Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

DEVIL QUEEN: Journey as Villainess's Subordinate

Setelah seorang psikopat berwujud pangeran, kini aku malah hadapin sekumpulan dedemit. “Obrolan kalian kayaknya seru. Kami boleh ikut gabung?” Malam ini, Sara tampil cemerlang dengan aksen kekuningan cerahnya yang menyatu kontras dengan kondisi remang seperti sekarang. Gaunnya merupakan kain bagus dengan dada berhias rumbai yang warnanya gradasi keputihan. “Nona Livingsowrth, Nona Carrington, Tuan Livingsworth. Nikmati malam anda.”
6.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 228 kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
Demon King

Demon King

Mau tak mau dia kembali berbaring sembari mengingat-ingat semua yang telah terjadi sebelum dirinya tak sadarkan diri. "Yang Mulia?" Lembut suara seseorang memutus angan-angan Devon. Pria bermata hijau cerah itu menoleh ke samping. Dilihatnya sesosok wanita yang tampak begitu cantik, mengenakan jumpsuit berwarna putih. "Anda sudah sadar?" Wanita itu menekan sebuah benda yang mirip dengan jam tangan. Benda itu melingkar di pergelangan tangan kiri wanita yang tak lain adalah Bellatrix. Sesaat kemudian, bagian atas tabung terbuka perlahan.
9.78.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 291 kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
The Tales of Deer's Princess

The Tales of Deer's Princess

Butuh sekitar lima detik sebelum Panthea menjawab. Harry menggeser pintu. Melihat ke dalam kediaman adiknya. Tidaklah lagi sama baginya. Posisi pojok baca yang biasa terisi beraneka judul buku, sekarang telah menjadi tempat tidurnya seorang bayi kerajaan. Tempat tidur sebelah kanan di balik pintu besar pun telah berganti dari warna dominan hitam, sekarang telah berganti dengan warna-warna cerah. Sungguh Dalmacio mencintai istrinya. Mungkin ia sudah bertobat daripada menjadi play boy semata yang tidak ada gunanya.
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 146 kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
Whispers of the Lost Princess

Whispers of the Lost Princess

“Pecahnya kunci sudah dekat…” Malam itu, istana Aethoria tenggelam dalam keheningan. Angin membawa aroma segar dari taman kerajaan yang baru saja dipulihkan, tembok-tembok putih berkilauan disinari cahaya bulan. Ayundria tertidur di atas dipan berhias ukiran kuno, wajahnya damai meski tubuhnya masih menyimpan jejak kelelahan setelah duel-demi-duel yang membakar jiwa.
10880 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 26 kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
The Lost Princess

The Lost Princess

tanya Luna seraya mengambil stoples berisi bini wijen dari dalam lemari kayu yang menempel di dinding dapur. “Tentu saja, aku akan memakainya saat festival lentera nanti,” jawab Sean dengan wajah ceria, dia tidak sabar menunggu malam itu tiba, dia akan memakai gaun baru dan klip rambut barunya. “Bagus, kalau begitu saatnya kau membantu Bibi!” “Baiklah, apa yang harus aku lakukan?” “Tolong saring tepungnya!” “Oke. Tapi Bibi, saat di pasar tadi aku melihat beberapa orang yang terlihat seperti prajurit kerajaan, mereka membicarakan soal putri yang hilang.”
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
Princessa (Love and Revenge)

Princessa (Love and Revenge)

Seulas senyum terukir di bibir Damian. "Waalaikumsalam," jawab Bu Farida, "Jadi kamu murid baru pindahan itu?" tanya Bu Farida "Siapa nama kamu? Coba perkenalkan diri kamu kepada teman-temanmu," Cessa mengangguk mengiyakan permintaan gurunya. "Hai, namaku Princessa Cesillia. Kalian boleh memanggilku Cessa," ucap Cessa disambut riuh oleh seisi kelas itu terutama kaum lelaki.
106.0K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 167 kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
FIRST NIGHT WITH THE DEMON

FIRST NIGHT WITH THE DEMON

Riasan tebal dengan pewarna bibir merah bunga mawar. Perlahan aku keluar dari kamar seraya tangan kanan menarik-narik ujung dress. Berharap kainnya bisa memanjang ke bawah. Pram membuat rencana untuk menjebak Andreas. Aku akui tidak bisa sendirian menghadapi keluarga Andreas. Aku harus punya teman dan sekutu. Pram tampak tertegun melihatku. Matanya menjelajah dari kaki sampai ujung kepala. "Wow, kamu terlihat seperti gadis-gadis Spanyol."
1035.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.3K kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
Penyihir Serigala

Penyihir Serigala

Seorang gadis cantik bersurai panjang memasuki sebuah ruangan. Ia memakai sebuah mahkota kecil di kepala, menandakan bahwa ia adalah seorang putri. Dengan langkah anggun, ia melangkah ke dalam ruangan di mana seseorang sedang tertidur.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
The Princess Of Mafia

The Princess Of Mafia

"Akulah malaikat kematianmu!" Oxford, Inggris "Aku masih belum puas. Bolehkah aku menyiksanya kembali?” "Biarkan aku yang melanjutkannya," jawab Alinka dingin. "Arghh. Baiklah, Princess." Xander tampak sedikit kecewa. Charlotte terdiam, merasakan nyeri pada leher dan juga wajahnya. Dia tak bergeming sedikit pun, matanya terus saja mengeluarkan cairan bening, bibirnya terus mengeluarkan isakan.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 60 kali sebagai sleepy princess in a demon castle
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status