KAU MENDUA AKU PUN SAMA
“Kamu mau kemana?“ tanyaku saat merasakan pergerakan dari tubuhnya.
“Mau kenalan sama suamimu,“ jawabnya santai. Mataku melebar sejenak
“Aku mau ngenalin diri sebagai selingkuhan istrinya,“ lanjutnya. Aku pun langsung memukul bahunya dengan buku daftar menu. Lalu mendengkus kasar dan beranjak berdiri.
“Aku mau pulang.“ Aku berkata dan hendak melangkah. Tapi Aric langsung menahan tangan ini.
“Jangan marah, Khai. Aku hanya bercanda,“ katanya. Aku memilih tak menyahut dan berjalan tergesa. Takut dari mereka ada yang menyadari keberadaanku bersama pria lain.
“Kamu jalan duluan, aku mau minta pelayan bungkusin pesanan kita,“ lanjutnya yang terdengar samar.
Bab Populer