Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Cinta di Ranjang Jenderal

Cinta di Ranjang Jenderal

Tidur, tidurlah burung kecil Di bawah pohon rindang Berselimut angin sejuk Disenandungkan padang rumput Tidur, tidurlah burung kecil Langit biru terbentang luas Pertualangan esok akan hebat Terbang, terbanglah dengan bebas Senandung lagunya telah berakhir, Navila merasa sang jenderal telah tertidur. Tiba-tiba sang jenderal membuka matanya. Dia bertanya, “Lagu apa itu?” Navila tak tahu judulnya, ia hanya mengingat lirik itu dari ibunya yang bernyanyi. “Ibu selalu menyanyikannya saat aku bermimpi buruk.”
105.9K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

Hanya Rumahku Yang Selalu Dilewati

“Iya. Aku tidur di kamar ya, gordennya aku buka kok, biar kalau Mas kenapa-napa aku bisa langsung lihat. Berdoa dulu, Mas.” Seperti biasa, aku bangun jam tiga pagi untuk menyiapkan dagangan suamiku. Aku membungkus seperempat kilo wortel dalam plastik yang semalam belum sempat terselesaikan. Hingga ketika sudah dapat kira-kira sepuluh bungkus wortel, aku berhenti dulu untuk melihat keadaan Mas Bambang yang semalam sempat mengeluh punggungnya berat. Alhamdulillah, dia tidur nyenyak. Tiba-tiba aku mendengar suara mesin mobil dinyalakan dari arah rumah Citra. Juga suara Uwak Murni dan Citra yang sedang berbicara. Sepertinya Uwak akan segera pulang.
3.6K viewsCompletedAdded to Library 75 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
Di Bawah Langit Senja

Di Bawah Langit Senja

Pernah kita lalui semua, jerit tangis, canda tawa Kini hanya untaian kata, hanya itulah yang aku punya Tidurlah, selamat malam, lupakan sajalah aku Mimpilah dalam tidurmu bersama bintang -Drive, “Bersama bintang” Matahari hampir tenggelam ketika Carine dan Ulfa keluar dari taman Maerakaca,
106.1K viewsOngoingAdded to Library 121 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
ELLIA

ELLIA

Anonim.inaalaiaelianael
“Kriiinggg... krriinnggg... krrinnngggg...! Ellia Ellia Ellia oh Ellia... bangun bangun bangun oh Ellia... ayo cepat bangun hei Ellia... menarilah bersama kami... berdansalah bersama kami... ow ow ow ow... Ellia Ellia Ellia oh Ellia... bangun bangun bangun oh Ellia... ayo lekas bangun, bernyanyilah bersama kami... berdansalah bersama kami... menyambut hari Indah... menyapa embun pagi.... sebelum hilang dilahap mentari pagi... menyapa langit biru... sebelum dirundung serakan awan... menyapa semua yang kau lalui... sepanjang hari... hingga datang malam membenamkan lelahmu.... dalam tidur lelapmu... Ellia Ellia Ellia oh Ellia... cepatlah bangun cepatlah bangun... sapalah permulaan harimu... ma
4.1K viewsOngoingAdded to Library 131 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
Kemelut Cinta Clara

Kemelut Cinta Clara

Meski tidak seratus persen percayanya. "Mbak, aku sangat mengantuk dan ingin tidur segera nih," ucap Clara sambil menguap. "Istirahatlah sana! Tidur yang lelap agar obat bisa meresap dengan baik dan proses penyembuhan berjalan dengan cepat." Lira berkata sambil menggandeng Clara menuju kamar sang adik. Ditungguinya Clara hingga terpejam saat sudah berbaring di tempat tidurnya.
9.54.0K viewsOngoingAdded to Library 152 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
MISTERI TUSUK KONDE

