Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Rahasia di Ranjang Malam Pertama

Jadi, seperti inikah akhirnya? Rumah tangga itu .... *** NOTE: Tuh, udah, tuh~ Udah dobel ya ini, Guys~ Siapkan tisu sampe tiba pada saatnya berbahagia wkwk. Tunggu besok aku up lagi. See you ^^
1012.1K viewsCompletedAdded to Library 326 Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
Harem milik Suamiku

Harem milik Suamiku

Tiba-tiba. Bersambung...
1013.7K viewsCompletedAdded to Library 423 Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda

Tiga Kakak Tiriku yang Menggoda

Selalu siap. TAMAT
9.8359.5K viewsCompletedAdded to Library 14.0K Times as simbol sampai dengan
Show Reviews (74)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. Seru nih. Judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Read All Reviews
Peta Yang Tak Pernah Ada

Peta Yang Tak Pernah Ada

Beberapa pohon memiliki ukiran aneh—simbol-simbol asing yang menyala redup jika disentuh cahaya matahari. “Ini... bukan simbol biasa,” gumam Nate sambil menyentuh salah satunya. “Simbol apa itu?” tanya Julian. Nate menghela napas. “Simbol peralihan. Aku pernah melihatnya dalam jurnal lama milik Paman Ezra. Biasanya digunakan untuk menandai wilayah yang tidak bisa diakses secara kasat mata.” El memandangi sekeliling. “Lihat! Di sana!”
1.1K viewsOngoingAdded to Library 24 Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

Pembalasan Dendam Sang Pangeran Mahkota

apakah semua itu nyata. Atau hanya halusinasi. Namun ketika ia melihat lantai... ada sesuatu yang membuat napasnya berhenti. Di atas batu... tergambar sebuah simbol. Simbol penghapusan. Persis sama dengan simbol yang muncul di gerbang utara. Kaesar perlahan menyentuhnya. Lalu berbisik pelan, "...jadi kalian benar-benar ada." Di waktu yang sama... jauh di pegunungan utara.
1.6K viewsCompletedAdded to Library 62 Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
SUAMI BERSAMA

SUAMI BERSAMA

Sika berkata sambil melihat ke arah kami berdua. “Oke, tapi sebelum saya bantu tolong selesaikan pekerjaan kamu!” “Sekali penindas tetap penindas, hidup orang-orang tertindas,” Sika mengepalkan tangannya ke atas. “Jangan sampai dari sini aku kasih kamu SP1 ya Ka!” “Baik...Paduka yang zalim,” Sika membungkukkan badannya di depan Hendi. “Nggak ketolong lagi ini orang. Ya sudah ini sudah jam makan siang. Paling lambat nanti sebelum pulang semua harus sudah beres ya Tari!”
1.3K viewsCompletedAdded to Library 44 Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
WANITA SIMPANAN

WANITA SIMPANAN

Tak heran persahabatan mereka awet sampai sekarang. Dua jam berlalu begitu cepat, Sinta memilih pamit lebih dulu karena Nino sudah mencarinya sejak tadi. Sisa kami berdua yang ada di meja ini. "Fa, terimakasih ya kamu sudah membantu." "Iya, Ai. Kamu mulai dari sekarang sudah terbebas dan berhak bahagia. Kalau Nayla macam-macam, laporin aja sama aku."
1044.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
SEBATAS TEMPAT SINGGAH

SEBATAS TEMPAT SINGGAH

Mulai saturasi oksigen, tekanan darah, dan yang lainnya. "Gi-Gita ... kamu kenapa, Nak? Kamu kenapa?" gumam Indri yang kini dicengkeram ketakutan yang teramat. "Bunda sudah di sini, Sayang. Bunda sudah di sini ...." Namun, apapun yang terucap dari bibir Indri tak mempengaruhi apapun. Angka-angka itu terus menurun, sampai grafik yang tergambar kini sangat tidak beraturan.
1022.8K viewsCompletedAdded to Library 822 Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
Memantai [Tamat]

Memantai [Tamat]

Sementara, air di westafel terus saja mengalir. ****** “Yeeeey.. Sampai!!” teriak Emmy kegirangan. Kelima mahasiswa itu sedang bersandar di pagar dek kapal. Mereka memandangi menara khas Lampung, Menara Siger yang menyerupai mahkota tradisional. “Welcome to Lampung,” ucap Lili yang sedang membaca tulisan besar yang ada di tepi daratan. “Laper banget gua. Habis ini kita cari rumah makan ya guys?”
108.9K viewsOngoingAdded to Library 338 Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
Ujung Senja

Ujung Senja

“Sabar aja, Ra. Kan bentar lagi. Abis empat puluh hari, lu balik dah. Enggak usah balik ke sono lagi. Bikin sakit hati aja.” Aku tertawa geli. Sahabat, mungkin memang tidak ada ikatan darah antara kami, tetapi pengertian karena puluhan tahun pertemanan ini benar-benar membuatku tak merasa sendiri. “Lu baik-baik, ya. Jangan lupa prokes ya. Pakai masker.” Meri berpesan sebelum menyudahi pembicaraan. ***
108.4K viewsCompletedAdded to Library 294 Times as simbol sampai dengan
Read
+Library
PREV
1
...
5678910
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status