Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Jangan Sekarang, Om Posesif!

Jangan Sekarang, Om Posesif!

Di atas meja kaca kecil di samping sofa tersebut, tertata rapi papan gambar, kertas sketsa premium, dan seperangkat pensil profesional. Kyla melangkah perlahan menuju sofa, merasa seolah melangkah masuk ke sangkar emas kedap udara. "Kau sudah merencanakan semua ini, bukan? Kau menyiapkannya bahkan sebelum aku terbangun dari tidur."
10306 viewsOngoingAdded to Library 7 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Dokter Manis Kesayangan Tuan Crazy Rizh

Sedangkan ia berbaring di sebelah Celine. "Mau dengar dongeng apa?" Tanya Shelina. Ia benar-benar memerankan karakter seorang ibu yang sangat baik dan penyayang. Celine tampak berpikir sebelum menentukan. "Selama ini papi selalu bacakan aku dongeng Malin Kundang, katanya akan membawa aku ke batu Malin Kundang, tapi gak tahu kapan deh." Celine berkata dengan wajah kesal karena sang papi belum tepati janji. Padahal ia mendengar kisah Malin Kundang sudah puluhan kali.
1066.9K viewsCompletedAdded to Library 2.1K Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Transmigrasi Menjadi Milik Sang Duke Posesif

Kaelen membutuhkan kepastian visual bahwa istrinya fokus padanya, dan sketsa-sketsa ini adalah bukti nyata yang paling valid bagi egonya yang haus akan pengakuan jiwa. Setengah jam berlalu dalam keheningan yang intim. Thalassa menyelesaikan guratan terakhir pada sketsa rambut Kaelen yang sedikit berantakan karena angin malam. Ia meniup sisa bubuk arang di atas kertas sebelum memperlihatkan hasilnya pada Kaelen.
101.4K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Digerebek di Toilet Masjid

Digerebek di Toilet Masjid

kepo Rina sambil berjalan mendekat ke arah sang suami, lalu mengambil pouch skincare di dalam tas besar. Perempuan itu sudah jauh-jauh hari menyiapkan tas persalinan, isinya lengkap dan sesuai kebutuhan. "Emm, itu Neng. Hantu sandekala," jawab Malik asal, karena mengingat hantu legendaris Sunda yang biasa digunakan untuk menakuti anak-anak kala maghrib tiba. "Sandekala mah gak ada wujudnya atuh, sereman juga pelakor, Kang." Rina berkata sembari membubuhkan pelembab di wajah.
102.9K viewsOngoingAdded to Library 92 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
The Second Season

The Second Season

Rupanya Tiran itu Tiara, yang setiap hari lebih dari sepuluh kali mereka bisa selfie bareng. “Dasar penghiatan! Gue kutuk lo berdua jadi duit!” Sisca menutupnya dengan napas tersegal setelah mengatakan uneg-unegnya. “AMPUN, MAK!” Dengan wajah memelas Tiara dan Ilham begitu kompak seperti anak kucing. Bayu yang melihat drama Malin Kundang dadakan ini hanya memejamkan mata mencoba menahan rasa malu karena mereka sudah menjadi pusat perhatian saat ini.
106.5K viewsOngoingAdded to Library 167 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
KAKAK, I LOVE YOU

KAKAK, I LOVE YOU

Arinda yang menggambarnya? Sketsa itu tidak menggambarkan wajahnya secara menyeluruh melainkan hanya dua pasang mata beserta alis, hidung dan bibir. Hanya empat bagian wajah tersebut tapi sangat jelas menggambarkan bahwa itu adalah wajahnya. Elang tersenyum melihatnya. Ternyata Arinda sangat berbakat dalam hal gambar-menggambar. 'Happy Birthday, Kak ...' Ucapan ulang tahun dengan bahasa Inggris tersebut tertulis di bagian kiri bawah sketsa sedangkan di bagian kanan bawah terdapat coretan menyerupai tanda tangan Arinda.
1011.1K viewsCompletedAdded to Library 412 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Cinta Perlahan Sang Pengacara

Cinta Perlahan Sang Pengacara

“Image kamu cocok dengan kafe kami, ini bukan tempat biasa. Bagi aku dan Mba Mala, Studio sudah seperti taman bermain untuk membangun karya seni.” Shea meringis. “Tapi ya sudah, aku nggak akan memaksa, besok kamu ada kelas?” Obrolan mereka berlanjut ke basa-basi mengenai perkuliahan. Begitu panggilan terputus jam dinding sudah menunjukkan pukul sebelas malam. Shea duduk berselonjor di kepala ranjang, jemarinya dengan cepat membentuk garis-garis di buku sketch. Dan ketika dia sadar, Shea sudah menggambar pasangan pengantin di atas pelaminan.
1014.8K viewsCompletedAdded to Library 413 Times as sketsa malin kundang
Show Reviews (18)
Read
+Library
Lestia
sebenarnya walaupun Author bikin cerita chef galak itu mantan pacarku dengan pov chef Gun tetap aku baca Thor. Dulu berharap ada pov dari Gun waktu beberapa bab tapi keburu tamat. sampai sekarang masih kebayang-bayang chef Gun sama Paramitha
Icank Hanafi
slalu bagus tiap bikin cerita alurnya simpel ga bertele2 ga diulang2, tiap bab slalu ada kejutan klo bs kasih bintang 100 gw kasih deh thor yg blom baca wajib baca, nyesel ga baca.. next baca kisah hiro n naga
Read All Reviews
AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

“Tentu.” Rina tersenyum. “Aku selalu tahu, kamu akan kembali ke sana.” Mereka terdiam sejenak. Suasana kedai ramai dengan suara mahasiswa. “Kamu ingat proyek rumah impianmu?” tanya Rina. Kalia membuka tas dan mengeluarkan sketsa. “Aku baru menemukannya lagi.” Rina melihat gambar itu. “Ini bagus sekali.”
103.8K viewsCompletedAdded to Library 94 Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Nikah Pengganti: Suamiku Adalah Kuadriliuner

Sinta langsung melihat ke arah yang dimaksud oleh Vera. Lukisan itu cukup besar dan mendominasi sebagian besar dinding. Teknik lukisannya agak abstrak. Lukisan itu seperti menggambarkan sebuah hutan. Lalu di sana terdapat seekor kunang-kunang yang mengepakkan sayapnya seolah-olah kunang-kunang itu benar-benar hidup. Sinta lantas melihat tanda tangannya. Pelukisnya ternyata sangat terkenal di Selat Malaka.
1033.1K viewsCompletedAdded to Library 1.3K Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
Surga Semalam

Surga Semalam

Logan mencubit alisnya Selina, "Umurmu berapa—lima belas? Rowan-mu itu kedengarannya mencurigakan." Selina hampir tersedak. "..." Kenapa dia tidak cemburu kalau ada yang mengaku suka padanya? Kenapa dia fokus pada niat pria itu? Tepat saat dia hendak membantah, beberapa lembar kertas diletakkan di tangannya. Dia menunduk—dan membeku. Itu sketsa desain. Semuanya draf cincin kawin. Totalnya sepuluh pasang. Masing-masing dengan estetika berbeda.
1052.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as sketsa malin kundang
Read
+Library
PREV
1
...
345678
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status