Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
HUMAIRA

HUMAIRA

Miftahul JannahbintaerahSilumansiuman
Aditya langsung berlari mendekati Humaira. "Mba Humaira kenapa?" Tanya Aditya. Humaira menggeleng-gelengkan kepalanya. "Apa ada yang sakit Mba?" Humaira kembali menggelengkan kepalanya. "Adit panggil mamah ya mba." Humaira langsung mencekal tangan Aditya yang ingin beranjak meninggalkannya. "Mba jangan menangis." Aditya mengusap air mata Humaira. Humaira berusaha tersenyum. Habibi yang sedari tadi hanya memperhatikannya tiba-tiba memeluknya. "Habibi sayang Mba." Ucap Habibi.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Benih Haram Sahabatku

Benih Haram Sahabatku

Dia khawatir jika lelaki itu nekat dan benar-benar akan menggagalkan pernikahan nereka. "Rei, kenalin. Ini Bimo." Reisa menjabat tangan Bimo. Jika diperhatikan dengan jeli, tampilan fisik Bimo mirip seperti orang yang pernah mendapat pendidikan militer. "Siapa ini?" Mata Reisa penuh tanya, tapi tak berani menduga. Entah apa maksud Dimas memperkenalkan lelaki ini kepadanya. "Bimo ini tadinya kerja di kantor papa. Tapi mulai sekarang dia bakal jadi supir pribadi sekaligus ngejagain lu."
1014.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 516 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Sahabat Nomor Satu Suamiku

Sahabat Nomor Satu Suamiku

pungkasnya setengah mengejek membuat Fiola mendengus kesal. “Seharusnya kamu jangan kasih pertanyaan seperti itu buat Papamu, cantik.” Sahut seseorang dari balik punggung Arga. Seorang pria dengan setelan jasnya tampak berjalan dengan tenang menuju meja makan. Harris, pria itu duduk di kursi yang tak jauh dari Arga. Meraih satu cangkir kopi yang sudah disiapkan untuknya, lalu menyesapnya pelan. “Emangnya Om Har punya pertanyaan yang lebih susah lagi buat Papa?” tanya Fiola dengan nada yang kembali antusias.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Just For Fun, Gak Boleh Baper! (Trilogi Just, Seri-2)

Just For Fun, Gak Boleh Baper! (Trilogi Just, Seri-2)

Kalimat yang dilontarkan Lisa beberapa hari lalu, menjadi embun penyejuk di kala gundah melanda. Pandangan Arini beredar menyapu area lobi mencari keberadaan seseorang. Dia juga diberitahukan ada orang kepercayaan Lisa yang akan membantunya dan Brandon selama bekerja di sana. “Namanya Habib. Umur 40 tahun. Dia satu-satunya orang yang bisa Mama percaya. Kamu dan Brandon akan dibantu Habib nanti. Sampai Brandon bekerja, Pak Habib akan bantu kamu dulu.”
105.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 191 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Dinikahi Ustadz Tampan

Dinikahi Ustadz Tampan

"Benar, ini foto kami dan anak-anaknya." Aku memperlihatkan foto wisuda Akang yang ada aku dan kedua anakku. "MasyaAllah, Husein, Ibu merindukan kamu." Gak aku duga, madam Hamidah langsung memelukku dengan sangat erat. "Dia adalah orang baik, yang banyak menyelamatkan orang-orang sesat di sini. Termasuk saya," kata beliau yang aku pun kurang paham apa maksudnya.
10129.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Dambaan Hati Pak CEO

Dambaan Hati Pak CEO

Tertunduk dan tidak banyak bicara itulah yang terjadi pada diri Handoyo. == “Kamu ada masalah apa dengan Bastian, Fa ?” tanya Bima saat keduanya sedang berada diruang Rafael, mereka sudah mendapat kabar jika dalang dibalik kebakaran adalah Bastian. Handoyo sudah menceritakan semuanya di kantor kepolisian. “Bastian … Bastian .. hmm.” Rafael memegang rahangnya sembari mengingat – ingat tentang nama Bastian yang Rafael sendiri merasa tidak punya teman bernama Bastian.
108.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 302 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Suami Wasiat Sahabatku

Suami Wasiat Sahabatku

"Kita sudahi aja hubungan ini, Mas. Bagiku nggak ada kata maaf untuk perselingkuhan. Bodohnya aku ngira kamu udah berubah." Aku segera menepis tangannya yang tadi memegang pergelangan tanganku lalu melangkah pergi meninggalkan pria yang sudah menemani hari-hariku selama setahun ini. Namanya Fathan Abimanyu. Dulunya dia adalah tetangga baru di kompleks perumahanku. Dia tampan dan juga mapan. Di usianya yang baru menginjak kepala tiga, dia sudah berhasil mengelola restoran hingga memiliki banyak cabang di Solo dan Jogja.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 269 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Kasih Abadi

Kasih Abadi

Kata Abadi. Dari rumah kecil itu muncul seorang laki-laki dengan penampilan yang sangat berantakan sedang meregangkan otot-ototnya. Kemudian mata laki-laki itu terpaku pada sosok yang terlihat tidak asing untuknya. Iya, saat ini laki-laki itu sedang menatap Kasih dengan ekspresi wajah yang terkejut. Sedangkan Kasih yang menyadari tatapan laki-laki itu hanya bisa memaksakan senyumannya. Dengan langkah kaki yang sedikit memaksa Kasih berjalan menuju laki-laki itu dan diikuti dengan Abadi. Saat mereka sudah berdiri berdekatan Kasih mengulurkan tangannya untuk menyalami laki-laki itu. Abadi juga melakukan hal yang sama. Laki-laki yang bernama Raman itu hanya terdiam sambil menatap Kasih dengan s
106.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 131 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Sahabat Tapi Cinta

Sahabat Tapi Cinta

jawab dokter yang memiliki nametag Febry Adi Wansha di sneli dokternya. Akbar kembali mengingat-ingat ucapan Ayu tadi pagi, "Apakah penyebab lo mengalami trauma ini karena lagi-lagi Yudi merenggut sumber bahagiamu?" batin Akbar. "Tapi bisa sembuhkan, Dok?" tanya Akbar sambil menatap Firman tanpa kedipan. "Akan kami usahakan," Dokter dan Pak Polisi pergi meninggalkan Akbar setelah pembicaraan antar ketiganya telah menemukan muaranya.
9.94.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 115 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Digoda Suami Gaib

Digoda Suami Gaib

Agaknya bila Wirda mendengar pembicaraan mereka pun pastilah Wirda akan marah besar. “Sudah.” “Siapa?” Lukas dan Jarwo menjawab kompak. “Seorang cenayang.” “Dia sudah pengalaman?” “Mungkin...” “Hey, Budi, kau benar-benar mencari orang pintar, kan?” ujar Lukas terkesan menekanku. “Tentu saja. Dia pintar sekali. Seorang dokter forensik sekaligus dosen di fakultas forensik di UGM.”
108.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 289 kali sebagai siapa hamood habibi
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
345678
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status