Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Mati Untuk Hidup

Mati Untuk Hidup

Ketika aku berjuang melawan rasa sakit di ranjang rumah sakit, Satria masih ragu apakah akan memberikan pompa pereda nyeri seharga 2 juta lebih padaku. Ibu mertuaku menghalangi pandangan perawat sambil menggelengkan kepala ke arah Satria. Akhirnya, dia mengabaikan penderitaanku demi menghemat 2 juta. Pandanganku mulai kabur, tetapi seluruh tubuhku seolah-olah berteriak.
7.9K viewsCompletedAdded to Library 205 Times as sketsa mata
Read
+Library
Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Mata Biru | Jejak Albino Yang Tertinggal

Ia menentang sepatu kets putihnya, melangkah santai menuruni anak tangga menuju lantai bawah. Di ruang tamu, Setya duduk bersandar di sofa. Tangan dan matanya nampak asyik di layar tab-nya, sepertinya lelaki itu tengah menggambar. Yang Yuzha tahu, Setya saat ini sedang menggarap komik baru terusan dari komik Edelweis yang sempat booming beberapa tahun lalu. Tak hanya Setya, di sana juga ada Mama Ratu yang tengah tenggelam dalam tontonan televisi di depannya.
101.5K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as sketsa mata
Read
+Library
Air Mata Suami dan Mertuaku

Air Mata Suami dan Mertuaku

Api cemburu makin berkobar-kobar dalam dadanya. "Aku terserah gimana Mama saja, Ma," ucapnya kemudian. "Aku sudah capek menghadapinya," ucap Ammar, membuat tangis Alena semakin kencang. "Tante, aku mohon belas kasihan dari Tante. Kania, tolong bantu Mbak, Kania, huhuhu ...." Alena merubuhkan bobot tubuhnya di lantai.
5.713.4K viewsOngoingAdded to Library 467 Times as sketsa mata
Read
+Library
Air Mata Diandra

Air Mata Diandra

sinis mama. Sakit... sakit sekali seluruh tubuh yang Diandra rasakan. Akhirnya dia pingsan. ****
103.6K viewsOngoingAdded to Library 141 Times as sketsa mata
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Tiba di jembata kecil, seorang nenek duduk dibawah seng sebagai atapnya dengan beberapa lukisan yang kanvasnya berbentuk persegi empat. “ Ini namanya Damar Kurung, Nyimas ” “ wah, aku pertama kali melihatnya ! ” Nyimas menjawab dengan mata berbinar. Nenek itu tersenyum ramah menyambut Arka dan Nyimas. Dia sedikit berdiri dengan merapikan dagangannya. “ mbah, aku mau beli damar kurung yang belum dilukis. Ada tidak ? ” tanya Arka “ oh ada nak, sampeyan mau beli berapa ? ”
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 69 Times as sketsa mata
Read
+Library
ME AND PRINCE

ME AND PRINCE

Ethan bertanya sambil memperhatikan potongan kayunya. Mato memberi contoh dengan mengangkat potongan kayu miliknya sendiri untuk dia pandangi dari beberapa sisi. "Bayangkan apa yang ingin kau lihat." Ethan mengikuti, menerawang beberapa bentuk bayangan dari potongan kayunya yang masih abstrak sampai dia harus memicingkan sebelah mata untuk benar-benar bisa menentukan fokus. "Apa yang kau lihat?" "Kepala kuda!"
9.9980.5K viewsCompletedAdded to Library 39.2K Times as sketsa mata
Show Reviews (109)
Read
+Library
Spilledout
Cerita yg halunya ga nanggung2. Kalimat yg mnggambarkan karakter, fisik, kekayaan sangat hiperbola. Alur di cerita awal2 enak utk dibaca saat2 gabut. Tapi makin ke bawah keknya authornya makin stress manuver ide ceritanya sendiri sampe di titik kyk sinetron indosiar, bisa terbang, hilang mati hidup
Caroline Things
1 bab skrg terbagi 2 cerita.. mohon utk tdk dipadukan antar 2 cerita di dlm 1 bab thor krna sbg pembaca hnya demi utk membaca cerita jacob dan harumi hrs juga mengeluarkan koin utk membaca crta yg blm aku suka baca.. jadinya spt mengeluarkan koin 2 kali lipat hnya utk membaca 1 cerita..
Read All Reviews
Mama Muda

Mama Muda

Teman yang harusnya ikut bersuka cita karena Elang dapat mama baru, ada mama tempat berbagi keluh kesah, tapi Aldo malah kepo soal seperti apa rupa mama barunya. Mana Elang tidak 'sreg' dengan wanita itu. "Berisik banget lo, Do." Elang mengetik pesan balasan dengan jemari yang menekan kesal layar keyboard ponselnya, seolah ponsel itu ialah Aldo. Setelah memastikan ponselnya di non aktifkan, Elang menutup kepalanya dengan bantal masih pada posisi menelungkup, kepalanya di ujung ranjang.
1023.3K viewsCompletedAdded to Library 813 Times as sketsa mata
Read
+Library
My Pain Killer

My Pain Killer

Tatapan Ares mengunci, menimbulkan gelenyar halus di dada, yang selalu kutahan. Andai kamu tau, Res. Buku sketsaku hanya dipenuhi sketsa wajahmu, ungkapku dalam hati. "Sketsa yang kamu bikin waktu pameran kebudayaan dulu, masih gue simpan," katanya, dengan senyum yang tidak biasa, menghias bibir. Menambah debaran yang semakin menguat dalam rongga dadaku. "Males, ah! Gambar gue jelek," tolakku.
1013.5K viewsCompletedAdded to Library 404 Times as sketsa mata
Read
+Library
Sketsa Hujan

Sketsa Hujan

"Sneak peek untuk pameran 'Jejak yang Tertinggal'. Karya terbaru dari Aksara Sendja Nirmala: 'Sketsa Hujan dan Jejak Kehilangan'. Elang menatap detail sketsa itu. Sebuah kursi kosong di bandara dengan latar hujan abu-abu di baliknya. Elang merasa dadanya sakit. Goresan tangan Aksara tampak seperti visualisasi atas luka dan kehilangan yang nyata. Ia merasa bersalah karena membiarkan jarak membentanf luas di antara perasaan mereka. Elang kembali bimbang.
103.5K viewsOngoingAdded to Library 122 Times as sketsa mata
Read
+Library
Mata Elang

Mata Elang

timpal Anthony, dia melihat di belakang Vanya ada permainan capit yang hadiahnya boneka lucu-lucu. “Sudah yuks!! Kita keluar dari sini!!” ajak Vanya. “Echh tunggu!!! Ada satu permainan yang kita belum mainkan!!” seru Anthony. “Mainan apa?” Vanya bertanya sambil menoleh ke belakang ketika Anthony menunjuk permainan capit. “Ohh!! Capit ya!! Hehe maaf, aku tidak suka boneka. Apa kita bisa skip saja?” ungkap Vanya berterus terang.
108.1K viewsCompletedAdded to Library 162 Times as sketsa mata
Read
+Library
PREV
1234567
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status