Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Arya Tumanggala 2

Arya Tumanggala 2

"Dia pasti melarikan diri ke sima swatantra di dekat perbatasan Jenggala. Tidak salah lagi!" "Tapi yang mana, Ki Bekel?" Daksa turut bersuara pula. "Di dekat perbatasan Jenggala setidaknya ada tiga sima swatantra. Talan, Panumbangan dan Hantang." "Kenapa tidak kita periksa satu-satu?" Kridapala balik bertanya, sembari mengedarkan pandangan pada lima anggota komplotannya. "Tergantung kita mau lewat selatan atau utara, kita bisa melintasi ketiga-tiganya secara bergantian dalam sekali jalan."
1015.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 392 kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
BAYANGAN DARAH SIREGAR

BAYANGAN DARAH SIREGAR

Ia menatap jalan tanah yang mengarah ke rumah Simbo, lalu menarik napas dalam. “aku pulang.” Simbo menyambutnya dengan pelukan hangat dan air mata yang tak bisa ia tahan. Paman Damar mengangguk singkat—seperti biasa—tapi senyum di wajahnya kali ini lebih hangat dari biasanya. “Gimana Jakarta?” “Rame. Tapi gak ada sawahnya,” jawab Rafi ringan. “Bagus. Berarti kamu belum lupa dari mana kamu tumbuh.”
779 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

PENDEKAR TERAKHIR TANAH JAWA

Dua orang berpakaian hitam-hitam sedang berhadap-hadapan dengan golok masing-masing. “Gue udah sering ingetin elu untuk nyerah aje, tapi lu bebal, sekarang udah gak ada kesempetan lagi,” kata seorang berpakaian hitam yang mengenakan ikat kepala abu-abu, dia adalah Ki Sima. Ki Sima adalah jawara yang terkenal dengan kemampuan bela dirinya, dan menjadi antek VOC. “Gue kagak peduli, selama elu masih jadi antek VOC, elu pasti berhadapan dengan gue,” kata yang berkumis melintang, orang menyebutnya sebagai Jampang.
1011.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 446 kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
WANITA SIMPANAN

WANITA SIMPANAN

Bagiku, yang penting bayiku lahir dengan selamat. "Assalamu'alaikum," sapa Sinta. "Wa'alaikumussalam." Ternyata Sinta tidak sendiri. Ada Mas Yuda, Nino, dan juga Raffa. "Wah si ganteng. Mirip papanya ya?" ucap Sinta heboh. "Iya, nih, kok mereka berdua mirip ayahnya? Kasihan yang lahirin," celetuk Mas Yuda. Aku hanya bisa manyun.
1044.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
Gemintang

Gemintang

tanya Keenan saat mereka keluar dari tol Pasteur. “Tahura aja, Yah,” Arusha memajukan posisi duduknya, tangannya memeluki kursi Keenan. “Apa tuh?” “Ah, Ayah nggak gaul nih,” “Taman Hutan Raya, Mas. di Dago lokasinya,” sahut Devina. “Tuh, Kakak aja tahu,” “Usia dia nggak jauh sama kamu, Sha. Jelas dia juga tahu,” Keenan cemberut.
105.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
SANG PENGGODA

SANG PENGGODA

Busan, Korea Selatan SMP Kyoko Lima Belas Tahun Silam Seorang siswa berseragam SMP terlihat mundar mandir di dekat pintu gudang sekolah yang telah dia kunci rapat dari dalam. Di tangannya terlihat sebuah senjata api yang dia genggam dengan penuh waspada. Sesekali dia mengarahkan senjatanya ke arah siswa dan siswi yang kini menjadi tawanannya di dalam ruangan itu, saat dia mengetahui adanya pergerakan yang pasti dari orang-orang tersebut.
1018.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 434 kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
Persimpangan Cinta

Persimpangan Cinta

Jurang itu sepertinya benar-benar dalam, aku tak bisa melihat dasarnya. "Kita mau ke mana, Dit?" tanyaku. "Nanti juga tahu, bentar lagi sampai kok," balasnya tanpa melihatku. Aku hanya memutar bola mata, kebiasaan! Tak sampai sepuluh menit kami memasuki sebuah tempat wisata. Ada banyak gazebo yang di bangun di atas jurang di sini, pemiliknya menopang gazebo dengan memanfaatkan akar pohon besar yang tumbuh.
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 38 kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
Cinta Sagita

Cinta Sagita

~Cinta harus diperjuangkan, jangan hanya didiamkan untuk kemudian berlalu begitu saja~ "Selamat datang di tanah Borneo, Jidan dan Sagita. Perkenalkan nama saya Sokim. Salah satu anggotanya Bos Don yang sudah lama ditersangkakan di bumi Kalimantan." Jidan menjabat tangan pria yang bernama Sokim ini. Jika Jidan menebak, usianya pasti ada di angka empat puluhan.
1014.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 397 kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
Dendam Bos Gila

Dendam Bos Gila

"Hai Om. Tante." Salim Rahardjo menyambut uluran tangan Amanda dan menyapanya dengan ramah. Lelaki paruh baya itu selalu mendukung pilihan putranya dalam menentukan pasangan hidup. Berbeda dengan istrinya. Kartika membuang pandangan saat gadis itu mendekatinya. "Tante makin seger, ya." "Makasih." "Tante pakai skincare apa? Terus perawatan di mana? Kapan-kapan Manda ikut, ya," ucap gadis itu berbasa-basi.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 70 kali sebagai simpang dago
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status