BELENGGU DENDAM SUAMI KEJAM
Kei mencebik, mengusap pipinya yang beberapa kali mendapat tusukan pelan.
"Jadi benar kamu di sini? Astaga, a-aku tidak mimpi. Kamu butuh sesuatu? Atau kamu menungguku?"
Kei menunduk, lalu kembali menatap Arka, "Aku tidak bisa tidur, Mas. Emmm aku juga aneh, tiba-tiba aku ingin ke kamar ini," jelas Kei.
Arka semakin lebar tersenyum, dua mata yang sebelumnya tampak sayu kini berbinar, "Tidur lah di sini, kalau kamu keberatan kita tidur di satu ranjang, aku akan tidur di sofa sana."
Bab Populer