Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Look and Love me, please!!

Look and Love me, please!!

Tanya Myli. "Iya, ini kamar Tuan Bright." Myli menghentikan langkahnya saat mendengar bahwa pemilik ruangan adalah sang pemilik mansion. Rasa penasaran yang dari tadi menggebu tiba-tiba menciut setelah mendengar sang pemilik ruangan adalah Bright. "Ada apa?" Tanya dokter Metta. "Sepertinya saya akan kembali saja dok." "Ayolah, it's okay Myli. Apa kau tak penasaran dengan keadaan orang yang telah kau tolong?" Bujuk dokter Metta sambil meraih tangan Myli.
2.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 42 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
Let's Play With Me

Let's Play With Me

“Apa maksudmu? Kau mengajakku bertemu untuk menghinaku?” “Tidak, itu hanya sedikit premis untuk pertemuan kita,” jawab Shea tenang, dengan senyum tipisnya. Sorot matanya juga terlihat natural tanpa dibuat-buat. Waiters kemudian datang ke meja mereka dengan segelas teh leci, yang juga menjeda percakapan mereka. Axel mulai baper dibuatnya. Sudah lama mereka tak bertemu bahkan Axel berpikir mungkin Shea sangat-sangat membencinya. Tapi hal sekecil minuman favoritnya, ternyata Shea masih bisa mengingatnya.
107.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 221 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
Ketika Dendam Berbicara

Ketika Dendam Berbicara

Sebelum aku selesai bicara, terasa sesuatu dimasukkan ke dalam mulutku dan langsung tertelan ke tenggorokan. Obatku, obat yang telah aku teliti sepanjang hidupku, hilang begitu saja? Obat itu hilang, hatiku pun ikut mati. Sekarang dia bahkan memegang ponsel dan merekamku, ingin melihatku kehilangan kendali dan mempermalukan diri sendiri di depan umum. Aku menggigit bibir bawahku dengan kuat, berkata pada diriku sendiri untuk tidak menyerah.
7.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 262 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
KISAHKU

KISAHKU

" Iya bener, gue juga baper. Gue baru baca dikit soalnya novelnya baru datang semalam. " " Gue nanti pinjam ya. " aku memasang wajah memelas pada Meisya. " Iya Rinne, apaan sih loe sampe segitunya. " Aku hanya nyengir ke Meisya. Meisya geleng-geleng kepala. " Ayokk.., kita masuk kelas. " Setelah mendengarkan dosen berbicara panjang lebar dan membuatku merasa ngantuk. Tak berapa lama, anpa kusadari, jam kuliah pun akhirnya selesai. Akupun jadi bersemangat lagi, hahaha.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 53 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
Kill Me (This Is NOT Me)

Kill Me (This Is NOT Me)

Oh tunggu suara itu, baru saja Nadhirah menanyakan keberadaannya sekarang orang ini sudah muncul di depan mata. “Kami tidak menjual manusia.” Jawabnya ketus. “Kalau begitu saya ingin membeli nomor ponsel pemiliknya.” Jawab Rendi menegaskan bahwa tidak ada bantahan. “Kami tidak menjual informasi, silahkan pintu keluar ada disana.” Sambil menunjuk kearah pintu keluar. “Saya ingin pesan makanan yang anda suka, dan anda yang antar pesanan saya. mudah bukan?”
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
Kill Me, Love Me

Kill Me, Love Me

tanya Indira lagi. “Aku saja cukup, nggak usah yang lain. Aku Frans.” Indira menganggukkan kepalanya “Lalu tadi Joe kenapa ikut bicara kalau memang kamu yang keluar?” “Aku Joe, ini pertama kali aku bisa bicara walaupun tidak keluar. Kamu tahu kenapa?” Indira menggelengkan kepalanya “Sebelumnya nggak pernah seperti ini? Sebutkan siapa yang bicara sekarang agar aku nggak bingung.”
6.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 174 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
Kotak Itu Berbicara

Kotak Itu Berbicara

Cowok bernama Dirgantara itu seketika salah tingkah. “So? Lo ngapain masih di sini?” “Saya mau di sini aja. Menemani kamu.” Mili mendorong piring ke tengah meja, menyeruput sisa teh dingin sampai habis, kemudian bangun dari duduknya. “Dasar Alien! Lo nyadar nggak, sih, kalau lo itu aneh? Nggak usah deketin gue. Gue nggak suka. And you must remember that!”
2.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
Please Me, Dear Boss

Please Me, Dear Boss

Tubuhnya menegang. Perasaan tidak enak menelusup naik dari perut ke dadanya, mencengkram lebih kuat setiap detik. Dan saat ia semakin mendekat ke pintu kamar... Suara itu terdengar. “Gavin...... ahh... Gavin...” Kanaya terpaku. Darahnya seolah berhenti mengalir. Diikuti suara berat pria yang sangat ia kenal. “Sayang… you are so good.”
10805 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 18 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Pak Theo, Nyonya Pergi Berkencan Lagi

Karena kondisi tidak memungkinkan, Kayla pun mandi. Setelah keluar, tidak ada seorang pun di kamar, tetapi dia dapat mendengar suara berat Theo dari luar. Theo sedang berbicara menggunakan bahasa Ingren. Meskipun dia tidak memahami beberapa kosa kata yang diucapkan Theo, dia tahu bahwa Theo sedang membahas urusan pekerjaan. Dia tidak yakin apakah Theo sedang melakukan panggilan seluler atau panggilan video dan takut kemunculannya akan membongkar identitas Theo, jadi Kayla pun menunggu di kamar. Karena terlalu bosan, dia pun mengirimkan pesan pada Bella untuk membahas soal film yang dia tonton tadi.
9.6576.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19.0K kali sebagai sinopsis talk to me
Tampilkan Ulasan (172)
Baca
+Pustaka
Pricilia Preicy
Terima kasih byk thor sdh UP byk tetap semangat dlm berkarya ya thor, ku berharap Siska akan kembali mencintai Ray apalg dgn smua pengorbanan yg Ray lakukan berharap Ray & Siska akan kembali bersama, Menikah lagi & punya anak yg sehat Happy Ending semoga yaa thor kabulkanlah
Binjhe NurJanah
Aku baru baca sampai bab 95, bab ke berapa Theo mulai gak nyebelin? Dia sama sekali gak nunjukin ke Kayla kalo dia sayang ke Kayla. Tapi selalu bikin emosi Kayla dengan selalu belain raline. Udah sampai bosen bacanyaaaaa, tapi penasaran kapan Theo sadar dan gak akan bela raline lagi????
Baca Semua Ulasan
Sebatas Istri Palsu

Sebatas Istri Palsu

Dengan segera Myesha pun meraih obat tersebut, kemudian meminumnya. “Kemarin kamu mau bicara sesuatu ‘kan?” Finn teringat dengan kejadian sebelum mereka akan melakukan malam pertama. Sang istri ingin bicara, tetapi dia memintanya untuk menunda dulu. Mendapati pertanyaan itu, Myesha jadi ingat apa yang ingin dibicarakan. Tentu saja itu membuat Myesha menimbang untuk mengatakannya. Apa mungkin ini saatnya aku katakan padanya semuanya? Lalu apa nanti reaksinya?
1014.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 366 kali sebagai sinopsis talk to me
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status