Satu Malam dengan Raja Naga
Ragil Avelinhutan malamkata kata malam yang sunyidi balik tirai aroma karsakata kata kesunyian malam
Di hadapan mereka, kedua penjaga langit berdiri tanpa bergerak lagi, menunggu satu jawaban—satu nama.
Kinari duduk bersila di atas bebatuan dingin, jemarinya meraba-raba permukaan tanah, seperti sedang mencari sesuatu. Matanya menutup rapat, lalu ia mulai menggumamkan potongan-potongan mantra dalam bahasa kuno.
“Ada sesuatu yang hilang,” gumamnya. “Bagian nama itu... tersembunyi di dalam nyanyian angin.”
Ren menatap Bayne. “Partner, kalau dia mulai bicara sama angin, kita harus khawatir atau kagum?”
人気のチャプター