Nasi Bungkus untuk Laila
Tinggal empat hari, seperti janjinya pada wa Dirman, Laila akan menikah dengan juragan Sudibyo.
Semakin dekat dengan hari akadnya, hati Laila semakin dilanda bimbang. Pupus sudah harapannya, impiannya, apalagi rasa cintanya.
Cinta dalam diam, itu yang Laila rasakan. Terkadang ia menangis, mengapa cinta itu tumbuh di hatinya, ia lelah bagaimana setiap waktunya membunuh perasaan itu.
Cinta diamnya pada Abizar seperti tunas yang tumbuh di hatinya, namun setiap tunas itu berkembang dan membesar, secepat itu pula ia mematahkannya.
Hot Chapters