Petani Terkuat
“Ayah,” katanya setelah beberapa saat, “kenapa kita tidak jual sendiri saja?”
Bejo mengangkat wajah.
“Sendiri?” Dahinya berkerut. “Bukannya itu merepotkan?”
“Memang benar,” jawab Jaka tanpa membantah. “Akan lebih capek. Kita harus angkut sendiri, cari tempat, melayani pembeli, mungkin juga menghadapi tawar-menawar.”