Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
LORO

LORO

"Dari mana asalmu? Kau seorang penyusup dengan burung merpati yang berusaha mencelakaiku?" Urat nadi Bumyen menonjol tatkala ia mencengkram pipi Zahra. Merpati adalah simbol komunikasi baginya. Melewati burung yang memiliki kisah romantis itu, ia dapat bertukar kabar dengan orang mana pun. Melihat bagaimana burung kecil itu duduk di sebelah gadis penyusup dengan begitu tentramnya, ia dapat memperkirakan jika Mutiara adalah orang suruhan dari musuhnya. "Tidak ada waktu untuk menjelaskan siapa diriku. Nyawa orang-orang di kapal ini berada dalam bahaya!"
104.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 107 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Burung Ajaib: Bukan Perjaka Tua Biasa

Den Mas Karyo dipersilahkan maju, dia membawa secarik poster bergambar seekor burung pipit. "Bagi siapapun yang menemukan burung pipit dengan ciri seperti ini segera hubungi anak buah saya ya, nanti akan ada imbalan sebesar sepuluh juta. Paham?" ujar Den Mas Karyo, semua warga saling berbisik-bisik satu dengan yang lain. Dirga menatap poster itu dari kerumunan paling belakang, ia ingat betul burung itu sangat mirip dengan burung yang ditemukan malam itu yang kondisinya terluka.
164 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Perjalanan Yang Mendebarkan

Perjalanan Yang Mendebarkan

Malam harinya, kami menginap di sebuah penginapan yang berada di puncak gunung. Tina sekamar dengan ibunya, sementara aku dan Mona masing-masing satu kamar. Meskipun sudah kelelahan seharian, aku tetap saja berguling-guling di atas kasur dan tak bisa tidur. Setiap kali memejamkan mata, bayangan kejadian di dalam mobil tadi terus berputar di kepalaku. Bayangan saat tante berlutut di lantai area istirahat, saat dia berjongkok dengan wajah merona, hingga ekspresi wajahnya saat menelan cairanku… semakin dipikirkan, rasanya tubuhku menjadi semakin gerah dan bergairah.
12.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 484 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Jagad dan Selaras

Jagad dan Selaras

--- ### **Karakter Pendukung: Galang, Bagas, dan Pasukan Gagak** Di gerbang biara, situasinya jauh lebih kacau. Ratusan makhluk mekanis berbentuk burung gagak—*Acoustic Crows*—menukik tajam dari langit. Mereka tidak mematuk dengan paruh, melainkan memancarkan pekikan yang bisa menghancurkan gendang telinga dalam sekejap. "Bagas! Formasi Kura-Kura!" teriak Galang.
750 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Bunga Biru

Bunga Biru

Keheningan kembali turun di antara mereka. Namun keheningan itu tidak terasa berat. Hanya seperti dua orang yang berdiri di tempat yang sama tanpa perlu mengisi setiap detik dengan kata-kata. Beberapa burung laut melintas di atas kepala mereka, sayapnya memotong udara pagi. Kemudian Neriel berkata lagi, “Bunganya masih ada.” Evelune meliriknya. “Bunga yang kemarin?” Neriel mengangguk.
10513 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 16 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Pendekar Sinting dari Laut Selatan

Puluhan tahun dia menjalin persahabatan dengan Sang Maha Sesat belum pernah laki-laki itu muncul di hadapannya dengan memanjat tebing dan dalam rupa raksasa besar. "Linuk apa yang kau pikirkan?" Tanya Sang Maha Sesat disertai tatapan tajam menusuk. Belum sempat si nenek menjawab pertanyaan orang. Di atasnya melesat mahluk hitam menyambar si nenek seolah memberi peringatan. Mahluk yang tak lain adalah burung Jerit Nyawa ini keluarkan suara pekik keras. Beberapa kali burung itu menyambar, kemudian melesat lenyap di balik kegelapan pohon.
98.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Manusia Kelabang

Manusia Kelabang

Mana mungkin itu benar? Sebelum pintu kereta menutup, aku berhasil naik kembali. Saat kembali ke tempat dudukku, area di sekitarnya sudah kosong. Nenek itu juga menghilang. Malam yang terasa seperti mimpi aneh itu berlalu, seolah tak pernah terjadi. Beberapa hari berikutnya, aku menghabiskan waktu untuk berjalan-jalan dan merekam. Materi di kameraku semakin banyak, tetapi hampir semuanya terasa tak berguna.
3.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Mantanku Kembali

Mantanku Kembali

Suara burung, angin, dan bisik pohon terasa seperti suara kehidupan yang tetap berjalan meski seseorang memilih menghilang. Tiba-tiba, suara langkah kaki terdengar dari arah samping taman. Aku menoleh, dan wajahku menegang. Seorang pria berdiri di sana, bukan Adrian, tapi seseorang dari masa lalu yang tak kuduga akan muncul—Dimas. "Liv? Kamu kelihatan... lebih kuat dari terakhir kali kita ketemu." Aku terdiam. Dimas adalah sahabat SMA-ku, yang pernah kusukai diam-diam sebelum aku bertemu Adrian. Kami berpisah saat kuliah, dan hanya sesekali bertukar pesan.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Bagaikan Debu Bertemu Mercusuar

Seolah-olah aku sudah kembali ke malam yang mengerikan tujuh tahun yang lalu. Saat ulang tahunku yang ke-18, Daren sudah membuat janji denganku. Dia akan membawaku naik sepeda menyusuri jalan pesisir pantai. Telinganya yang memerah memberitahuku bahwa mungkin akan ada kejutan yang menungguku. Namun, hidup ini seperti sebuah film yang buruk. Tidak tahu kapan, alur cerita tiba-tiba berubah drastis.
7.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 266 kali sebagai sinopsis burung burung manyar
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status