Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love You Mr. Arrogant

Love You Mr. Arrogant

Di sana, pengendara sepeda justru lebih banyak, seperti menjadi icon tersendiri dan Fanya sempat menyewa hanya untuk bersepeda dengan Regan. "Sudah, capek!" seru Fanya dengan mendudukkan dirinya di pinggiran kanal. "Baru juga satu putaran, Nya." "Aku gak pernah pakek sepeda, Re. Nih, sakit banget rasanya kakiku." "Sudah, mau pulang?" "Belum. Bentar lagi ya!" "Mau ngapain lagi?" "Nyarik jajanan di sana. Tapi kamu jongkok dulu!"
1068.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa )

Bujang Lapuk ( Malam Pertama dengan Om Perkasa )

Gadis itu mengangkat wajahnya, wajah putih bersih dengan matanya yang indah cerah, sesaat Bujang terpana, benar, anak Pak Iwan itu sangat cantik. "Iya, Abang kenal ayah saya?" "Kenal, langganan perabot dengan saya." "Oh," sahutnya acuh, dia kembali berjongkok, berfikir bagaimana supaya sepeda itu bisa dikayuh. "Sudah mau azan Maghrib, ayo saya antar." "Tapi sepedanya?" "Kamu bisa memegangnya?" "Bisa." "Ayo!" Remaja yang tak lain adalah Keke itu memangku sepedanya, Bujang memajukan motornya agar sepeda itu mendapatkan tempat dan Keke bisa duduk dengan nyaman.
10329.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8.9K kali sebagai sepeda keranjang
Tampilkan Ulasan (45)
Baca
+Pustaka
Sukmawati Dewi
Cerita sederhana tapi sarat makna. Cinta bukan melulu ditampilkan dengan romantisme berlebihan. Perhatian dan kalimat sederhana sudah cukup mewakili perasaan cinta. Perlakuan dan penerimaan apa adanya terhadap pasangan jauh lebih romantis daripada sikap dan perhatian berlebih.
Larose
ceritanya sangat menarik dibaca aja kalian pasti suka,disaat semua suka sm Bujang aku malah lbh suka sm Keke meskipun masih muda,tinggal dirumah yg terpencil dan py 3 anak yg masih kecil tp dia bs membawa dirinya dgn baik dan bahagia dgn hal² kecil.
Baca Semua Ulasan
Pelayan Cantik Sang Presdir

Pelayan Cantik Sang Presdir

Dulu Serena lebih memilih bersepeda seperti kebanyakan mahasiswa lain karena jarak dari college yang dia tinggali agak jauh. Pohon-pohon rimbun di Sidgwick Avenue mulai berguguran. Banyak daun kering yang berserakan. Biasanya pohon-pohon akan mulai gundul ketika musim gugur tiba. Petugas-petugas kebersihan akan lebih ekstra bekerja mengumpulkan dedaunan itu. Serena dan Max berjalan sambil berpegangan tangan di sekitar area itu. Mengabaikan pejalan kaki lain, atau pesepeda yang melewatinya.
1024.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 760 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Jodohku Pria Buta

Jodohku Pria Buta

Lelaki berbaju merah itu langsung menggandeng tangannya keluar dan Andriek menghentikan langkah mereka di depan sebuah sepeda ontel bercat kuning. "Sepeda? Lo dapat dari mana sepeda kayak beginian? Udah deh gak usah repot-repot gue lebih baik jalan kaki aja daripada harus naik sepeda ontel ini!" Gerutu Keyla sedih. Dia jadi gak habis pikir kenapa hidup dia jadi melarat sekarang. "Naik!" Andriek memerintahkannya lagi. "Ogah ah malu gue."
1016.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 591 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Istri Kesayangan Tuan Muda

Istri Kesayangan Tuan Muda

Aliana masih melihat ke luar jendelanya, ke arah pengendara sepeda itu, dari mulai anak-anak, sampai orang tua, dari yang mengenakan baju santai hingga yang berjas rapi dan modis khas pegawai kantoran, mahasiswi berparas cantik dan banyak juga remaja trendi yang menggowes sepeda. Mereka mengayuh sepedanya di jalur warna merah, meski ada juga beberapa yang melintas di jalur pedestarian., rata-rata dari mereka melengkapi diri dengan kacamata dan earphone, serta helm sepeda yang melindungi kepala mereka. "Apa benar, Rick. Orang Amsterdam itu baik-baik, tapi tidak saat mereka naik sepeda?" tanya Aliana.
8.844.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

