Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ajari Aku Bahagia

Ajari Aku Bahagia

Oh, jadi itu namanya. ''Tidak usah, biar Kakak yang pergi. Kamu mau pesan apa?'' ucap pria itu sambil memasukkan sesuatu kedalam saku baju, lalu berdiri dari tempat duduknya. ''Nasi goreng, Kak.'' ''Dan?'' Laki-laki itu diam melihatku, lalu kembali melihat Aisyah. ''Kakak mau pesan apa? Belum pesan, kan? Biar sekalian aja di pesan sama Kak Haziq,'' tanya Aisyah melihatku.
3.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
Pria Alfiyah

Pria Alfiyah

jawab Aini masih menunjukkan wajah kesal. "Ouh, aku sudah tau kok. Congrats ya, sebenarnya aku ingin menjadi kamu, merasakan kebahagiaan. Tapi mengapa kamu cemberut begini? ada masalah dengan Pria? siapa Pria itu? Maaf sebelumnya aku sok tahu, memang aku begini orang nya, hehe. Nama ku Raisya Andini, asal kota dari Bogor Jawa Barat, umur ku 16 tahun, dan sekarang kalau lulus ujian, Aku akan masuk SMA." jelas Raisya panjang lebar, memperkenalkan diri nya tanpa diminta Aini.
103.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 93 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
Istri Sementara Tuan Adam

Istri Sementara Tuan Adam

Sari tampak mengetuk pintu dan berucap dengan pelan, “Assalamualaikum …." Tidak lama kemudian terdengar sahutan dari dalam, “Waalaikumsalam ….” Ketika pintu itu terbuka Bu Asih tampak terkejut melihat siapa yang telah datang ke rumahnya malam-malam. “Sari!” panggil wanita itu dengan senangnya. Sari segera menghambur dalam pelukan Bu Asih sambil memanggil, “Ambu ....” tangisnya seketika kembali pecah.
7.518.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 693 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
DUDA PILIHAN PAPA

DUDA PILIHAN PAPA

Ternyata ada harga yang sangat mahal untuk menjadi seorang istri Ramadhan Al Farizi. Mungkin bi Sri terlalu khawatir dan berpikir terlalu jauh, sudah dua jam kepergian bi Sri tak ada tanda-tanda jika ibu Rukmini dan Kareena ingin melakukan sesuatu pada Ashiqa. Pastinya Ashiqa merasa lega karena dia tidak perlu menghadapi perbuatan tidak menyenangkan dari ibu mertuanya dan iparnya itu. Ashiqa yang merasa agak bosan dengan buku-buku di depannya menelpon sahabatnya Terryn. “Yiiiin … kamu lagi ngapain? Sibuk gak ?” Ashiqa berniat untuk mengajak Terryn jalan-jalan sebentar.
104.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 187 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
Syahadat Cinta

Syahadat Cinta

Ia tahu itu merupakan paket dari Indonesia, paket yang dikirimkan oleh Rania sebagai balasan dari paket sebelumnya yang pernah Ahda kirimkan beberapa bulan lalu. Di dalam bingkisan itu Ahda mendapatkan tasbih berwarna biru laut. Selain tasbih, Ahda juga menemukan surat yang ditulis di atas kertas berwarna putih tanpa hiasan. Secara hati-hati Ahda membaca baris demi baris isi surat tersebut. Assallammualaikum warrahmatuallahi wabarakatu
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 232 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
Setelah Menonton Video

Setelah Menonton Video

Asih tak bisa menghentikan air mata terharunya bisa sampai ada di titik ini. Sebuah kalimat yang membuat air matanya tak bisa berhenti keluar adalah jika kamu menjadi orang baik, baik kepada orang lain, maka kamu pun akan mendapatkan hal yang baik pula. "Mbak Asih cantik sekali. Sebenarnya umur berapa sih?" tanya Eva penasaran. Asih keluar dari kamar pas untuk memperlihatkan pakaian yang ia kenakan. "Saya melahirkan Sri umur delapan belas tahun. Saya umurnya sekarang lima puluh tiga tahun, Mbak."
1013.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 282 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
GANTENG-GANTENG PELIT

GANTENG-GANTENG PELIT

Kini nomer mereka tertera di ponsel satu sama lain. Sri berlari mencari sosok pacarnya dengan hati berbunga-bunga. Pertemuan tak terduga dengan Saka membuatnya makin terhibur hari ini. Tampak dari kejauhan Sri melihat wajah ditekuk Ali. “Kamu dari mana saja sih, Yang!” protes Ali saat Sri datang. “Ya main wahana,” jawab Sri tanpa rasa bersalah. “Sudah enakan badannya?”
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 210 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
Istri Lugu Presdir Dingin

Istri Lugu Presdir Dingin

sahut pria tersebut. "Rp.200.000.000, dia masih ori!" "Deal!" Sandi pun tersenyum sambil melihat Asih yang sudah tidak lagi sadarkan diri. Bibir pria itu tertarik pada masing-masing sudutnya. Karena ini akan lebih menarik tentunya, dimana harga diri seorang Barra jika istrinya di jual seperti ini. "Dia akan sangat agresif nanti," Sandi pun menyeringai licik, karena dia sudah mencampurkan obat perangsang pada minuman Asih dengan dosis yang cukup tinggi.
9.71.6M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 51.6K kali sebagai sri asih 2
Tampilkan Ulasan (268)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
thor siapa sarah..knpa raya bisa ada dirumah dion ngak nyambung..thor udah mulai gila yah ngaco apa..bodoh..bacot gitu..kalu raya ada di rumah dion pasti reza ada knpa dia ngak ada lagian dion tahu nia trauma sama reza kenpa ada raya ngk masuk akal..bahasnya ngak nyambung kayak diubah tapi reza mana
Ora Weroh
ceritanya bagus. tp bab 123 dionnya yg sebagai laki" gk tegas dan gk peduli sma sekali hanya karna istri pertamanya datang malah melupakan istri ke2 bahkan dsaat dia memberi kabar kehamilannya.padahal nia yg telah mmberi kebahagiaan disaat dirinya terpuruk setelah ditinggal karina. inget karma dion
Baca Semua Ulasan
Terjebak Pesona Bos

Terjebak Pesona Bos

Cpak! "Iyahhh...Iyahhh...shhhhh....shhhhh....shhhhh....Ohhh....Ohhh....Ohhh....Iyahhh...Ohhh....Ohhh....." Bik Sri semakin meracau, di serang dua lubang membuat tubuhnya mengejang sesaat. "Iyahhhh!!!! Akhhkkkuuu khheeluuaar!" Jeritan itu sepontan keluar dari mulut bik Sri. Di susul mancuran air deras dari vaginanya, bik sri squirt dengan berutal.
1021.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 467 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
Pesona Upik Abu

Pesona Upik Abu

Tapi pria itu tak mengejarnya dengan pertanyaan lain. Denting pelan dari ponsel Sri terdengar. Sri melihat ponselnya. Sudut bibirnya terangkat sedikit saat melihat Ananta Maharani mengirimkan pesan teks untuknya. [Tante Ananta: Sri, udah pulang kerja?] Sri segera membalas pesan itu. [Sri: Udah, Tante. Aku lagi dalam perjalanan ke kota J sekarang, Tan, bareng pak Sagara.]
425 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 8 kali sebagai sri asih 2
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status