Pembantu Rasa Nyonya
Kemudian menyadarkan dia, bahwa masih banyak orang yang melebihi kemalangannya, dan mampu untuk bangkit.
Dia mulai bisa diajak bicara. Kami bertukar pikiran, yang ternyata dia tidak sedangkal perempuan yang hanya mengendalkan kecantikan. Terlebih saat dia menilik buku yang ada di pangkuanku. Buku terjemahan The Secret yang membahas kehidupan secara global.
“Kamu tahu kita ini magnet terkuat di semesta?”
Dia menggeleng.
“Di dalam diri kita itu ada magnet yang lebih kuat daripada segala sesuatu di dunia ini. Dan, daya magnetis yang tak terbayangkan ini dipancarkan melalui pikiran.”