Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Dunia ini tidak Seburuk atau pun Seindah yang Kau Kira

Seru Alfi kesal dan kesakitan. “Suatu hari, aku sedang berenang ke tengah laut untuk menyelamatkan seseorang yang tenggelam, namun ombak ganas muncul dan semua orang tengah sibuk menyelamatkan diri mereka sendiri. Tapi, tiba-tiba tubuhku terasa sedang diseret oleh daging merah yang besar dan lezat. Saat kubuka mataku, aku melihat wajah bapak-bapak berkumis didepan mataku. Ia mengenakan baju khas Madura. Saat itu aku sadar celana renangku terhempas ombak dan ia, dengan senyuman di wajahnya memberikan celana dalam ini padaku. Dia benar-benar berarti bagiku sampai aku bergabung dengan Waku-waku agar aku bisa membalasnya. Kami juga berjanji akan membuat sate yang dibakar dengan tabir suryaku dan
916.0K viewsOn holdAdded to Library 639 Times as serak
Read
+Library
Baby Sitter Rasa Istri

Baby Sitter Rasa Istri

tanya Arkan memulai percakapan tanpa basa basi. Sera nyaris saja tersedak, Arkan langsung memberikan minum dari gelas miliknya. Ia pun memukul pelan bagian belakang Sera. "Makasih," ucap Sera. "Pelan-pelan makannya." Sera masih batuk, matanya memerah. "Pedes banget rawitnya." Arkan tertawa kecil, terkadang ia memang terlihat lucu dan menggemaskan, Sera memang seperti bunglon, kadang galak, manis, menyebalkan dan menyenangkan, juga mudah dirindukan.
9.422.8K viewsCompletedAdded to Library 753 Times as serak
Read
+Library
Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Penguasa Utara dan Sistem Intelejen Pengubah Takdir

Kemudian, tanpa basa-basi, Siegel mencambuk kuda dengan sekuat tenaga, lalu menarik kapak perangnya dan berbalik untuk menghadapi para pengejar. "Hmph!" ia menggeram, Blood Boiling-nya. Matanya berubah menjadi Red Tide, totem di tubuhnya tiba-tiba menyala, otot-ototnya membengkak seperti batu, dan ia menjadi seperti berserk God of War. Blood Boiling Berserker! Dengan mengorbankan nyawanya, ia membakar darahnya sendiri sebagai ganti keabadian sementara! "Ayo, kalian bajingan! Mari kita pergi ke neraka bersama!"
9.78.5K viewsCompletedAdded to Library 287 Times as serak
Read
+Library
Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Sera menggigit bibir bawah, jemari tangannya yang terbebas kini menyusup di sela rambut Raven dan menjambaknya. “Halo? Lanjut, Bu?” Suara Lala di seberang sana membuat Sera menempelkan kembali ponselnya. “Iya, La.” Sera berdehem pelan, berusaha menormalkan suara dan napasnya yang berat. “Oke. Layer ke empat pakai lemon sponge dengan… white chocolate–” Sera menelan saliva, merasakan jari Raven mulai bergerak cepat keluar masuk pada miliknya. Dia mulai kehilangan fokus. Tubuhnya menggelinjang pelan.
1046.1K viewsCompletedAdded to Library 1.8K Times as serak
Show Reviews (16)
Read
+Library
Valenka Lamsiam
selalu seruuuu, bikin penasaran. si raja tega, es batu, dan tak berperasaan diawal. dan pasti nantinya kena kutukan jadi pria bucin parah gak ada obat. ehhh cerita kali inimah agak lain. dari awal bertemu aja sudah kena kutukan tuh bang revan. normalnya cuma berlaku buat sera aja.
radayinta
Semangatz kak ocha, aku selalu menunggu dan membaca karya-karyamu Cerita ini agak beda dengan yang sebelumnya, namun untuk latar belakang, yang satu kaya dan satu miskin sudah biasa di jadikan dalam latar belakang cerita, jadi tetap lanjutkan ceritanya kak
Read All Reviews
Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

