Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Jerat Sang Iblis

Jerat Sang Iblis

Sesuatu yang menyerupai kepasrahan yang menyakitkan. Jari-jarinya menekan tuts. Beethoven. Moonlight Sonata, 3rd Movement. Bukan bagian pertamanya yang lambat dan sedih, tapi bagian ketiganya—Presto Agitato. Cepat, mendesak, penuh gejolak.
10779 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 28 kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
Tarian Pemikat Serigala

Tarian Pemikat Serigala

Semboja nyinden dengan suara merdu. “Buah kawung … buah kawung ruruntuyan. Curuluk mah bahan cangkaleng. Gotong royong ... gotong royong baba ... babarengan. Boa boga ... hate goreng. Ulah boga ... hate nu goreng. Buah kawung ... ruruntuyan. Dauna mah pake udud kawung. Gotong royong … gotong royong urang babarengan. Seni sunda ... seni sunda urang dukung.” Semboja mulai bernyanyi dengan merdu ditingkah gerakan dinamis jaipongan.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
Silakan Menikah Lagi, Mas!

Silakan Menikah Lagi, Mas!

Di sana, ada beberapa wali santri lain dari luar daerah yang juga tengah menginap. “Salah satu tombo ati atau obat hati adalah bertemu atau berkumpul dengan orang alim. Setidaknya, Mbak mungkin bisa lebih tenang jika di sana nanti.” “Baiklah.” Aku kembali naik mobil abah yang dikemudikan Ustaz Sauqi. Kali ini, mobil dalam keadaan hening. Aku memilih mengatupkan mata. Jahitanku makin terasa ngilu. Mungkin jika dibuat untuk istirahat akan sedikit membaik rasanya.
1064.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
Pendekar Dalam Selubung Mantra

Pendekar Dalam Selubung Mantra

[1] Pertunjukan reog keliling [2] Selamat datang [3] Mantra Kyai Sampar Angin: “Kyai Sampar Angin yang berjalan di atas langit, awan mendung sebagai kendaraan, digendong dan dibopong sekuat tenaga. Ya Allah, Ya Muhammad, Ya Jibril, Ya Mikail, Ya Isrofil, Ya Isro’il ....” [4] Patrap (aktivitas) menjaga kesucian lisan, perbuatan, dan hati. [5] Sirikan molimo (pantangan lima perkara): mencuri, candu, judi, mabuk, dan berhubungan badan dengan perempuan, dua tambahan lainnya adalah sewenang-wenang merebut hak orang lain dan membunuh.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 667 kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Zhi
Keren, berkat penggunaan bahasa dan permainan kata-kata di dalamnya, kita bener-bener diajak kembali ke masa kerasnya zaman penjajahan bagi pribumi yang bukan main tidak adilnya. Salah satu buku yang bagus sejauh ini.
Rainfall
Jarang - jarang ada cerita yang ngangkat tentang budaya negara indonesia. Aku bener bener nikmatin. Di sini juga belajar kata kata baru. Belajar sekaligus nikmatin cerita, bener - bener hebat autornya
Baca Semua Ulasan
Autophile

Autophile

Aku segera bangun dan mengambil wudhu untuk menunaikan sholat tahajud. “assalamualaikum warohmatullah”. “astaghfirullahal adzim alladzi laa ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaih” “astaghfirullahal adzim alladzi laa ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaih" “astaghfirullahal adzim alladzi laa ilaha illa anta, astaghfiruka wa atubu ilaih"
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
Teror Kumara Merah

Teror Kumara Merah

Membiayai operasi emaknya serta melihatnya sehat kembali. "Lingsir wengi sliramu tumeking sirno Ojo tangi nggonmu guling Awas jo ngetoro Aku lagi bang wingo wingo Jin setan kang tak utusi Dadyo sebarang Wojo lelayu sebet" Parmin lamat-lamat mendengar kidung Lingsir Wengi yang sering dinyanyikan bapaknya saat dia ketakutan tak bisa tidur. Suaranya terdengar begitu saja di kepala. Seperti ada yang menyuruhnya untuk mengikuti. Perlahan Parmin menyanyikannya. Dalam tradisi Jawa, Lingsir Wengi adalah doa-doa yang dikidungkan Sunan Kalijaga untuk "tolak bala" dan mengusir pengaruh jin jahat. Biasanya dinyanyikan pengantar tidur, menggunakan laras Durmo yang suram dan menyedihkan.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 71 kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
LORO

LORO

Lir ilir, lir ilir Tandure wis sumilir Tak ijo royo-royo tak senggo temanten anyar Cah angon-cah angon penekno blimbing kuwi Lunyu-lunyu yo penekno kanggo mbasuh dodotiro Dodotiro-dodotiro kumitir bedhah ing pinggir Dondomono jlumatono kanggo sebo mengko sore Mumpung padhang rembulane Mumpung jembar kalangane
104.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
Perjalanan Sang Batara

Perjalanan Sang Batara

Cahaya putih kebiruan dengan aura petir menyebar hingga beberapa puluh tombak jauhnya. Semua mata menatap dengan penuh kengerian. Jati Saba sendiri tak dapat berucap apapun. Dia merasa tengah berhadapan dengan seorang dewa. Jaka sengaja mengarahkan petir itu ke air karena jika dia menggunakannya untuk Ajian Gledek Membelah Langit, bisa saja Jati Saba yang ada di dekatnya tewas terbakar. Para pengikut Ratu Suhita dari Kerajaan Lubang Sewu menjerit ketakutan melihat serangan petir yang menghantam air waduk Wadaslintang. Jaka Geni heran dengan teriakan ketakutan mereka. Dengan perasaan penasaran Jaka kembali menarik petir dan mengarahkannya ke air hingga dua kali.
1011.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 301 kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Garwa, Satu Hati Sampai Nanti

Happy Reading ***** "Tarik napas dalam-dalam. Tenangkan hati dan pikiran menghadapi mereka. Aku ada untukmu," kata Ismoyo memberi semangat. Yanti mengikuti instruksi si bos, mengembuskan napas dalam-dalam dan mulai melangkah. Berniat menyalami raja dan ratu sehari, Ismoyo berjalan santai di sebelah karyawannya. Tangan kiri si lelaki masih setia menggenggam.
108.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 337 kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
Salah Kirim Paket

Salah Kirim Paket

Lagu berbahasa Jawa yang menjadi buah bibir di kalangan masyarakat. Seneng-seneng bareng Susah-susah bareng Nyanding sliramu Sayang sliramu Wes tak angen-angen We bakal dadi jodohku Wes tak angen-angen Koe dadi pilihanku Tenang, rasah sepaneng tenang Aku wes seneng Rene Rangkulen aku tak nggo sangu turuku Mbesok miliho dino kowe tak lamar Rasah nduwe roso, aku ninggalno
1084.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai sholawat tombo ati lirik jawa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status