PENDEKAR MACAN TUTUL
Keduanya melangkah dengan tenang dan berwibawa menuju ambang istana, di mana Pangeran Sandaka dan Pangeran Prabaswara berdiri.
Setelah keduanya menyampaikan tabik hormat kepada kedua pangeran Gundala yang sejati itu, keduanya pun berdiri menghadap para prajurit di hadapannya. “Kalian dengarkan kata-kata baik-baik. Aku adalah saksi hidup atas peristiwa di masa lalu atas Gusti Pangeran Sandaka. Bahkan aku adalah pelaku yang disuruh untuk membuang Gusti Pangeran Sandaka di sebuah jurang di Kawaran Ngarai Kulon. Tetapi Gusti Pangeran Sandaka tidak mati, beliau ditolong oleh seorang maharesi yang sangat sakti. Sang maharesi itukah yang mengasuh dan menggembleng beliau. Dan saat ini, beliau berad
인기 회차