Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan

Wanita Rambut Merah Penakluk Pria Arogan

“Aku bisa menolongmu, hanya saja kita baru saja berkenalan. Apakah itu akan membuatmu nyaman?” “Aku sengaja memilih orang yang tidak mengenalku sehingga dia tidak bisa menghakimiku dan tidak berfantasi macam-macam tentangku, serta melihatku apa adanya tanpa tahu diriku sebenarnya.” “Perkataanmu sangat mirip dengan keinginanku.” “Benarkah? Mungkin kita berjodoh.” “Sayangnya jodohku sudah ditentukan. Jadi hal itu tidak mungkin,” ujar Theodor tanpa tahu wanita di depannya adalah tunangan sekaligus wanita yang dicintainya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 94 kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU

PESONA PRIA RIVAL SUAMIKU

bathinnya. Kenna memulai tausiyahnya, lalu beberapa saat setelah memberi tausiyah, dia membuka catatan tipis. Suaranya tenang, jelas. "Kita sering bertanya, siapa jodoh kita? Apakah sudah tertulis? Apakah kita bisa memilih? Jodoh itu bukan hanya pasangan hidup, tapi juga siapa yang mendampingi langkah kita menuju kebaikan." Beberapa remaja saling pandang. Seorang pemuda mengangkat tangan. "Kalau kita sudah cinta, tapi orangtua tidak setuju, apa itu berarti bukan jodoh?"
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
PEREMPUAN YANG DISEBUT SUAMIKU

PEREMPUAN YANG DISEBUT SUAMIKU

Meski menghindari bahasan yang berbau perasaan di masa lalu. Kenapa takdir harus sekejam ini? Kenapa jodohku bukan Fahri, pria yang jelas-jelas menginginkanku sebagai pendamping hidupnya? Apa karena nama yang kusebut dalam setiap sujud adalah Restu? Jika begitu, akulah yang salah dalam hal ini.
1026.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 753 kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
Terperangkap Gairah Liar Mantan Atasan

Terperangkap Gairah Liar Mantan Atasan

"Maksudmu jodoh?" "Bukan jodoh nikah. Maksudku jodoh dalam penyembuhan. Orang tuh beda-beda. Ada yang cocoknya di tempat A, ada yang cocoknya di tempat B. Aku cuma pengin kamu punya peluang lain. Nggak harus stuck di tempat yang sama terus."
10107.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
PRIA JELEK ITU TERNYATA SULTAN

PRIA JELEK ITU TERNYATA SULTAN

Sampai saat itu pula aku pbahkan berani berdoa, agar dia lah orang yang menjadi jodohku walaupun doa itu menerutku begitu kejam sih. Begini-nih doannya. 'Allah jadikan aku berjodoh dengan dia, kalau tidak jodoh tolong jodohkan kami. Jika jodohnya sudah ada tolong m a t i kan jodohnya' Saat itu memang aku tengah tergila-gila dengan paras Kang Satria. Namun, entah sebuah kebetulan, saat aku pulang dari berkerja di pabrik, dan melewati masjid tak sengaja mendengar tausiyah dari seorang ustadz, yang tengah berdakwah dengan di hadiri oleh ibu-ibu yang datang ke pengajiannya.
108.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 207 kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Aku Di Antara Pernikahan Pertama

Darren kembali mengingatkan. "Kita lihat saja besok. Dan yang harus kamu ingat, jodoh itu ditangan Tuhan, bukan ditangan kita. Kita serahkan saja semua pada yang diatas, semoga Aqilah dapat jodoh yang terbaik. Ngomong-ngomong, aku juga penasaran banget sama calonnya. Calon CEO, kaya, tampan, mapan, pintar, kayak gitu dia tolak, jadi seperti apa yang Aqilah mau. Heisss, aku jadi tak sabar pengen segera besok. Pengen tahu sehebat apa pria pilihan Aqilah."
2.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
Pria Tua Kesayangan

Pria Tua Kesayangan

Jikapun ada cinta itupun sedikit karena luluh dengan sikap dan perbuatannya, tapi itu kalah dengan cintaku pada Shopia yang bahkan dia belum berbuat banyak kepadaku. Aku juga ingat nasihat Sheily yang beberapa waktu lalu ia sampaikan soal jodoh. Bahwa jodoh adalah misteri. Itu rahasia Tuhan. Meskipun kita bisa mengikhtiarkan, tapi Tuhan yang menentukan. Secinta apapun kita kepada orang yang kita anggap jodoh, tapi jika dia tidak baik untuk kita dan bukan jodoh kita, maka kita tidak akan berjodoh dengannya.
106.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 138 kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
Mahligai Bersamamu

Mahligai Bersamamu

“Kamu sendiri bukannya gitu. Udah move on sama Kang Hodar?’ “Iya, soalnya buat apa mengharapkan ketidakpastian. Aku malah baru nyadar Kang Hodar itu cuma bisanya tarik ulur perasaan aku. Eh, malah jatuhnya milih si Wina juga kan dianya, hahaha. Ya sudahlah gak papa. Belum jodoh.” “Huft.” “Kenapa Je?”
9.926.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 706 kali sebagai siapa kah jodoh ku
Tampilkan Ulasan (14)
Baca
+Pustaka
Wiwik Setyo Wiyati
Kisahnya itu menginspirasi dan mengandung nasehat terutama dalam berumah tangga.. Dan ads lucu2nya.. Jadi Semangat bacanya.. Apa lagi mengandung aturan dalam beragama bagaimana seorang Muslim bersikap dg lawan jenis... Semoga berkah kk author..
Endang Sagita
alurnya gk bosenin dan selalu penasaran dg kelanjutannya, ya kalo bisa di oerpanjang bab nya seru bacanya dan aku terhibur sekalibanyak jg pelajaran yg bisa di ambil dr kisahnya ...... semangat terus buat lanjutin kisahnya ......
Baca Semua Ulasan
Unfree to Fly

Unfree to Fly

"Itu sih udah pasti, tapi kita kan ngga tahu siapa yang bakal nikah sama kita, trus kapan. Kalau dia kan udah jelas karena dijodohin." "Apa? Kenapa dijodohin? Kevlar kembali terkejut, namun kali ini dia bisa mengendalikan setir dengan baik. "Siapa orangnya?" tambah Kevlar sebelum Tessa menjawab pertanyaannya. "Duh, kenapa sih kepo banget?" Tanya Tessa. "Tess!" "Uh, apa sih?" "Jawab dong!" Tessa tak memedulikan ucapan Kevlar. Dia kecewa karena Kevlar tidak berempati dengan sakit yang tengah dirasakannya.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 83 kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU

KUBUAT KAU MENGEMIS CINTAKU

Mungkin, hanya aku juga yang merasa nyaman dan senyum-senyum sendirian ketika bertukar pesan dengannya, sedangkan dia anggap aku kenalan biasa. [Selama janur kuning belum berkibar. Perjuangkan. Jodoh yang sebenarnya bukan dari hasil perjodohan, tetapi Allah yang tentukan. Jadi tetap semangat, ya!] Aku mengetik dengan hati perih. Entah kenapa, selama ini aku terlalu berharap lebih. Bahkan tanpa sadar, aku menitikkan air mata dan kuusap perlahan dengan ujung jemari.
1058.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai siapa kah jodoh ku
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status