SUJUD TERAKHIR EMAK
Wajahnya yang letih langsung berubah cerah begitu Sita menyebut nama Rini.
“Rini…?” Mata Mak Asih berbinar, seolah beban bertahun-tahun terangkat.
Dengan tangan gemetar, ia menerima ponsel dari Sita. “Assalamu’alaikum… Rini? Nak, apa kabar? Sehat, ya? Emak kangen…” Suaranya bergetar, penuh haru.
Namun kebahagiaan itu tak berlangsung lama.