Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Selir Kesayangan Tiran

Selir Kesayangan Tiran

Ini adalah jenis music untuk memberi semangat perang yang siapapun mendengarnya akan seolah-olah tersihir. Tatapan Hurra mendarat pada orang yang sedang bermain di Trombon dan Harpa di tengah. Irama musik menarik ini hanya akan menjadi lagu kematian di masa depan. Dia tidak bisa menyelamatkan dunia, tapi dia bisa mencoba menyelamatkan orang-orangnya sendiri. Hurra dengan lembut mengangkat tangannya dan sudut lengan kanannya menyapu seberang meja. Ketika Sendok dan cangkir itu dijatuhkan ada suara sumbang pecahan kaca yang mengganggu irama musik.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 96 kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
Selir Hati Tuan Muda

Selir Hati Tuan Muda

Saat ini sedang summer di Paris. Gendis tersenyum sekaligus melambaikan tangan pada gadis yang membawa kertas dengan tulisan, 'Waiting for Gendis Tsabina Putri from Indonesia'. "Gendis?" tanya gadis itu agar lebih meyakinkan. Gendis mengiyakan dengan anggukan kepala dan balas memberi pertanyaan. "Laura?" "Ya, saya Laura. Saya perwakilan dari Modeta. Selama di sini saya yang akan memandu kamu."
1021.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 438 kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
ISTRI SIRI TENTARA  ALIM

ISTRI SIRI TENTARA ALIM

Reynaldi segera mengucapkannya dalam sekali ucapan. "Bismillahirraohmanoirrohim! Antahtuka wa zawwajtuka makhtubataka Mira Amelia bintu Tukiran alal mahrin tilawati surati Ar-Rahman, fahal qobilta?" Hati Mira was was dengan menatap Rey tegang. Sejenak Rey mengerti dengan menatap Mira sekilas. Rey menarik napas dalam-dalam, menutup matanya sejenak, lalu dengan lantang mengucapkan, "Qabiltu nikahaha wa tazwijaha bi mahrin matluqi Suratil Rahman, naqdan."
1045.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
Hati Yang Tersakiti

Hati Yang Tersakiti

Dalam video, Sanny sedang duduk di tempat tidur dan menelepon, berbicara dan tertawa dengan wajah bangga. Sangat berbeda dari tatapan sopan dan bijaksana yang biasa dia tunjukkan di hadapannya. Isi percakapan itu membuat tangannya gemetar, dan ponselnya jatuh ke lantai. Dia terus bergumam, "Tidak mungkin…tidak mungkin… Kenapa bisa jadi gini?" "Aku... ternyata orang yang menyelamatkanku saat kecil adalah Linda, ternyata musik piano yang menarik perhatianku dan panggung yang menawan itu juga Linda."
22.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 822 kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
ASAL KAU BAHAGIA

ASAL KAU BAHAGIA

Rasanya ingin saja Nayla berteriak sekeras-kerasnya untuk meluapkan rasa kesal yang sedari tadi singgah di hatinya. “Nay, ayolah, ini sudah hampir malam.” Terdengar suara Farid yang masih membujuk di sela-sela bunyi debur ombak. “Dia memanggilmu Atqan.” Nayla meradang. “Apa itu bukan panggilan sayang?”
102.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
Yang Ternoda

Yang Ternoda

Perasaan bahagia campur haru membuat air mata Zafira tak mengalir begitu saja dan membasahi pipinya serta membasahi tangan Gilang yang masih diciumnya seakan tak rela melepasnya. “Maafkan aku baru kali ini bisa mengimamimu, Istriku.” Kalimat sederhana Gilang sukses membuat air mata Zafira malah semakin deras, bahkan kini disertai dengan isakan lirih. Bahkan pada saat sholat tadi air mata Zafira sudah menetes satu persatu ketika mendengar bagaimana Gilang dengan fasih dan lancar membaca Surah-Surah dan bacaan sholat serta mengaji dengan suara yang terdengar sangat merdu baginya. Sungguh ini adalah subuh yang begitu syahdu bagi Zafira.
1060.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
Perselingkuhan berkedok Iba

Perselingkuhan berkedok Iba

"Allahu laa ilaaha illa huwal hayyul qayyum. Laa ta’khudzuhuu sinatun walaa nauum. Yahoo maa fis samaawaati wa maa fil- ardh. Man dzal ladzii yasy’fa’u ‘indahuu illa bi idznih. Ya’lamu maa baina aidiihim wamaa khalfahum. Walaa yuhiithuuna bisyai’in min ilmihii illaa bimaasyaa. Wasi’a kursiyyuhus samaawaati wal- ardh, walaa ya uuduhuu hifdzuhumaa wa huwal ‘aliyyul adziim. Bissmillahhirrohmanirrohiim." "Krikh!" Terpotong sudah rambut Maya sebagai tanda terlaksananya aqiqoh Maya. "Waktunya makan!?" teriak seseorang dengan penuh semangat. Semua tamu undangan mulai makan menu hidangan yang tersaji. Disaat semua begitu bahagia menikmati menu hidangan yang tersaji, datanglah seorang wanita mendeka
5.213.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 365 kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Cinderella, Mah, Apa Atuh?

Tahlil, tasbih, tahmid, takbir, dan sholawat dibaca 33 kali. Selesai menggeluti rutinitasnya itu, kini Rella berdiri di depan jendela yang langsung menghadap jalan. Tidak ada satu pun tanda-tanda Stella akan pulang. Jangankan mobilnya, pesan masuk pun tidak ada. Mengembuskan napas pelan, Rella berharap, semoga Allah melancarkan urusan sahabatnya dengan Alka.
1010.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 222 kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
Sahabat Tapi Cinta

Sahabat Tapi Cinta

Rumah ini memanglah tak jauh jaraknya dari mesjid, hanya berjarak beberapa meter, seruan azan terdengar merdu di kuping Ayu. Dia lekas mensucikan diri terlebih dahulu, sebelum melakukan kewajibannya sebagai seorang muslimah. Melakukan gerakan sholat dengan sempurna, kemudian ditutup dengan mengadahkan kedua tangannya untuk memohon ampun dan meminta kekuatan agar kuat melalui cobaan ini. Bersambung...
9.94.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 183 kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
Suamiku Brondong

Suamiku Brondong

Suara iqomat pun diserukan oleh seseorang jamaah laki-laki, tandanya makmum segera bersiap di shaf masing-masing salat magrib tiga rakaat akan segera di mulai. "Bismillahirrahmanirrahim ...." "Alhamdulillahirobbil 'alamin ...." Suara itu ... begitu merdu dan bersih, lagunya pun enak didengar. Siapa dia? Hati Shofi bergetar kencang. Apakah benar Dia adalah Yudha? Tidak mungkin! Pasti orang lain. Jikalau itu memang Yudha, gimana? Tidak! Pasti orang lain. Dalam pikiran Shofi muncul berbagai prasangka-prasangka tentang Yudha, begitu mengganggu pikirannya hingga ia shalat jadi tidak khusyuk.
109.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 364 kali sebagai sholawat i tiraf lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status