Sang Villainess Ingin Bikin Baby Dulu, Balas Dendam Kemudian

“Sebelum kembali, ijinkan aku memperkenalkan pengawal pribadi baruku. Ia akan bekerja bersandingan dengan Raymon.” DEG. DEG. Pria bertubuh mungil muncul dari balik tubuh Raymon. “Perkenalkan, dia adalah Sergei, seorang ksatria baru yang cakap.” “Ksatria Sergei menghadap bulan kecil Kerajaan Dracenthia, Yang Mulia Putri Mahkota. Semoga Dewa Drachen selalu melindungimu.” Sarah, atau kini bernama Sergei, memberi salam hormat khas ksatria kepada Fuschia.
1020.3K viewsCompletedAdded to Library 548 Times as serak
Read
+Library
Pesona Istri Desa sang Bupati

Pesona Istri Desa sang Bupati

Nama baik Anggoro adalah taruhannya. Sera berdiri, kemudian memegang perutnya yang sedikit sakit. "Argh ..." Seperti ada yang berputar di dalamnya. Seketika membuat Sera ingin sekali memuntahkan apa pun yang berada dalam perut itu. Dengan cepat Sera menutup mulut dan masih saja menunduk. Anggoro yang berada di hadapannya mengernyit. Dia tidak mengerti kenapa Sera seperti itu.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 116 Times as serak
Read
+Library
Obsesi Sang Badboy

Obsesi Sang Badboy

Bahkan jika uang yang ditawarkan EL cukup besar, Sereia bertekad akan menolaknya. Sereia masuk ke dalam rumahnya. “Aaaakhhh!” Sereia sedikit menjerit karena dikagetkan oleh adik-adiknya. Dia memiliki tiga adik. Yang pertama berusia empat belas tahun, laki-laki dan namanya adalah Erix, yang kedua dan yang ketiga kembar laki-laki dan perempuan berusia sembilan tahun. “Kak Sereia selamat ulang tahun,” ucap si kembar.
2.9K viewsCompletedAdded to Library 107 Times as serak
Read
+Library
Kyraka

Kyraka

Drrt. Itu bukan ponselnya. Suara getaran itu datang dari dalam tas Kyra. Awalnya Raka ingin mengabaikan itu, tapi ia penasaran. Ia berpikir bahwa ia bisa mendapatkan informasi tentang Kyra. Ia pun mengambil tas Kyra dengan hati-hati, lalu mengelusrkan ponsel di dalam sana. Raka mengerutkan kening terkejut. Itu bukan orang tua Kyra, tapi seorang perempuan bernama Merlin dengan gelar 'dr.' di depan namanya. Ia enggan menjawab panggilan itu, tapi ia yakin akan mendapatkan jawaban lebih tepat jika berbicara dengan Dokter Merlin ini. Jadi, ia menjawab telepon itu tanpa mengucapkan salam.
105.5K viewsCompletedAdded to Library 171 Times as serak
Read
+Library
Istri Serakah

Istri Serakah

Istri Serakah 18 "Minumlah Sayang..." ucap Freya lembut, tapi memaksa. Dia terus menyorongkan gelas ke mulutku, tapi mulut ini terkatup rapat. Bau anyir dari gelas itu, membuatku perutku mual. "Ayo diminum? Kamu tidak ingin kehilangan harta kita, kan?" ucap Freya, dia terus memaksaku untuk menenggak menjadi minuman yang dia berikan.
108.4K viewsCompletedAdded to Library 242 Times as serak
Read
+Library
Kuranji

Kuranji

“K–ketua ….” Pendekar Sabuk Maut menoleh dan memutar badan ke arah sumber suara. Nada suaranya penuh dengan kegembiraan. Kardit Masiak berjongkok. Ia menyingkap pakaian di bagian perut Pendekar Pedang Kilat. Bola matanya membulat. Jemarinya mengepal erat. Jejak telapak kaki membiru, terukir jelas pada perut Pendekar Pedang Kilat.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as serak
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status