MISTERI TUSUK KONDE

"Apa lagunya Lingsir Wengi?" "Iya, Nay. Pokoknya semua liriknya bahasa jawa. Lagunya bikin merinding kalau didengerin." "Lalu?" "Tante bangunin Rahma yang sudah beberapa hari ini dia enggak berani tidur sendiri karena dia lebih sering melihat sekelebat bayangan. Terus kita berdua keluar kamar. Pas pintu kamar terbuka rasanya semua bulu kuduk Tante merinding. Kayak aura di dalam kamar dan di luar kamar itu beda, Nay."
1025.5K viewsOngoingAdded to Library 510 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
cinta yang terpisah

cinta yang terpisah

Suara-suara itu bukan bahasa yang mereka kenal, melainkan serangkaian nada rendah yang berulang-ulang, seolah-olah itu adalah sebuah mantra. Lila tiba-tiba terdiam, matanya melebar. Ia mengenali nada itu. Itu adalah variasi dari lagu pengantar tidur yang sama yang ibunya senandungkan—yang mereka gunakan untuk menonaktifkan malware Adnan. Tapi kali ini, nadanya lebih gelap, lebih menyeramkan, seperti kebalikan dari melodi yang menenangkan. "Ini... ini adalah frekuensi yang sama," bisik Lila, suaranya gemetar. "Tapi ini versi gelapnya. Ibuku... ibuku mungkin pernah mendengar ini."
916 viewsOngoingAdded to Library 19 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
Istri Nakal Mas Petani

Istri Nakal Mas Petani

“Bu …! Lis mau tidur lagi. Masih ngantuk. Jangan ada yang ganggu. Ketuk-ketuk kamar atau apa pun itu. Sulis enggak akan buka pintu.” “Erizal dan keluarganya bisa datang sore!” Pak Anwar kembali berteriak. Sully membalas teriakan ayahnya dengan menyanyikan sebuah lagu rap keras-keras. “Sudah tinggalkan. Tinggalkan saja semua persoalan waktu kita sejenak, ‘tuk membebaskan pikiran. Dan biarkan. Biarkan terbang tinggi sampai melayang jauh menembus awan.” (Lirik lagu Bebas – Iwa K)
10820.4K viewsCompletedAdded to Library 26.3K Times as sleepwalking lirik
Show Reviews (334)
Read
+Library
evvimn
entah berapa ratus ribu rupiah yang saya habiskan untuk membeli koin untuk membaca buku ini... Tapi semua itu worthed, bukunya bagus banget... saya bisa nangis, tertawa, senyum senyum sendiri ketika membaca buku ini....
Maxime & Reina 🩵
Aku baca bulan september 2024. Gak sengaja baca ternyata se keren itu, semenyentuh itu, sosok wira dan sulis bner bner luar biasa. Makasih kak atas karya nya.. Semoga ngga hilang kalo mau baca lagi.. 🩵🩵............
Read All Reviews
Lie of Life

Lie of Life

Ia menyetel musik bergenre slow pop di mobil Niadan menikmati liriknya. Nia pasti sedang sedih sekali hari ini. Meski Salim tidak tahu apa penyebabnya, tetapi hal itu sangat membuatnya mengkhawatirkan gadis itu. Di sebelahnya, Nia sedang tertidur pulas setelah mungkin tidak tidur semalaman.
2.2K viewsOngoingAdded to Library 58 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
REINKARNASI SANG PUTRA SURGAWI

REINKARNASI SANG PUTRA SURGAWI

Tangannya mencengkeram lututnya sendiri, menahan gelombang nyeri yang datang perlahan. Malam itu berjalan lambat. Sangat lambat. Seira tertidur lelap. Sesekali bergumam pelan dalam tidurnya— “Brengsek… Lucan…” “Pergi…” Kata-kata itu lirih. Namun cukup untuk membuat Lucan terdiam lebih lama. Ia hanya menunduk. Mendengarnya. Menahannya. Tanpa menjawab. Hingga akhirnya, kelelahan dan rasa sakit itu memaksanya menyerah.
10657 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as sleepwalking lirik
Read
+Library
PREV
123456
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status