Semangkuk Kelapa Parut Untuk Lauk Nasi
Hari beranjak senja, semburat kekuningan di ufuk barat, angin bertiup semilir, menambah kesejukan di daerah pedesaan yang jauh dari hingar bingar keramaian kota, anganku melayang, merindukan sosok Ibu, yang kini telah bahagia disana, di syurganya Allah.
Tak terasa air mataku lolos begitu saja, aku berdoa, semoga beliau selalu bahagia di sana.
'Ibu, maafkan Anakmu ini yang belum mampu membahagiakanmu, disisa umurmu. Maafkan aku Ibu," aku terisak mengenang semuanya.
"Ma, Rani dan Indra berangkat ngaji dulu ya?" Rani pamit untuk mendalami ilmu agama di mushola.
Chapitres populaires