Terjebak Cinta Kakak Tiri
“Kalau kita nggak bisa punya anak, apa kamu masih mau sama aku?”
Reyan mencium ubun-ubunnya. “Kalau kita bisa tua bareng, itu udah cukup buatku.”
•
Hari-hari setelah itu berubah. Bukan jadi lebih buruk, bukan juga lebih baik. Hanya… lebih tenang. Seperti danau yang sudah tahu gelombang akan datang, tapi tak lagi gentar.
Jasmin mulai menulis novel baru—tentang perempuan yang mengira tubuhnya rusak, padahal hatinya sedang belajar pulih.