Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
SERULING SAKTI SANG NAGA

SERULING SAKTI SANG NAGA

Wajah Dewa Cambuk Api memucat. “Jangan takut, aku yakin Dewa Neraka Tujuh Tingkat jauh lebih sakti daripada Dewa Naga Ying Long. Mari kita habisi muridnya!” Dewi Seribu Wajah berusaha meyakinkan saudara-saudaranya. Yu Ping mulai memainkan serulingnya, irama yang dikeluarkan seruling sakti tersebut mampu menggerakkan angin yang bergerak lembut memutari pemuda itu.
9.529.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 874 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
SKANDAL ARTIS TERKENAL

SKANDAL ARTIS TERKENAL

Serq kembali menatap Andrew sinis bibirnya terlihat mengercut dengan raut jijik yang jelas terpampang diwajahnya. "Siapa juga yang mengenal pria brengsek seperti dia. Najis." Balas Sera malah semakin membuat mata Andrew memincing. Apaan ini? Sepertinya, kakak iparnya itu benar benar mengenal Akira. "Lalu, apa yang akan kakak lakukan dengan berita itu?" Sera menghela nafasnya lelah, ia tak tau. "Entahlah." ***
1.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
Stray Cat

Stray Cat

Teeet toot teet tott Sera mengusap matanya saat mendengar suara keras dari jam alarmnya. Saat itulah ia sadar, wajahnya dekat sekali dengan Erta. Sera terkejut dan segera mundur. Tiba-tiba memorinya tentang kemarin kembali, jujur saja Sera merasa kemarin ia sangat gila. Sera masih tidak suka dengan perawakan Erta, ia merinding sendiri.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 111 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
Teman Seranjang

Teman Seranjang

Seorang anak laki-laki yang merupakan teman dari Sierra. "Wait, Mam." "Yeah. What can I help you sir?" "Who is this boy? What is the boy's name?" tunjuk Jordi kepada seorang anak laki-laki. "Ah, his name is Luke." jawab guru tersebut sambil tersenyum kepada Jordi. "How old is he?" "Four years old." "Where is your school?" "Saint Nicholas Kindergarten School, near from here." "Oh ok. Can I have his picture?" "Sorry, Sir. You can not."
107.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 251 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
Sabitah

Sabitah

ujar seorang laki-laki paruh baya yang masih terlihat rupawan, Soka Chivalry. “Ayolah, Soka. Ide ini bisa membawa kejayaan untuk Kota Metrolium. Bisa kau bayangkan bagaimana kota ini akan menjadi pusat peradaban paling maju di dunia? Pasti semua akan mengagumi Kota Metrolium,” ujar Arya Bahtera.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 98 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
Bareksa

Bareksa

Nenek bilang bahwa banyak kenangan yang harus diingat dan rahasia yang harus diungkap, oleh Nala sendiri. Sudah dua tahun Nenek meninggal dunia, tapi ayah Nala baru memberitahukan wasiat itu enam bulan yang lalu, setelah Nala lulus SMP. Awalnya Nala tidak siap menerima warisan ini, namun ada hal lain yang memaksa Nala agar segera pindah dan memenuhi wasiat Nenek. Ini mengenai jati dirinya. Bahwa ia bukan manusia biasa, melainkan seorang Bareksa. Sebuah kaum yang memiliki kekuatan khusus, untuk melindungi daerah tempat mereka tinggal.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 48 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
ALARICK

ALARICK

Senyum cerah terukir di bibirnya saat pria itu membaca pesan di ponselnya. “Sialan!” umpat Nerissa. Alarick sontak mengalihkan perhatiannya dan memandang Nerissa yang saat ini sudah beranjak dari tempatnya. Tentu saja umpatan Nerissa tidak di tujukan untuk Alarick, melainkan pada cairan merah segar yang lagi-lagi keluar dari hidungnya.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 64 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
SENYAWA

SENYAWA

ucap Umma menimpali, Umma kemudian berdiri dan pergi ke ruang tamu untuk mengambil teh milik Abah juga Varo. “Terima kasih, Umma,” ucap Varo saat Umma meletakkan teh miliknya di meja seraya menundukkan wajahnya. “Varo memang setahun lebih muda dari Kak Hasbi, Bah. Mereka pun satu sekolah saat Menengah Atas,” ucap Meera karena ia pernah melihat biodata Varo saat pertama bekerja di sana sebagai sekretarisnya. “Oh, ya? Memang nama Kakak kamu siapa, Ra?” tanya Varo penasaran.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
Sisa Rasa

Sisa Rasa

Terasa sangat sempit, hingga akhirnya— Blesh. "Aaaaakkkkkkkhhhhhhh!! Ren... sakitttt!" Selin menjerit keras saat milik Rendra telah benar-benar masuk ke dalam sana. Tangannya mencengkeram punggung Rendra kuat-kuat, kuku-kukunya tanpa sadar menancap di sana.
10708 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai serak
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status