Magang Jadi Istri CEO
Rayhan akhirnya menutup laptopnya, lalu menarik napas panjang dan berjalan ke arahku, kemudian ia meraih tanganku dan membawanya ke dalam genggamannya. “Dulu, aku mikirnya kebahagiaan itu cuma isa aku dapetin lewat karier, punya perusahaan besar, banyak uang, dan nggak bergantung sama siapa pun,” ujarnya berhenti sejenak, menatapku dalam. “Tapi sekarang aku baru sadar sama satu hal ... bahagia itu ternyata sesederhana kalo kita bisa pulang dan ngeliat orang yang kita sayang,” lanjutnya dengan ibu jari yang tak berhenti mengusap punggung tanganku.
Bab Populer