Dewa
Ucap Dewa.
"Kamu nampaknya sakit, Nak. Wajahmu pucat. Memangnya habis dari mana?"
"Iya Pak, cuma kecapaian. Lemes banget!" balasnya. Dewa menatap datar ke jalan aspal. Lalu lalang kendaraan berasap semakin padat. Sebagian dari mereka berhenti di pinggiran pedagang kaki lima. Ada pula yang lurus ke turunan tajam, arah Bandongan atau kota Magelang, atau lurus ke atas tanjakan menuju ke arah pasar Kaliangkrik, Kajoran, dan lainnya. Memang pasar Beseran diapit oleh tanjakan dan turunan, jadinya di sana terkadang rawan kecelakaan.
Chapitres populaires