Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Seuntai Janji

Seuntai Janji

64 *Grup EMERALD* Jauhari : Selamat datang, Semua komisaris. Beni : Salam hangat dari London. Faruq : Perkenalkan, saya, Faruq. Manajer marketing EMERALD. Naveen : Dan saya, Naveen. Manajer umum. Bryan : Aku, komisaris juga, ya? Jauhari : Iya, @Pak Bryan. Bryan : Lupa aku. Pokoknya nyetor aja duit ke Varo. Terserah dia mau beliin saham perusahaan mana.
102.9K viewsCompletedAdded to Library 60 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Senandika

Senandika

“Samyang yang kemarin gimana? Pedes?” Shera terkekeh pelan, “Pas yang dimakan berdua sama lo nggak pedes. Besoknya pas dimakan bareng-bareng baru kerasa.” Jevan mengangguk setuju, saat melihat Shera menangis dengan tersedu-tersedu, sensasi pedas yang sebelumnya dapat ia rasakan itu pun hilang entah kemana. “Mungkin karena perasaan lo campur aduk, jadinya nggak kerasa.”
2.5K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Balas Bu sri dengan nada tinggi “ Tunggu, Bu Sri masih nggak tahu namaku tidak ? ” “ Tentu tidak !!! ” Bantah Bu Sri Hasta datang tertatih dengan sawi penuh ditangannya. Wajahnya serius menyeimbangkan sawi-sawi agar tak terjatuh lagi. Dia lalu meletakkan kembali dikarung. Melihat Arka dan Bu Sri mengobrol, Hasta datang menghampiri.
9.82.9K viewsCompletedAdded to Library 61 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
SaDriS

SaDriS

"Trus yang limaratus ribu mana? Ini iii... Syafi'i pun mengambil uang limaratus ribu sadris dan menyimpanya agar dia tidak membuang lagi uang itu untuk roulate.. Syafi'i pun menjelaskan... Jadi gini dris tadi aku pinjam uang ke Huda dan dia ngasih 2,5 juta untuk nutup hutangmu di toko dan aku dapat pinjaman dari temanku satu juta,juga buat nutup hutangmu ditoko,ini kamu ada limaratus ribu jadi total sudah ada 4 juta,jadi kurang satu juta,andai tadi kamu tidak main mungkin sudah lunas sekarang hutangmu di toko..
9.63.0K viewsOngoingAdded to Library 63 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Dendam Sang Tumbal

Dendam Sang Tumbal

Butuh waktu tiga jam untuk membuat menjadi debu, Soleh membantu dengan ilmu yang dia miliki agar tidak ada arwah yang tersesat menggunakan susa tulang tersebut. “Darsima, jangan larut dalam kesedihan. Lihatlah tubuhmu mulai rusak, kau akan meninggalkan kami usai abu Ningsih selesai kita larung ke laut. Apa kau memiliki permintaan terakhir? Akan ku usahakan untuk mengabulkan,” cetus Wunisa. Darsima diam dan menatap sendu semua yang hadir di sana. Tatapan yang sulit dimengerti dan terasa sangat pilu.
102.4K viewsCompletedAdded to Library 89 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Hari-Hari Terakhir Sebelum Bercerai

Hari-Hari Terakhir Sebelum Bercerai

Ucapan Tante Ema menginterupsi ketegangan di antara Figo dan Sora. Seorang pramusaji kemudian meletakkan dua mangkuk sup miso yang masih mengepulkan asap tipis di hadapan mereka. Segelas matcha latte untuk Sora dan black coffee untuk Figo. “Dan ini pesanan spesial dari Tante untuk kalian, seperti yang Tante janjikan waktu itu sama kamu, Sora,” lanjut Tante Emi sambil meletakkan ebi tempura, chawanmushi dan salmon teriyaki dari nampan yang dipegang pramusaji ke meja.
1093.6K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as soredemo tsuma o
Show Reviews (28)
Read
+Library
이다 아프리야니
Pasangan yang bekerja dan punya karir masing2, memang butuh 'energi' lebih untuk memanage pernikahannya, apapun alasan pernikahan itu terjadi, dan anak adalah bagian yg harus 'diberi' perhatian tersendiri diantara waktu dan emosi yg tersisa. Gak pake ada yg pass away ya thor
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman. judulnya "Di antara suamiku dan sahabatnya: Rahasia di balik kehamilanku." Premis: ttg istri yang kesepian karena suami dingin workaholic lalu datang sahabat suami yang pengertian
Read All Reviews
Pasumpahan Tubo

Pasumpahan Tubo

Lalu memanggil Lela ke ruangan dapur rumahnya. "Lela. Apakah suamimu ada musuh?" tanya Tuan Sati. "Tidak ada, Tuan. Kenapa?" jawab lela bingung, ia menatap Tuan Sati dengan saksama. "Sepertinya ada yang aneh dengan Bandaro. Ia seperti orang yang tamakan," Tuan Sati membisikkan kepada Lela. "Apa, Tuan? Ya, Tuhan. Siapa yang tega sekali padanya?" ujar Lela dengan keras karena saking terkejutnya.
104.0K viewsOngoingAdded to Library 146 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
TUAN MUDA YANG MENYAMAR

TUAN MUDA YANG MENYAMAR

Aku pun mengerutkan kening, memikirkan apa yang salah dari pertanyaanku. “Apa sulit Mas? Apa perlu biaya? Saya akan membayar berapa pun untuk bertemu Salsa,” ucapku menyombong. Ya, karena uangku sekarang sangat banyak. Membayar sepuluh sampai seratus juta masih terukur sedikit. “Ehm, maaf Mas ....” “Arjuna. Atau Mas juga bisa panggil Juna.”
107.2K viewsCompletedAdded to Library 289 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Tumbal Bulan Suro

Tumbal Bulan Suro

Entah berapa lama aku tertidur, saat membuka mata hari sudah beranjak sore. Mobil berhenti di depan sebuah rumah gubuk usang yang di kanan kirinya hanya ditumbuhi belukar. Saat melihat sekeliling, aku merasa sangat familiar dengan desa ini. Dasiman lebih dulu keluar dari mobil, lalu membukakan pintu untukku. "Kamu yakin ini tempatnya?" "Iya, Bos. Saya sudah mencari ke sana kemari dan banyak info yang menjelaskan bahwa Ki Kusumo ini begitu sakti. Ia bisa mengobati berbagai macam penyakit."
104.9K viewsCompletedAdded to Library 103 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Obsesi Gila Suamiku

Obsesi Gila Suamiku

Sebuah kalkulasi dingin merayap perlahan di benaknya. "Jadi Damar yang bakal jadi jembatan kita menuju Kenzo." "Bukan cuma jembatan," suara Dito merendah, sarat taktik. "Dia yang bakal kita jadikan eksekutornya." Malhera terdiam sejenak. Istilah itu melukiskan simpul senyum tipis di bibirnya. "Bagus," putusnya tegas. "Kalau begitu, atur pertemuan dengan Damar."
10996 viewsOngoingAdded to Library 21 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status