Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Ah! Mantap Sekali Mbak

Ah! Mantap Sekali Mbak

Bara yang masih kelelahan hanya bisa meringis kesakitan. "Memangnya apa yang terjadi tadi? Aku saja bingung kenapa bisa seperti ini..." ujar Bara, membuat Lola semakin kesal. "Memang-memang kamu ya! Rasakan ini!" kata Lola, sekarang mencubit pinggang Bara, membuatnya langsung mengaduh kesakitan. "Aw... Lola, sakit! Hentikan!" teriak Bara. "Untuk apa aku menghentikannya, hah?! Tadi saja aku sampai memohon-mohon, tapi kamu tidak peduli! Sekarang pas kutanya kenapa, kamu jawabnya nggak tahu?! Rasakan ini!" kata Lola.
1058.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.8K kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

Cahaya Cinta di Langit Pesantren (Cinta dalam Balutan Doa 2)

tanyanya polos “Uhuk! Uhuk!” Athar terbatuk karena tersendat. Buru-buru Kakek Dipta memberinya minum. “Te-terima kasih, Kek.” Athar segera menenggak minuman itu dan kembali menstabilkan diri sambil mengusap dadanya. “Sakit, ya, Mas. Maafin aku, ya. Udah buat kamu tersedak gara-gara pertanyaanku," ucap Afni yang pernah mengalami hal itu, sakit banget tenggorokannya.
1017.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 622 kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
SURA, PANGERAN TERBUANG

SURA, PANGERAN TERBUANG

Ah-Ah-Ah-Ah-Ah-Ah Teriak Dewa Sejati Lu Long merasakan kesakitan yang teramat perih. Huft...... Huft...... Huft...... Huft...... Dewa Sejati Lu Long berusaha menahan kesakitan yang ia rasakan, dengan menghela napas panjang. Hah...Hah...Hah...Hah... Ia kemudian terengah-engah..... "Jangan bilang kalau kau adalah yang asli...?" tanya Lu Long kembali kepada He Sura dengan rasa penasaran yang tinggi.
1010.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 381 kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
Jimat Tali Mayat

Jimat Tali Mayat

Terdengar jerit kesakitan Asih. “Sakit?” tanya Sadam disusul gelaknya membahana. “Sakit, ‘kan? Uuuhh ... pasti sakit banget. Ha-ha!” “Kamu nyakitin saya, Sadam!” teriak Asih seraya mengusap-usap wajah. “Jangan harap setelah ini aku—“ PLAK! “Aww!” “Lagi? Sakit, ‘kan?” “Sadam!”
8.512.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 373 kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
MENIKAHI MANTAN SUAMI

MENIKAHI MANTAN SUAMI

Bisa aja kan, paginya sehat banget, terus siangnya tiba-tiba sakit. "Iya, Bee. Aku ngerti." Sakha terdengar sangat tenang. Tidak kesal meski diomeli, apalagi sampai marah dan menaikkan suara menjadi beberapa oktaf. "Kamu cuma pengen dibeliin cat aja? Nggak pengen yang lain? Makanan apa gitu?"
1018.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 639 kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
Istri Simpanan Sang CEO

Istri Simpanan Sang CEO

gumamnya lirih dan tegas. "Kita suntik ya?" pamit dokter. "Tidak dokter ... jangan, aku sudah sembuh. Tidak mau Kak Ahem, jangan lagi diinfush, aku sudah sehat! Kita pulang aja!" Rintih Ishita merengek. Dia tampak gemetar dan menangis takut. Ahem spontan memeluk Ishita dan menenangkan, sambil membelai rambutnya. "Sayang, demi anak-anak kita dan kamu ya? Sakit sebentar kok, kamu rileks dan jangan melihat suntiknya!" hibur Ahem.
1037.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
Desahan Madu Suamiku

Desahan Madu Suamiku

tanya Cahya kaget. "Kata siapa? Kamu nggak tanya dulu. Saya suka apa dan saya ingin apa malam ini. Itu salah kamu, Ya. Lain kali, tanyakan dulu. Saya kan lagi sakit, menemukan memakan makanan seperti itu."
21.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 841 kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
Kapan Kamu Menyentuhku?

Kapan Kamu Menyentuhku?

Suara Tika mengangguk mantap. Wajahnya sangat yakin. Lalu tak lama kemudian, wanita itu menepuk keningnya menggunakan telapak tangan dengan keras. “Aaahhhh, sakitt!!” Tika lupa kalau di keningnya ada jerawat yang sedang merah merona seperti perawan. Yang malu-malu meong. “Apanya sakit?” Dika bertanya ikut panik. Pasalnya disana Tika terus meringis. Wanita itu membuat Dika kalang kabut.
1054.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
Maafkan Aku Telah Mendua

Maafkan Aku Telah Mendua

“Memangnya kamu sakit apa? Kanker? Tumor? Atau HIV?” Sontak mata Wulan melotot saat Fakhri berkata seperti itu. Wajah Wulan langsung merah padam dan tampak memendam amarah. “MAS!! Kamu jahat banget nyumpahin aku sakit seperti itu. Kamu suka aku menderita, begitu?”
1058.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai suara ah ah ah sakit
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
Irsaliena Liena
Suka banget, jln cerita mudah faham, jln cerita nya lumrah dalam hidup. Ada pasang surut, ada khilaf, ada yg bisa akur bersama semula. Ada yg enggak Pokoknya komunikasi dan saling merendahkan ego itu penting dalam hubungan. Terlepas dari mau kembali jalin hubungan atau enggak. Itu hal jodoh
pencinta novel
Wah ... makin ke sini makin seru. Jadi penasaran Damar ini sebenarnya baik atau jahat, sih. Masih abu2, nih? Btw, aku sih ngeship klo Aina balikan lagi ama Fakhri. Mereka kan masih sama cinta aslinya.
Baca Semua Ulasan
I Saed Lupyu

I Saed Lupyu

Dadaku semakin sesak dan menyakitkan. “Sial. Sial. Adis bodoh. Huukh. Enghh. Ekhhh. Haaaaaah.” Aku benar-benar tidak bisa menjerit. “Siaal!” Bangsat! Kenapa ini begitu menyakitkan?
108.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 315 kali sebagai suara ah ah ah sakit
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status