Aduh, Pak Yono tak Tahan!
Pukul sembilan malam, di sudut area semi-privat yang dikelilingi sekat kaca buram, Pramono, sang bos besar sedang tertawa renyah, sambil menikmati cerutu bersama dua rekan bisnis kelas kakapnya.
Malam ini, Yono melepaskan seragam biru pabriknya. Sebagai gantinya, ia mengenakan kemeja katun hitam pas badan dengan lengan yang digulung rapi hingga ke siku. Pilihan pakaian yang sederhana, namun potongan kain yang memeluk ketat bahu lebarnya yang tegap dan dada bidangnya justru membuat Yono tampak sangat gagah.