CEO Galak, Cintai Aku!
Senyum menawannya merekah dan tidak ada tanda-tanda bahwa dia sedang marah hingga ingin mencabut nyawa orang.
“Nggak ada apa-apa, Sayang,” jawab Gerhana. Dia mendekati Mentari dan mengusap kepalanya dengan penuh kelembutan, lalu mencium keningnya. “Aku cuma lagi jengkel aja sama seseorang. Kebetulan, mungkin semua orang yang ketemu sama aku, jadi aku jutekin. Aku sama Senja baik-baik aja, kok. Iya, kan, Sen?”
Hot Chapters