Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Air Mata Kerinduan

Air Mata Kerinduan

Memikirkan apa yang akan dilakukan pria ini selanjutnya membuatku merasa sangat aneh. “Kak, kamu nggak lagi bercanda? Bagaimana bisa memijat laktasi tanpa menyentuh?” Merasakan penolakan keras dariku, Jeff menggaruk kepalanya dengan canggung. “Haruskah dengan menyentuh? Nggak ada cara lain?” Lubuk hati terdalamku menolak dan masih ingin berjuang. Namun, Jeff menunjuk ke arah bayi di ranjang bayi dan berkata,
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Tawanan Cinta Sang Penguasa

Tawanan Cinta Sang Penguasa

tuduh Marco, suaranya penuh kemenangan, seperti baru saja menjatuhkan kartu truf di meja judi. Matthias memutar mata, wajahnya memerah. “Itu namanya studi biologis. Aku bahkan sempat buat catatan.” Hiriety tertawa kecil. “Catatan? Seperti… skema posisi bayi dan jalur keluar?” “Lengkap dengan warna spidol dan highlight berdasarkan tahap kontraksi,” jawab Matthias tanpa ragu. “Selena bilang itu agak berlebihan. Aku kira itu dukungan moral.”
1014.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 592 kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Air mata yang Kutumpahkan

Air mata yang Kutumpahkan

Sakit sekali. "Jangan pikir air matamu bisa secara ajaib bisa mengubah apapun yang kamu benci." Rasya menangkap kedua pergelangan tangan Keira yang tak henti-henti memukulinya. Membawa kepala mungil penuh air mata itu ke dadanya. Memeluknya erat dalam dekapan menenangkan.
1091.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Jodoh Malaikat Pelindung

Jodoh Malaikat Pelindung

mata Sasa berbinar, kali ini ia sempatkan menatap wajah suaminya. "Boleh aja," balas Badai tanpa keraguan. "Yash!" Sasa tertawa puas, "makan tuh para hatters-ku!" sumpah serapahnya, begitu bahagia. Lantas dipeluknya lengan kanan Badai erat, penuh rasa syukur. *** -I'm coming home, I'm coming home, tell the world I'm coming home. Let the rain wash away all the pain of yesterday, I know my kingdom awaits and they've forgiven my mistakes- "Skylar Grey_Coming Home"
103.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 114 kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

Salah Bicara, Pak Bos Jadi Tergoda

‘Pak Damian mau modus apalagi sih? ​Ia berdiri tepat di samping meja Damian, menyodorkan layar tabletnya dengan tangan yang sedikit gemetar. "Ini, Pak... Saya baru bikin sketsa kasar buat tema 'Serenade of Night'. Konsepnya perpaduan antara batu safir gelap sama lekukan emas putih yang melambangkan keindahan malam yang tenang tapi misterius. Gimana menurut Bapak? Udah masuk kriteria belum—" ​Sreeet.
1043.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Sketsa

Sketsa

Gavin meraih buku sketsa Naya, lalu mengangkatnya tinggi-tinggi sembari mengamati lekuk wajah Gerald. "Hei, kembalikan!!" Laki-laki itu semakin mengulurkan tangannya ke atas untuk mencegah Naya merebut kembali buku sketsanya. Di lihat dari manapun sketsa ini memang mirip dengan dirinya. Hanya warna mata nya saja yang beda. "Jangan bilang selama ini kau suka padaku? Aku tidak menyangka ini.." Gavin menatap horor wajah Gerald yang ada pada buku sketsa gadis itu.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 95 kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Air Mata Maduku

Air Mata Maduku

Matanya berkabut. "Jangan lama-lama, Mas tunggu di sini!" lirihnya dengan napas yang masih memburu. Gegas aku ke kamar mandi. Perutku terasa sangat sakit. Entah kenapa rasanya semakin sakit. Astaga! Ternyata aku datang bulan. Aku tersenyum senang mengingat wajah Mas Dewa yang masih menungguku di dalam.
9.6290.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 9.3K kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Cinta Sekolah Menengah Pertama

Cinta Sekolah Menengah Pertama

Pak “Lo yakin mau dengerin musik ginian?” tanya Sandra. “Ini keras banget lho.” Matari mengangguk dengan yakin sambil memakan buah apelnya dengan santai. Sandra menarik napas, kemudian pandangannya beralih pada pita kaset yang tampak rusak di salah satu sudut rak buku Matari. Sandra mendekatinya, dan ternyata itu adalah kaset Element dari Davi.
1015.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 334 kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Penyesalan Terbesar Hendra Setelah Kematian Sisca

Pria tua itu mempertimbangkan beberapa saat. Sisca menuangkan segelas air untuk pria tua sambil berkata, "Mohon maaf, dengan Tuan siapa?" "Namaku Matthew. Namamu siapa?" Sisca merapikan papan nama di depan dadanya sambil berkata, "Nama saya Sisca." Tuan Matthew melihat papan namanya sambil menganggukkan kepala berkata, "Namamu Sisca, ya. Kalau begitu Sisca, mari kita tanda tangan kontrak."
9.3281.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai sketsa mata
Tampilkan Ulasan (103)
Baca
+Pustaka
Rich 77
hai pembaca setia, yuk baca novel berkisah seorang dewa perang yang mendapati istri yang sangat dia cintai berselingkuh dengan pria lain di hari ulang tahun ke tiga pernikahan mereka. simak kisahnya di novel "Sang Menantu Terkuat"
Indri Priyani
Aq dah selesai baca pe bab terakhir 761 semoga update nya lg dak lama y thor. Semangat nggeh nulisnya sehat² sll. Overall bagus,notenya sering salah nulis nama dan ada beberapa chat yg bikin ambigu...
Baca Semua Ulasan
Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Mata Ajaib Pembaca Pikiran

Riko dan Jejen memegang tanganku dengan kuat, tak memberi ruang untuk melawan. "Matamu bagus sekali. Satu biru, satu hijau. Seperti mata kucing. Atau jangan-jangan kamu keturunan alien?" Bobi melontarkan ledekan, tawanya menggelora di udara. Tiba-tiba, ia menengadahkanku, jari-jarinya menahan kelopak mataku agar tak bisa terpejam. "Mari kita lihat apa yang terjadi kalau mata seperti ini diberi sinar matahari!" serunya, dan aku terpaksa menatap matahari yang begitu menyilaukan. Air mata mulai mengalir dari sudut mataku, kepalaku terasa berputar, dan rasa pedih menjalar. Aku memberontak, tetapi Riko dan Jejen menahan tubuhku, tawa mereka menggelegar di sekelilingku.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai sketsa mata
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status