sang Raja Teman2 bisa klik profil author utk pilih buku itu, atau klik di kolom pencarian dgn kata kunci RATU BUMI, atau ketik saja judul lengkapnya. Happy Reading all!!! ^,^
Basahin ang Lahat ng Review
Giok Langit

Giok Langit

Giok Langit, benda keramat yang terdiri dari delapan bagian. Legenda mengatakan jika dahulu para kaisar memiliki peliharaan seekor naga, di mana cara memanggil naga tersebut adalah dengan menyatukan kedelapan bagian Giok Langit buatan delapan orang sakti pendiri kekaisaran. Dua abad terakhir, kekaisaran mengalami kemerosotan karena hilangnya Giok Langit. Serbuan dari suku-suku di utara juga semakin mengganas, membuat kondisi kekaisaran kian melemah. Kekejian dan ketamakan tersebar di mana-mana, memanfaatkan situasi yang kacau ini, segala hal jahat muncul ke permukaan. Ini juga yang membuat Giok Langit menjadi barang incaran semua orang. Mereka percaya jika memiliki delapan giok tersebut akan membawa kesaktian yang tiada tara. Kisah Long Wei dimulai ketika semua kekacauan itu terjadi. Setelah kelompok bajak laut milik ayahnya dihancurkan oleh suatu pengkhianatan, ia terseret arus menuju konflik perebutan Giok Langit yang ganas. ketamakan, kekejian, keganasan, tipu muslihat, senyum palsu dan musuh-musuh dalam selimut, harus Long Wei hadapi selama perjalanannya yang panjang untuk memenuhi permintaan guru sekaligus wujud pengabdian kepada bangsa. Long Wei tak ingin sekadar menjadi penjaga salah satu Giok Langit, dia juga ingin melihat kedelapan bagian berkumpul menjadi satu, memanggil Raja Naga, dan melihat kebangkitan Kekaisaran Tian ini menuju kejayaannya kembali. Inilah kisahnya.
102.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 91 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
Istri Kesayangan Juragan

Istri Kesayangan Juragan

Anindya Kirana, gadis cantik berusia 22 tahun, sudah bertahun-tahun bekerja keras di ibu kota demi menghidupi kedua orang tuanya di kampung. Anak tunggal ini rela menunda kebahagiaan pribadinya demi melihat senyum di wajah ayah dan ibunya. Saat sedang menikmati cuti singkat dari pekerjaannya, sebuah kabar mengejutkan datang—ibunya mengabari bahwa sang ayah masuk ICU. Tanpa pikir panjang, Anindya segera memesan tiket dan pulang ke kampung halamannya. Namun, setibanya di sana, alih-alih melihat ayah terbaring lemah, ia malah mendapati pria itu sehat walafiat, duduk santai di teras rumah. Anindya bingung dan merasa dibohongi. Tapi sebelum sempat marah, ibunya justru pecah dalam tangis dan mengungkapkan kenyataan pahit: keluarga mereka terlilit utang sebesar 500 juta rupiah. Sang ayah ditipu saat menjual sawah warisan, dan kini waktu yang tersisa untuk melunasi utang hanya dua minggu. Dalam kepanikan dan putus asa, sang ibu menyampaikan satu-satunya jalan keluar: seorang juragan kaya di desa mereka bersedia menanggung semua utang—dengan syarat Anindya harus menikah dengannya. Kepala Anindya seolah dihantam batu. Cinta, masa depan, dan harga dirinya dipertaruhkan. Di tengah dilema antara keluarga dan kebebasannya, Anindya harus memilih: menolak dan membiarkan orang tuanya kehilangan segalanya, atau menyerahkan takdirnya pada lelaki yang bahkan belum tentu dikenalnya.
1.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 29 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Rahasia di Ujung Telepon yang Dia Kira Tak Kupahami

Pada malam hari jadi pernikahan kami yang keenam, aku tersipu dan menghindari ciuman panas suamiku, Arga, lalu mendorongnya untuk meraih pengaman di meja samping tempat tidur. Di dalamnya, ada kejutan yang aku siapkan, alat tes kehamilan yang menunjukkan hasil positif. Aku membayangkan senyum seperti apa yang akan dia tunjukkan saat menemukannya. Namun, tepat saat dia hendak meraih laci, ponselnya berdering. Suara sahabatnya, Omar, terdengar dari gagang telepon, berbicara dalam bahasa Jerman. “Pak Arga, semalam bagaimana rasanya? Apa sofa erotis baru dari perusahaan kita nyaman?” Arga terkekeh pelan dan menjawab dalam bahasa Jerman, “Fungsi pijatnya berfungsi dengan baik, jadi aku tidak perlu memijat punggung Hanna lagi.” Dia masih memelukku erat, tapi tatapannya seolah menembusku, menatap seseorang yang lain. “Hanya kita berdua yang tahu tentang ini. Kalau istriku tahu aku tidur dengan adiknya, mampus aku.” Hatiku serasa ditusuk dengan keras. Mereka tidak tahu kalau aku mengambil mata kuliah minor Bahasa Jerman di perguruan tinggi, jadi aku mengerti setiap katanya. Aku memaksakan diri untuk tetap tenang, tetapi tanganku yang melingkari lehernya sedikit gemetar. Saat itu, aku akhirnya memutuskan untuk menerima undangan dari proyek penelitian internasional. Tiga hari kemudian, aku akan lenyap sepenuhnya dari dunia Arga.
14.4K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 547 Beses bilang senyum indah
Read
+Library
PREV
1
...
454647484950
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status