Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Setelah menelan sisa es krim di mulut, Lia menjawab sekenanya, "Sorry, Mas. Aku enggak tergoda sama duda. Bekasan cewek lain soalnya." Mas Vino mengerutkan kening, sebelum kemudian, baru menyadari sesuatu dan mendengus. Bukan apa-apa, biasanya, wanita-wanita akan melihatnya penuh binar di mata, baru kali ini ada yang menolaknya dengan alasan dia duda. "Padahal saya mau bayar kamu mahal. Maksud saya, kamu jadi istri bayaran, pengasuh bagi Gilang dan memberikan saya gelar sebagai seorang suami."
774 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
Terpaksa Berbagi Suami

Terpaksa Berbagi Suami

protes Dewi. "Sandra dibelikan banyak barang, sedangkan aku hanya mendapatkan satu. Itu pun belas kasihan dari Sandra," lanjut Dewi. "Dewi, kamu sabar ya. Nenek aku itu orangnya cukup baik, kok. Kamu hanya perlu mengambil hatinya dengan bersikap tulus dan baik kepada nenek. Dia pasti bisa menerima kamu dengan mudah," saran Farel. 'Boro-boro aku bersikap tulus, baru ketemu saja aku sudah muak.'
891 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 25 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku

Terjerat Cinta Anak Selingkuhan Suamiku

suara bariton itu menyapa, tenang namun menghujam. Mita hanya bisa mendengus kesal melihat keberadaan Sadewa di konveksinya. Pria itu berdiri di sana, bersandar pada kusen pintu ruang kerja Mita yang masih tertutup. Sadewa tersenyum, sebuah lengkungan bibir yang tampak ramah namun sebenarnya adalah pernyataan kuasa. Mita terpaku di ambang pintu, merasa asing di rumahnya sendiri.
104.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 128 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
SANG DEWA PENYEMBUH

SANG DEWA PENYEMBUH

“Bukan hanya sakit, Mas. Saya merasakan seluruh saraf saya seperti tersentak sebelum saya tak sadarkan diri.” Salwa keluar lagi dan duduk di suduh sofa panjang. Harun lanjut berbicara dengan Ningrum. “Oh ya tadi. Trus kata dokter gimana? Ada harapan untuk sembuh?” “Ya katanya kemungkinan untuk sembuh itu sangat kecil, karena saraf gerak sudah mati fungsi. Tapi ada juga yang kasih nasihat agar saya gak berputus asa dan tetap berharap adanya keajaiban.”
686 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
Warisan Darah Langit

Warisan Darah Langit

Aura yang bisa memotong apa saja. Di dunia nyata, kejang-kejang Aksara berhenti. Ia terbaring diam, napasnya perlahan teratur. Sadewa bersandar lemas di dinding, napasnya tinggal satu-satu. Ia sekarang hanyalah kakek buta biasa tanpa kultivasi sedikit pun. Ia telah memberikan segalanya. "Bagaimana ..." bisik Sadewa lirih. "... rasanya?"
101.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
BUKU TERLARANG

BUKU TERLARANG

hanya sedang belajar menerima lukanya. tiba-tiba, kubah itu berguncang. dari atas, muncul celah dimensi lain. samar-samar, terdengar suara tawa. suara perempuan. “kita belum selesai,” desis suara itu. liora menegang. “itu dia... suara penjaga dimensi keempat.” “siapa dia?” tanya kaela. “dulu... dia penyair. pencipta dimensi-dimensi fiksi yang hidup. tapi dia gila karena terlalu sering menulis takdir makhluk lain,” kata liora. “dia mulai berpikir dia adalah Tuhan.”
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
Suamiku Bos Galak

Suamiku Bos Galak

"Sayang, bukan begitu. Kamu enggak usah marah dulu. Kamu tanyain langsung saja, apa alasan Sadam masih saja menemui Juwita. Oh ya, bukannya Juwita mengalami sakit jiwa?" Damian baru ingat kalau mantan kekasih anak tunggalnya itu sedang mengalami gangguan jiwa. "Iya, Mas. Juwita itu sampai sekarang masih di rumah sakit jiwa, dia masih gila, masih enggak waras. Makanya aku aneh banget, kenapa Sadam masih saja perhatian pada orang gila?" gerutu Salsa kecewa akan sikap anak semata wayang.
105.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 137 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
PEONY

PEONY

"Oh iya, bener." Obrolan mereka tidak berlanjut sebab kedatangan satu sosok yang sama sekali tak Deus harapkan. "Sabitha?" Itu suara Sadewa Pradipta. Singkatnya, panggil saja Sade. Ingat soal perjodohan itu? Ya, Sade ini yang Deus sebut sebagai pria lurus anti belok. Bisa dibilang, segala hal dalam diri Sade itu berlawanan dari Deus. Contoh; Deus tampan, Sade tidak. "Sade?" Sabit sendiri juga terkejut, tidak menyangka akan dipertemukan lagi dengan sosok yang dua tahun lalu ditolaknya itu. "Kapan balik dari Swiss?"
1.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
Legenda Bumi Langit

Legenda Bumi Langit

"Haha, yang benar saja! Kau pikir aku bodoh? Asal kau tahu, bahwa seumur hidupku ini belum ada ilusi yang berhasil mengelabui ku. Sebab aku telah menjalani latihan penjagaan alam bawah sadar." Sifat sombong tiba-tiba muncul pada pribadi Utar. Padahal biasanya pria ini bertingkah baik dan sopan. Dan permintaan Sadarga untuk segera pergi dari tanah lapang di atas bukit itu, tidak diterima dengan baik oleh Utar bahkan ditolak mentah-mentah. Namun Mei dan Wina mempunyai pendirian yang berbeda.
1039.9K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.4K kali sebagai sifat sadewa
Tampilkan Ulasan (23)
Baca
+Pustaka
KSATRIA PENGEMBARA
Numpang promo y kk LEGENDA RAJA PENDEKAR Kisah perjalanan seorang pendekar muda bernama Jiu Long, hingga mencapai tingkat derajat tertinggi di dunia kependekaran saat itu. Menjadi orang nomor 1 di dunia persilatan dan mendapat julukan sebagai RAJA PENDEKAR. Jangan lupa mampir ya. Terima kasih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Terjebak Cinta Sang Mafia

Terjebak Cinta Sang Mafia

Kata Adit penuh penyesalan Entah mengapa mulut Adit begitu mudah mengatakan maaf padahal itu adalah kata haram yang tak pernah dia ucapkan selama hidupnya Mendengar ucapan maaf dari Adit, divya bukannya berhenti menangis malah menambah volume tangisnya dan mendorong tubuh Adit agar menjauh "Jangan menyentuh ku dengan tangan kotor mu itu." Ucap Divya "Itu adalah file persentasi besok yang kau minta. Jangan menggangguku dengan ajakan murahmu itu." Melemparkan map ke wajah Adit dan pergi meninggalkan Adit yang menatap penuh penyesalan. Lanjut 💨👀
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 66 kali sebagai sifat sadewa
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status