Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
MAAF! AKU CACAT

MAAF! AKU CACAT

"Maksud gue, biasanya lo dilarang ikut upacara, kan? Saga bilang gitu kek gue." Kulihat raut wajah Melga-lah yang kini memancarkan kebingungan. Apa sefatal itu kesalahanku? "Tidak apa, Reyfan. Aku mengerti." "Maaf! Gue terlalu kasar, ya?" Melga menggeleng. "Aman, kok. Aku memang tidak pernah ikut upacara, wajar jika kamu heran. Tapi aku mendengar pengumuman itu dalam kelas."
10946 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as sertifikat mualaf
Read
+Library
Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Jatah Bulanan Ibu Mertuaku

Nurma terlihat terharu melihatnya, sementara ibu terlihat menelan ludahnya melihat uang sebanyak ini. Akad berjalan lancar, tanda tangan di sana sini menandakan Mala orang yang cermat dan cerdas. Nurma terus mengelu-ngelukan Mala, membuatku hampir gagal menyembunyikan rasa cemburu. Setelah ini aku harus bertanya banyak hal pada Mas Pamuji. "Sudah ya," ucap notaris. Sertifikat pun berpindah tangan. "Barangkali mau jual rumah, kebun, atau sawah, bisa hubungi aku, Nur," ucap Mala. Edan!
74.8K viewsCompletedAdded to Library 169 Times as sertifikat mualaf
Read
+Library
Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Kasih Aku Kesempatan Sekali Lagi

Wanita itu sedikit mengernyit setelah mendengarkan. "Menteri Kalila, hal itu tidak mudah dilakukan. Di dalam negeri identitasnya sudah di tutup, di luar negeri kami bagaimana mengatur identitas? Benar-benar hal yang rumit." "Jika sertifikat yang ditandatangani oleh orang tua dari pihak lain bahwa sertifikat pembatalan tidak valid?" Pertanyaan Kalila membuat wanita itu menggelengkan kepalanya dan berkata.
9.361.3K viewsOngoingAdded to Library 1.8K Times as sertifikat mualaf
Read
+Library
Ibu Susu Anak Hot Duda

Ibu Susu Anak Hot Duda

"Ya solusinya lu harus nanya' sama dia secara jelas, karena tanpa lo bertanya ke dia semua pertanyaan dan pemikiran lu tentang dia, semua nggak akan terjawab. Jadi kalau lu suka sama dia pun, lu harus jujur kalau lu suka sama dia tapi, lu nggak bisa bersama-sama dia karena perbedaan agama. Baru setelah itu kalau dia benar-benar suka-suku, pasti dia akan mencari jalan keluarnya dengan menjadi mualaf tapi, kamu juga jangan memaksakan dia karena kita nggak tahu jiwa seseorang seperti apa, lalu bagaimana dia melepaskan keyakinannya." "Iya sih, lu bener Lis." "Tapi gue dengar-denger dari suami gue sih, Kak Marcell agnostik. Jadi lu perlu juga bantu dia untuk meyakinkan kenapa dia harus berislam.
9.61.1M viewsCompletedAdded to Library 36.5K Times as sertifikat mualaf
Show Reviews (127)
Read
+Library
Cece Sylvia
Terpantau update banyak bab dlm sehari tapi ceritanya makin ribet jauh dari tema awal. Dan typonya ampuuuuunnnn. paraaaahhh. Tolong dong Thor. Bab banyak tapi bertabur typo yang nggak banget. dibiasakan dibaca dulu kek sebelum update. Belajar jadi penulis profesional yg lebih rapi. Jangan asal2an
Lily Sartika
bagus banget Bagus banget Bagus banget bagus banget mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap mantap man
Read All Reviews
PEWARIS HEBAT NOMOR 1

PEWARIS HEBAT NOMOR 1

Mubi menerimanya lalu menyerahkan berkas itu pada Kaisar. “Silakan diperiksa,” pinta Mubi. Kaisar langsung memeriksanya. Dia melihat kartu identitasnya sudah jadi, begitu pun dengan passport atas nama Raka. Sebuah kartu kredit atas nama Raka juga sudah berada di sana. “Terima kasih,” ucap Kaisar. “Semuanya sudah lengkap.” “Sekarang Tuan Muda akan aman pergi ke negara Barat. Identitas Tuan Muda sudah berubah menjadi warga negara Taruma. Negara Barat tak akan mencurigai Tuan Muda sebagai warga negara New Taraka.”
9.537.1K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as sertifikat mualaf
Read
+Library
Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

