Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Penjelajah Benak

Penjelajah Benak

kami berjalan beriringan membentuk satu baraisan dengan jarak dua sampai tiga meter. “Jadi ibu kota Sangara ada di ujung sana?” “Ibu kota agak sedikit lebih ke tengah. Tepat sebelum daerah terujung, yang bernama Sueren.” “Ada apa di ujung sana?” “Laut Vaimiti.” “Jadi, Sena dikelilingi laut?” “Ya. Sama saja seperti di dunia kalian.” “Kau pernah ke dunia kami?’
105.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

Di Kehidupan Kedua, Nona Shu Yi Akan Menuntut Balas!

"Nona, kita pergi kemana?" Jinjia bertanya heran. Biasanya Shu Yi tak berani meninggalkan xiangfu. "Ikut saja. Kau akan tahu nanti." Mereka berjalan ke arah timur kota, tempat dimana sebuah kuil besar berdiri. Nafas tersengal ketika berhasil mencapai puncak. Jumlah tangga menuju bangunan utama tepat seribu. Karena itu disebut juga kuil Seribu Tangga.
1026.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 613 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Pelukan Sang Majikan di Malam Hari

Sera tersenyum kecil lalu duduk di tepian ranjang sambil mengikat rambut panjangnya. “Kak Rania, lihat. Ternyata resort ini punya Maheswara Corp!” seru Salsa, yang membuat Sera seketika menoleh pada mereka berdua. “Maheswara Corp?” tanya Sera dengan mata sedikit membulat. Itu ‘kan perusahaan yang dipimpin Raven. “Hm!” Salsa mengangguk. “Pantas aja fasilitasnya sultan banget!”
1046.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai seraya
Tampilkan Ulasan (16)
Baca
+Pustaka
Valenka Lamsiam
selalu seruuuu, bikin penasaran. si raja tega, es batu, dan tak berperasaan diawal. dan pasti nantinya kena kutukan jadi pria bucin parah gak ada obat. ehhh cerita kali inimah agak lain. dari awal bertemu aja sudah kena kutukan tuh bang revan. normalnya cuma berlaku buat sera aja.
radayinta
Semangatz kak ocha, aku selalu menunggu dan membaca karya-karyamu Cerita ini agak beda dengan yang sebelumnya, namun untuk latar belakang, yang satu kaya dan satu miskin sudah biasa di jadikan dalam latar belakang cerita, jadi tetap lanjutkan ceritanya kak
Baca Semua Ulasan
Pendekar Dari Lembah Hitam

Pendekar Dari Lembah Hitam

sahut Saga tidak puas. "Kalau kamu mau menerobos tingkat datanglah ke kota San, di sana ada Menara bernama Salam. Setiap tingkatnya bisa membantumu menerobos tingkat, tidak hanya itu jika berhasil sampai ke tingkat terakhir kamu akan berkesempatan melihat api nirwana," ucap wanita tua. "Api nirwana, bukannya api itu salah satu yang biasa digunakan untuk menguasai elemen api," sahut Saga.
109.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 211 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
Sangkur Pora

Sangkur Pora

Rasanya ingin tertawa, tetapi takut dosa. Dari kota Pelaihari, aku dan Mas Adry menuju Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Tempat dimana ia bertugas sebagai prajurit infanteri. Tepatnya di Batalyon Infanteri 621 Manuntung. Menggunakan mobil hatchback hadiah dari ayah mertua. Walaupun mobil bekas, akan tetapi semuanya masih berpungsi dengan baik. Juga masih terawat.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
PRAMESWARI

PRAMESWARI

kata-kata Giga terpangkas dengan sempurna oleh suara lemah Prameswari yang sudah berdiri di depan pintu ruang tamu, "Mytha permisi pulang ya, Mas Giga? Untuk Mbak Peony, maaf dan terima kasih. Saya bukan perempuan seperti yang Mbak tuduh---" "Tunggu, tunggu!" tiba-tiba mata Peony terbelalak tak percaya, begitu menyadari siapa Mytha yang sekarang ada di depan matanya itu. Meskipun ada sedikit keraguan menyentuh hatinya tapi dia tetap terpekik, "Kamu … Ini Ning Wari, kan? Ning Prameswari di Pondok Pesantren Al-Hidayah … Tangerang?"
107.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 260 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
BERSAMANYA

BERSAMANYA

“Sama-sama, Pak. Tolong jangan buat ini lebih sulit untukku. Jika Anda adalah teman sekelas SMA-nya, maka Anda harus bisa menghubunginya sendiri. Saya sarankan Anda menelepon presiden kita secara langsung.” Wei Dong ingin masuk, tapi GK memiliki pengamanan yang sangat ketat; jika dia bahkan tidak bisa sampai ke lantai pertama, bagaimana mungkin dia bisa sampai ke lantai atas, 56 lantai dari tempat dia berada? Saat Qin Chu pulang dengan Audi R8-nya yang sederhana, Wei Dong menghalanginya di gerbang tempat parkir. Jika Qin Chu tidak menginjak rem tepat waktu, dia akan menabraknya.
104.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 104 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Pesepakbola Tampan

Terjerat Cinta Pesepakbola Tampan

Sasmaya tersenyum dan meletakkan kembali cangkir tehnya. Berbincang sebentar sembari menghabiskan kopi dan toast kaya, mereka kemudian kembali melanjutkan perjalanan. "Itu kuil Sri Mariamman!" Sasmaya menunjuk bangunan tua bergaya Dravidian, dengan gopuram yang sangat mencolok, yang ada di ujung Pagoda street. "Sayang aku tidak memiliki banyak waktu. Lain kali kita bisa mengunjungi dan menjelajahinya," Ale menatap bangunan tua yang unik itu dengan kagum.
104.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Sepasang mata unik Amisha mengedarkan pandangan pada sekitar. Tanaman hijau di atas tebing tampak menyejukkan mata dan menyegarkan udara di sekitar alun-alun. Undakan anak tangga berjajar rapi menuju Basilika Sacre-Coeur—sebuah gereja hati kudus yang bentuknya sedikit menyerupai istana Disney atau bahkan juga sangat mirip dengan kubah masjid.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 113 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
Bismillah, Pernikahan Kedua dengan CEO

Bismillah, Pernikahan Kedua dengan CEO

Dika membulatkan bibirnya, “oh.” Bangkit dari kursi, tanpa perkataan lebih lanjut, Sera berjalan kembali menuju tempat singgah kedua orang tuanya. Dika berjalan di belakang wanita itu. Di sana tak ada orang lain selain mereka berdua. Namun, suara dari masjid terdengar keras karena mereka mengaji menggunakan mic. Mendengar suara lantunan bacaan ayat suci sembari berjalan Sera tersenyum. Hanyut dan terbawa dengan merduanya suara orang mengaji.
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai seraya
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status