Cinta Terlarang
“Gak.”
Nafa menghela napas, memang sulit memancing Ona bercerita. Tujuh tahun satu kamar juga Nafa tidak tahu persis apa masalah Ona sampai jarang pulang, yang Nafa tahu Ona hanya malas jika terus ditanya kapan nikah. Nafa juga tidak tahu masalah apa yang membuat Ona takut dengan gelap, atau kejadian apa yang membuat Ona bersikap dingin dan memandang sinis sebuah keluarga. Nafa dengan kehidupan keluarga yang harmonis dan hangat tidak akan paham dengan masalah Ona. Begitu pemikiran Ona yang membuatnya malas bercerita.
Azan maghrib berkumandang. Ona menutup novelnya dan bangkit untuk melaksanakan salat. Tetapi ucapan Nafa menghentikan langkahnya.