Suami Idaman
Ia tak menjawab, tapi genggaman tangannya yang makin erat di spatula adalah bentuk jawaban paling jujur yang bisa ia berikan pagi itu.
Kadang cinta tak datang dengan drama besar. Ia datang dalam upaya kecil. Dalam telur yang retak tak sempurna. Dalam pelukan di dapur. Dalam keinginan untuk mencoba, meski terlambat.
Hari itu berlalu tenang. Tak ada keributan, tak ada adu mulut, hanya kebisuan yang lembut dan menyejukkan di antara dua hati yang mulai saling mendengar. Untuk pertama kalinya dalam waktu yang terasa seperti bertahun-tahun, Elvano dan Aya duduk di ruang tamu tanpa memegang ponsel masing-masing, tanpa saling menghindar, hanya... diam. Tapi bukan diam yang canggung. Diam yang tenang
Bab Populer