Sisa Rasa
“HAH!? Serius, Ma?? Pa??
Papa mengangguk pelan.
“MA— PA— INI GILA!? KALIAN MAU JODOHKAN AKU?? SEKARANG? TANPA BRIEFING?? TANPA PERINGATAN?? TANPA PERSIAPAN??”
“Enggak mau!” Selin langsung protes.
Mama menepuk bahu Selin. “Makanya Mama bilang sekarang. ”ya ini briefing-nya.”
“BUKAN ITU MAKSUDKU!”
Selin mondar- mandir. Rambutnya berantakan, ekspresi juga.
“Ma… aku bahkan nggak tahu cowoknya siapa, umurnya berapa, mukanya gimana.”