Sentuh Aku, Om Dokter!
“Aku anaknya. Anak satu-satunya Papi.”
Julia tampak mengangguk pelan, wajahnya tetap tenang. Sementara aku, tanpa sadar, menggenggam jemariku sendiri di bawah meja—berusaha menenangkan perasaan yang tak karuan.
“Aku tipe orang yang nggak pilih-pilih kalau soal pasangan.” Julia menjawab dengan santai, bahunya sedikit terangkat seolah topik itu bukan sesuatu yang berat baginya. “Soal umur nggak masalah buatku, yang penting Papimu orangnya baik dan bertanggung jawab.”