Biaya Selamatan Meninggalnya Bapak

kata Mbak Vita dengan percaya diri. "Oh, ya? Lalu kemarin aku melihat Danang bawa-bawa sertifikat itu untuk apa?" tanya Mas Gani dengan tatapan menyelidik. "Em, itu_" Mbak Vita menggigit bibir bawah dan menggaruk kepalanya. "Bener? Kamu sudah menyekolahkan sertifikat?" Ibu akhirnya angkat bicara setelah dari tadi hanya menyimak saja. "Sertifikat? Sertifikat apa? Memangnya ada, ya, showroom mobil yang bayar pakai sertifikat? Kamu salah lihat kali, Mas?" ucap Mbak Vita membela diri.
18.7K viewsCompletedAdded to Library 674 Times as sertifikat mualaf
Read
+Library
Di Balik Rupa Burukku

Di Balik Rupa Burukku

"Kalau menikah, terus kita harus menikah secara apa? Aku muslim." Dave hanya terkekeh mendengar perkataan Nur, sebenarnya dia menertawakan dirinya sendiri. "Aku sudah mualaf sejak menikah dengan ibunya Steven. Sudah tiga puluh lima tahun sebenarnya aku sudah mualaf, tetapi cuma sebagai Islam KTP belaka, tingkah lakuku masih seperti orang tak beragama, cuma berzina sudah tidak kulakukan dua puluh tahun belakangan ini. Bagaimana, Nur?"
1084.2K viewsCompletedAdded to Library 2.7K Times as sertifikat mualaf
Show Reviews (26)
Read
+Library
smk sumbangsihm2
Salam kenal kak.. pertama baca gara2 lokasi cerita di kampung halaman aku. sepertinya kak author sangat mengenal kota Jambi. Aku seperti pulang kampung karena semua lokasi yg disebut langsung terbayang, apalagi setting thn 1997. Tahun terakhir sebelum merantau. Semoga sukses selalu yah
Agus Irawan
Gadis Desa itu merantau ke kota Jakarta, entah mendapatkan nasib manis atau sial. yang jelas menurutnya nasib sial. karena telah dipertemukan dengan seorang pengusaha sekaligus tunangan majikannya. Baca novelnya. "Kembang Desa Sang Miliarder. nama pena" Agus Irawan.
Read All Reviews
MAHKOTA PERNIKAHAN YANG TIDAK UTUH

MAHKOTA PERNIKAHAN YANG TIDAK UTUH

kata saya sambil memperlihatkan celana pendek buatan saya untuk Wangi si anak bungsu kesayangan pria ini. “Bawa kemari, coba saya lihat.” kata pria itu sambil mengambil dan memperhatikan celana pendek buatan saya, saya memang tidak sekolah tinggi tapi saya ada belajar menjahit pakaian dan telah mendapat sertifikat kelulusan.
104.6K viewsOngoingAdded to Library 127 Times as sertifikat mualaf
Read
+Library
SESAL ( Nikah Terpaksa )

SESAL ( Nikah Terpaksa )

SESAL ( Nikah Terpaksa ) Bab 17 By : Desy Irianti Masalah datang bersamaan tanpa adanya pemberitahuan dan undangan. Di satu hari hanya selisih jam, mereka seakan menghancurkan hidupku seketika. Sesampainya Bang Rizal di rumah bersama istri dan satu orang anaknya, dengan cepat kami bersama mengangkat badan kekar Bapak masuk ke dalam mobil.
4.0K viewsOngoingAdded to Library 128 Times as sertifikat mualaf
Read
+Library
Nikah Tanpa Undangan

Nikah Tanpa Undangan

Pria tampan itu melirikkan pandangannya sekilas, sudut bibirnya sedikit terangkat, menyembunyikan kegetiran dibalik senyuman. "Kau pikir aku malaikat? Bahkan anak SD saja sudah sering menyatakan cintanya." Sandika menggelengkan kepalanya. "Cekh, aku tau itu! Tapi maksudku…" "Perhatian, bagi penumpang pesawat JT 001 tujuan Jakarta, dimohon untuk segera bersiap." "Sudah waktunya, ayo!" Sandika memotong ucapan Kayla, ia bangkit dari tempat duduknya, mendorong koper Kayla dan bergabung dengan teman-temannya.
1.6K viewsOngoingAdded to Library 37 Times as sertifikat mualaf
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status