Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Berbagi Luka

Berbagi Luka

Sara tak bisa membayangkan hal itu untuk terjadi padanya, hingga alisnya mengerut ngeri. "Ahahaha, gak bakal sesakit itu, kok. Salep ini dingin waktu kena ke kulit yang kebakar gini. Tenang aja..." ucap Leon dengan kekehan kecilnya. Setelahnya, Leon segera mengoleskan salep itu pada kulit kemerahan Sara. Untuk itu, saat dimana salep itu bertabrakan dengan kulitnya, alis Sara perlahan hilang kerutannya. Benar kata Leon, rasanya dingin, dan meski ada sensasi perih, namun rasanya tak seburuk tanpa salep.
3.3K viewsOngoingAdded to Library 85 Times as skin luo yi epic
Read
+Library
ELLIA

ELLIA

Ellia oh Ellia, bahkan kuda nil pun dirayunya saat mereka tak mau membuka mulut mereka. “Hai, Lilo, Loli, Jesy, Bon, Bery, Sonya. Apa kabar?” Tanya Ellia pada enam kuda nil sebelum menyemprotkan air ke tubuh mereka. Tak diduga, serentak keenam kuda nil membuka mulut lebar-lebar. Mereka pun mengangguk-angguk bahagia sambil mengedipkan-ngedipkan mata.
3.9K viewsOngoingAdded to Library 102 Times as skin luo yi epic
Read
+Library
Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tak Terkalahkan Sejak Lahir

Tidak ada yang berani bicara sepatah kata pun! "Heh..." Lin Yang menggelengkan kepala. Ia memadatkan Cahaya Bulan Ungu-Emas yang memenuhi langit menjadi bentuk kristal es, lalu melemparkannya kepada Lin Jiuyue: "Ini, produk perawatan kulit untukmu." "Ah!?" Lin Jiuyue bengong. "P-Produk perawatan kulit!?" "Memangnya apa lagi? Kau tidak berpikir aku membawamu ke sini hanya demi barang kecil ini, kan?" Lin Yang tersenyum tipis.
2.1K viewsOngoingAdded to Library 78 Times as skin luo yi epic
Read
+Library
Melawan Takdir Langit 2

Melawan Takdir Langit 2

Lin Tian tidak menjelaskan banyak kepadanya, dan melemparkan sebuah Pil kepadanya, "Itu adalah Pil Yipin tingkat ketiga yang juga sangat langka, dan sangat cocok untuk menyembuhkan semua luka di tubuhmu." Jin Yang tidak mengatakan apa-apa lagi, setelah semua yang dia lihat, dia segera duduk di tanah dan melemparkan Pil pemberian Lin Tian kedalam mulutnya. Setelah semuanya selesai, Lin Tian kembali melihat ke arah Liu Changyan, dan berkata, "Ada pertanyaan yang ingin aku ajukan padamu, dan aku harap kamu akan menjawabnya tanpa di tutupi."
9.642.6K viewsOngoingAdded to Library 1.2K Times as skin luo yi epic
Show Reviews (30)
Read
+Library
Sape Piye
bang..kapan update ny??jgn kecewakan peminat novel mu bang...mgkin dugaan yg kamu hadapi berat tapi bykkan bersabar bang..insyaAllah nati byk kebaikan yg kamu dapat bang..teruskan update bang walau 1 bab 1 hari bang..tetap semangat bang...ak tetap tggu update ny bang..gemku semua tuk novel mu bang!!
Djisamsoe
Untuk pembaca setia dan merasa cerita ini harus terus berjalan, tolong bantuan share dan votenya, agar author tetap semangat untuk bekerja. Karena beberapa musibah yang terjadi baru-baru ini, author tampak sedikit kurang bersemangat..... 🥲🥲
Read All Reviews
FIORE

FIORE

Max bertanya dan tatapannya fokus dengan apa yang tengah ia kerjakan. Aria memejamkan kedua matanya, mencoba mengingat setiap detail. “Tidak seperti obat lainnya.” katanya. “Yang Iris buat, obat tersebut hampir tidak berbau dan tidak lengket. Padahal ketika aku melihat Iris membuatnya, semua bahannya biasa saja.” Max tersenyum. “Aku rasa ini memang sudah bakatnya,” katanya. •••
105.0K viewsOngoingAdded to Library 109 Times as skin luo yi epic
Read
+Library
Kembalinya Sang Dewa Pedang Tanpa Tanding

Kembalinya Sang Dewa Pedang Tanpa Tanding

suara rekan wanita Hong Yue menimpal. Luo Xiang menaikan salah satu alisnya, dengan cepat ia menatap rekan Yue dengan tajam. "Apa kau ingin bertaruh denganku?" tanya tenang Luo Xiang. Senyum kemenangan terlihat diwajah rekan Hong Yue. Tanpa memperdulikannya, ia memperlihatkan lengannya yang telah terinfeksi wabah. Terlihat dari dalam kulit muncul seperti akar pohon.
9.9238.4K viewsCompletedAdded to Library 5.2K Times as skin luo yi epic
Read
+Library
Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

Yang Mulia, Berhentilah Mengejarku!

ucap Wang Xuemin dengan menunjuk pada dua orang yang sedang berjalan menuju ke gazebo. Lian Wei memanggil Tabib Luo, segera ia memberikan Serbuk Kulit Baja pada Tabib Luo, tanpa sepengetahuan mereka semua. Serbuk Kulit Baja adalah bubuk yang membuat orang menyentuhnya memiliki kapalan di kulitnya. “Ini bubuk apa?” “Campurkan ini ke dalam salep luka mereka.” Setelah memberikan racikannya itu segera Tabib Luo menghampiri kedua orang itu, ia memberikan mereka salep lukanya. Setelahnya mereka segera pergi dan mengambil hukumannya.
1010.3K viewsOngoingAdded to Library 319 Times as skin luo yi epic
Read
+Library
Legenda Siluman Ular Wei Lichun

Legenda Siluman Ular Wei Lichun

bertindak bagai racun yang perlahan merembes ke dalam ego kelaki-lakian sang Kaisar. Long Yan menatap Lichun lama, mencoba mencari tanda-tanda kebohongan di wajah pucat gadis itu. Namun, ilusi seribu tahun milik siluman ular putih terlalu sempurna untuk ditembus oleh mata manusia. Di mata Kaisar, Han Lichun hanyalah selembar kertas putih tak berdaya yang bisa dia bentuk sesuka hati—seorang putri jenderal tanpa taring yang bisa digunakan untuk meredam faksi Utara tanpa perlu khawatir akan adanya pengkhianatan dari dalam.
253 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as skin luo yi epic
Read
+Library
PREV
123
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status