ISTRIKU CANTIK, ISTRIKU CERDIK
Sholawat pun dikumandangkan, hingga Rini akhirnya berhenti dari melakukan sesuatu yang menyakiti dirinya sendiri.
"Ada Ibu disini, ada suamimu dan ada Kakak iparmu. Tersenyumlah menghadapi dunia ini, Nak! Buang jauh pikiran buruk dan lihatlah itu, ada bayi mungil yang baru saja kamu lahirkan. Betapa cantik parasnya, sama seperti dirimu cantik dan lembut!" ucap Bu Ratna lembut, diciumnya pucuk rambut sang menantu yang berantakan itu.
Setelah tenang, Rini tergugu dan memeluk mertuanya penuh kasih. Kedua bahunya berguncang dengan suara sedikit serak.