TERPAKSA JADI PENGANTIN PENGGANTI IBUKU

Ternyata macet, sulit maju. "Rusak berat. Naik sepedanya ngebut, ya?" Prisha mengangguk, menahan air mata. Sepeda itu alat transportasi termahal baginya. Butuh menabung bertahun-tahun untuk membelinya. Sampai rela tak jajan di pondok. Meski second, Prisha sangat bahagia memiliki sepeda itu. Ia tak perlu jalan kaki lagi ke mana-mana. Tapi sekarang sepeda itu rusak. Ia tak punya uang cukup untuk memperbaikinya.
10107.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 4.1K kali sebagai sepeda keranjang
Tampilkan Ulasan (21)
Baca
+Pustaka
Rimbun Cahaya
Haloo teman-teman, nggak kerasa udah akhir Ramadhan. Cerita ini juga udah menjelang ending. Mohon maaf jika agak slow update berhubung mendekati hari raya. Setelahnya mudah-mudahan bisa lancar update lagi. Semoga kalian terus membersamai kisah ini... Love love sekebon buat kalian
Ghina1430 Munawarah
halo Thor boleh saran ga ...... maaf Thor ini crtanya sdh mau selsai ..sblum selsai tolong jgn lupa kisah nya Keyko sama erzhan Thor .semngt Thor .di tunggu up date nya Thor ..jgn lama2 ya Thor ... terimakasih
Baca Semua Ulasan
TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

TUAN MUDA KAMU YANG KUTUNGGU!

“Nah, itu tempat sewa sepedanya. Yuk kita pilih masing-masing.” Mereka pun memilih sepeda sesuai selera. Arnold mengambil sepeda gunung berwarna hitam, Marsha memilih sepeda dengan keranjang depan warna biru pastel. Zera terlihat senang mendapatkan sepeda berwarna kuning cerah, sementara Farez memilih sepeda oranye. Joseph dan Mary kompak memilih sepeda kembar berwarna putih. “Ih romantis banget sih,” komentar Marsha saat melihat pasangan Joseph dan Mary berfoto dengan sepeda mereka.
101.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 35 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Cinta Dibalik Kesepakatan

Cinta Dibalik Kesepakatan

ujar Arya sambil bersiap menaiki sepeda yang baru saja ia keluarkan dari gudang. Dengan ekspresi tegang, Ayda perlahan menaiki jok bagian belakang sepeda dan berpegangan pada baju Arya. Saat sepeda mulai melaju, Ayda terus berdoa dalam hati dan berharap tidak terjadi sesuatu yang mengkhawatirkan. Kondisi jalan yang belum terlalu ramai membuat perasaan Ayda cukup tenang.
4.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Istriku Seorang Juragan

Istriku Seorang Juragan

ujarnya menunjuk ke area parkir yang ternyata ada beberapa sepeda motor dan sepeda ontel yang sudah terparkir. Aku menelan saliva susah payah saat melihat merk sepeda yang ah ... Harganya bahkan lebih mahal dari motor butut milik bapak yang ku bawa ini. "Seriusan Jing, emang bakalan keburu tolongin teman kamu itu melahirkan kalau pakai sepeda kaya gini?" tanyaku tak yakin saat aku masih belum melihat atap rumah milik si jejen di kompleks peternakan ini.
103.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Suami Miskinku Ternyata Tuan Muda

Suami Miskinku Ternyata Tuan Muda

Ucapku dengan sedikit ide terbersit dalam benak. Langkah kakiku ringan menapak ke dalam warung, berbicara sebentar dengan beberapa orang dan mendapat kesepakatan untuk meminjam satu sepeda mereka. Seorang lelaki mengambil barang dari dalam mobil di belakang sepeda-sepeda itu, nampaknya mereka salah satu panitia yang mengatur sepeda santai kali ini. "Saya punya baju ganti untuk ibu pakai."
7.3129.5K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.7K kali sebagai sepeda keranjang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status