Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dendam Cinta Zasqia

Dendam Cinta Zasqia

Dan Tiwi hanya membalas dengan memeletkan lidahnya. "Ayo sayang kita turun, dah samoai." Zasqia menatap rumah mewah di depannya, halaman luas di penuhi bermacam tanaman bunga. "Kenapa sayang kamu takut bertemu kedua orang tuaku ya? udah jangan memikirkan itu, yuk ah jangan cemberut gitu, jadi hilang tuh cantiknya." Zasqia menoleh menatap manik mata Surya, dalam hatinya nggak percaya dengan yang Bapak Suganda katakan, bahwa Surya yang membunuh Zasqia.
105.1K viewsOngoingAdded to Library 171 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Ada yang bisa dibantu, Non Mora?" Amora menggaruk alisnya sebentar, lalu setelah itu tersenyum. "Mora mau makan es krim. Tapi, yang rasanya strawberi yang sering dibeli Pak Sam di supermaket depan. Merk-nya harus sama. Jangan beda, ya, Bi Daru. Nanti kalo udah ada, telepon, ya. Biar Mora yang turun ke bawah." "Siap, laksanakan, Non."
109.2K viewsOngoingAdded to Library 302 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Dendam & Obsesi

Dendam & Obsesi

“Ya?” “Sekretaris Czar, aku belum memecatnya.” “Kenapa kau belum memecatnya?” Sekretaris Rei terlihat ragu sebentar sebelum menjawab. “Aku tahu anda mungkin tidak akan menyukai apa yang akan aku katakan, tetapi menurutku kita bisa mencoba untuk menyembuhkan penyakit anda dengan bantuan Czar terlebih dahulu.” Sekretaris Rei berbicara dengan tenang. “Dan aku bisa melihatnya, meskipun anda tidak senang namun feromon anda menjadi lebih baik sekarang.”
10927 viewsOngoingAdded to Library 28 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
ZOE

ZOE

Ujarnya. "Bunga apa itu, Zoe?" tanya Dario. "Carnation, bunga yang melambangkan kesehatan dan umur panjang." jawabku. Sambil menguliti apel di tepi ranjang, Sora kembali berceloteh, "Jangan percaya padanya, mister! Siapa yang mendikte bunga untuk melambangkan sesuatu? Tidak ada. Itu hanya akal-akalannya saja karena akhir-akhir ini ia sedang kasmaran. Cepatlah sembuh Mister, kau harus membuatkanku markas baru karena markas kami kini berubah menjadi taman bunga. Muak aku melihatnya."
106.5K viewsOngoingAdded to Library 155 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Dilamar Tuan Duda

Dilamar Tuan Duda

Ucapannya terpotong tatkala Rain sudah mengasongkan kartu debet kepada seorang kasir. “Aku belum fitting baju-baju itu loh!” “Fitting untuk apa? Emangnya tubuhmu melebihi batas ideal?” Rain melirik pada tubuhnya yang kurus dengan sedikit lekukan. Sea menyadari tatapan yang menggerayangi tubuhnya, lalu segera berbalik membelakangi. Ia mengambil dompet dari tasnya dan merogoh beberapa lembar uang kertas merah.
9.714.6K viewsCompletedAdded to Library 379 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Tes

Tes

Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test Test
1.4K viewsOngoingAdded to Library 55 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Simfoni Temaram Takdir

Simfoni Temaram Takdir

Gambaran aromanya sungguh bervariasi, kadang seperti terasi, kadang seperti tempe kedelai yang sudah expired dan blenyek-blenyek. Jemari Linggom sedang menari-nari seperti penari balet di atas keyboard laptop Lio. Sebagai hacker handal, dia sering merawat jarinya agar tidak kesleo saat melakukan akrobat seperti itu. Lio menyaksikan aksi Linggom sembari menguap. Gerakan Lio tak luput dari mata Randu. Dia pun menatap Kendrik seolah bertanya ‘Apa yang kamu masukin ke botol tadi?’
105.1K viewsCompletedAdded to Library 126 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Dendam Saudara Kembar

Dendam Saudara Kembar

Susanti mencium kedua pipi putrinya sambil berurai air mata. Saat Helea tiba di kediaman Gordon, ia langsung disambut Saras di pintu utama. Wanita tua itu tersenyum sinis kepadanya sambil bertanya seraya mencibir. "Apa kamu bersama pria itu satu malam ini ?" Ucap Saras. "Aku tidak mengerti maksud nyonya" sahut Helea. "Helea, Helea. Kamu itu terlalu kecil untuk menipuku" Saras melangkah mengelilingi Helea sambil memainkan rambut panjang Helea.
103.8K viewsOngoingAdded to Library 86 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
DENDAM IBU TIRI

DENDAM IBU TIRI

Dendam itu nampak begitu jelas terpancar di wajahnya. "Oh, sepertinya perempuan ini mau cari masalah dengan keluargaku. Aku tidak akan diam," batin Oma Siska. Oma pun menghampiri Della dan menariknya keluar. "Ngapain kamu ke sini? Keluar. Pergi kamu dari sini!" hardik Oma Siska. "Siapa sih dia? Papa kenal sama dia?" tekan Arumi. "Aku nggak tahu. Aku nggak kenal sama dia," dalih Taher.
5.58.5K viewsCompletedAdded to Library 186 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

tanya Edy curiga. "Luka dalam Eka bukanlah luka biasa, jadi butuh racun untuk mengeluarkan racun yang berada di dalam tubuhnya. Hanya saja tak sembarangan daun. Karena itu adalah satu-satunya daun yang bisa digunakan," jawab Kumbara apa adanya. "Jelaskan secara rinci bentuk daunnya. Hanya dengan begitu, aku bisa membantu mu menemukan daun itu dalam waktu singkat."
7.56.4K viewsCompletedAdded to Library 222 Times as soredemo tsuma o
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status